
Dasar kamu bujang lapuk, tidak laku-laku menuduh aku pula menjadi seorang PETIKOR. Tidak ada sedikitpun terbersit di benakku menjadi seorang PETIKOR. Masih banyak wanita lain yang lebih cantik dari dia." ucap Ricardo sambil tertawa cengengesan melihat wajah Japet yang cemberut karena Ricardo mengatakan dirinya seorang bujang lapuk.
"Jangan mengataiku bujang lapuk, dan tidak laku-laku, Kita sama saja. Kamu saja yang terkenal sebagai Playboy di kampus sampai sekarang tidak memiliki pasangan hidup. Mungkin kamu sudah termakan sumpah wanita-wanita yang sudah kau sakiti. Lebih baik kamu berubah dan bertobat agar hidup mu bahagia." ujar japet sambil mengembangkan senyumnya menatap kerah Ricardo yang menatapnya dengan tatapan tajam. Ketika japet mengatakan kalau Ricardo sudah termakan sumpah para wanita yang sudah Ricardo sakiti sebelumnya.
Keduanya pun terlibat aduh Argumen membuat setiap orang yang melintas menatap mereka dengan tatapan penuh tanya. Mereka tidak menyadari kalau seseorang telah memperhatikan interaksi mereka.
Seseorang yang sama sekali belum pernah mereka kenal. Tetapi sepertinya wanita yang memperhatikan interaksi mereka, sudah lama mengenal Japet dan Ricardo. Ya wanita itu merupakan teman kampus Ricardo dan japet saat masih duduk di bangku kuliah.
Tetapi mereka berbeda jurusan, sehingga dulu mereka jarang sekali bertutur kata kepada wanita itu. Tetapi karena kejahilan Ricardo dan japet di kampus, membuat setiap orang yang berada di kampus mengenal mereka apalagi Japet dan Ricardo suka sekali bahas hal hal mistis. Sehingga mereka senang sekali menjahili setiap orang penakut di kampus.
Wanita itu menggelengkan kepalanya dan mengembangkan senyumnya, menatap Ricardo dan Japet yang beradu Argumentasi
Ketika Japet menyadari, kalau ada seseorang yang memperhatikan mereka. Japet pun langsung terdiam dan memberi kode kepada Ricardo kalau ada seseorang yang memperhatikan interaksi mereka.
"Apa sih!" Kok kamu kedip-kedip mata kepadaku? Kamu pikir Aku mau terong sama terong? atau jangan-jangan kamu tidak memiliki kekasih sampai sekarang karena kamu belok?" Tuduh Ricardo yang melihat Japet terus mengedipkan mata kepadanya.
__ADS_1
Karena Ricardo tidak paham dengan kode yang diberikan Japet kepada Ricardo.
" Enak saja kamu mengatai aku belok. Kamu pikir aku suka terong sama terong? atau jeruk sama makan jeruk? kira-kira dong kalau ngomong." gerutu Japet sembari langsung menginjak kaki Ricardo membuat Ricardo langsung berteriak.
"Aduh sakit!" keluh Ricardo sembari kembali menginjakkan kakinya ke kaki Japet membuat keduanya sama-sama meringis kesakitan. "Kamu ini sudah dari tadi dikasih kode tapi tidak paham apa maksud kode dariku. Kamu tidak lihat apa? lihat tuh ada yang yang memperhatikan kita dari tadi." ucap Japet kepada Ricardo sembari menunjuk ke arah wanita yang memperhatikan interaksi mereka.
Hal itu sontak membuat Ricardo langsung membenarkan duduknya, berharap wanita menaruh hati kepadanya. Wanita yang terlihat cantik, anggun dengan dibaluti busana high class yang dirancang khusus perancang ternama itu pun, mengembangkan senyumnya. Melihat ke arah Japet dan juga Ricardo.
Wanita itu pun datang menghampiri keduanya
"Maaf apa sebelumnya kita saling mengenal? tanya Japet dan Ricardo yang merasa heran melihat wanita itu mengenal mereka.
"Ya saya mengenal kalian kita satu kampus dulu, tetapi lain jurusan. Kalian memang pasti tidak mengenaliku.
Tetapi aku mengenali kalian yang selalu jahil ketika berada di kampus Gunadarma." ucap wanita itu sambil tersenyum manis kepada Japet dan juga Ricardo. Japet dan decardo langsung menggaruk kepala mereka yang tidak gatal.
__ADS_1
Karena wanita itu mengatakan kalau mereka jahil selama berada di kampus. Wanita itu juga mengatakan, kalau Wanita itu sangat mengenal Riyanti dan juga Linda yang merupakan sahabat Ricardo dan japet saat mereka masih duduk di bangku kuliah.
"Maafkan kami atas kejahilan kami selama duduk di bangku kuliah di universitas Gunadarma. Maklum saat itu kita masih merasa kalau kita ingin dikenal orang di kampus. Jadi untuk saat ini kami minta maaf kepadamu. Jika kami pernah menjahili mu." ucap Japet kepada wanita yang menghampiri mereka.
"No problem..... lagian itu sudah berlalu, nama saya Angel Mungkin kalian belum pernah mengenalku. Tetapi kalian sangat aku kenal selama berada di kampus Gunadarma." ucap Angel Sambil tertawa cengengesan menatap Kedua lelaki yang ada di hadapannya.
Kemudian mereka pun bercerita panjang lebar mengenai semasa mereka masih duduk di bangku kuliah di universitas Gunadarma. Membuat ketiganya terlihat dekat dan Japet tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Japet meminta nomor kontak milik Angel. Berharap hubungan persahabatan mereka semakin dekat
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓🙏
sambil menunggu novel ini up kembali yuk mampir ke karya teman emak
__ADS_1