Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
EJEKAN JANPILAN


__ADS_3

Linda,japet, Ricardo sudah berada di universitas Gunadarma, tepatnya di kantin mang Karim. Linda tampak antusias nongkrong bareng dengan Japet, Ricardo dan Riyanti. Tetapi diantar mereka hanya Riyanti yang belum tiba di kantin mang Karim.


"Hello......kalian sudah lama ya?"


"Sudah!" kami sampai jamuran nungguin kamu ucap Linda karna melihat Riyanti baru tiba di kantin mang Karim. Tempat mereka janjian bersama Linda,Japet dan Ricardo.


"Maaf ya sudah buat kalian menunggu?"


"Iya tidak apa apa!" yang penting lo sehat kan?" .ucap Ricardo sambil memperhatikan Riyanti dari ujung rambut Hingga ujung kaki.


"Ada apa do? kok cara lihat lo ke gue berbeda?


"Bukan, Lo datang bareng siapa? bukan bareng dosen killer kan?"


"Kalian ngak bosan bosannya ya ngatain suami gue dosen killer!" ucap Riyanti sambil menatap Ricardo dengan tatapan tajam.


"Memang pak Janpilan kan dosen yang sangat killer di sejagat kampus Gunadarma.


"Dasar lo teman tidak punya ahlak." gerutu Riyanti karna dirinya tidak terima suaminya dikatakan oleh sahabat sahabat nya killer.


"Oh ya emang ya suami Lo kemana?"

__ADS_1


"Ngajar mata kuliah di kampus.Emangya kenapa Lo nyariin suami gue?


"Lo kangen ya sama suami gue?"


"Iya ngak siapa tau nanti Rian datang pengen ketemu sama lo!" ucap Japet sambil mengedipkan katanya kearah teman temannya berniat untuk menjahili Riyanti.


Enak aja Lo !" bisa bisa terjadi perang dunia ketiga nanti, jika Rian datang ke kampus. Secara kan Lo tau sendiri yang berkuasa dikampus ini suami Riyanti." ucap Linda sambil terkekeh membuat Riyanti kesal melihat ketiga sahabatnya.


"Sudah sudah, lebih baik kita langsung mesan makanan saja!" kan sudah pada rindu makan masakan mang Karim ?" ucap Japet sambil nyengir.


"Mang ...." panggil japet kepda pak Karim


"Iya mang!" ini kami berempat reunian di kantin mang Karim, soalnya Kamis rindu makan masakan mang Karim." ucap Japet sambil mengebangkan senyumnya.


Sedangkan ketiga sahabat itu hanya manggut-manggut. Mang Karim berlalu dari hadapan keempat sahabat itu untuk membuat pesanan mereka. Sementara Linda, japet dan Ricardo asik bercanda ria. Tanpa mereka sadari sepasang mata sudah memperhatikan interaksi Keempat Sahabat itu.


ketika mereka sedang asik bercanda, tiba tiba Janpilan datang menghampiri mereka.


"Hai Sayang......" sapa Janpilan sambil langsung mengecup kening Morina. Melihat hal romantis yang dilakukan oleh Janpilan terhadap Riyanti membuat ketiga sahabatnya sedikit iri.


"Cie....illehhh" kalau bermesraan jangan dihadapan gue dong pak dosen!" jiwa jombloku jadi meronta ronta. Ucap Linda komplain.

__ADS_1


"Iya nih pasangan buat gue ikut iri aja!" gue jadi minder yang jomblo akut ini." sahut japet.


"Makanya kalau cari pacar dong!"


"Linda jomblo, Lo jomblo ya kalian aja sekalian jadian." ujar Janpilan sambil mengedipkan matanya sebelah kearah Rianty membuat Linda dan Japet membulatkan matanya ketika pak Janpilan buka bicara.


"Hello ....pak dosen!" kira kira dong kalau ngomong, masa bapak kita berdua jadian!" yang betul dong pak.


"Ya saya betul!" karna memang yang saya katakan benar kan?"


"Lo jomblo dan japet juga jomblo, kan tinggal menyatukan saja." ucap Pak Janpilan sambil nyengir.


"Ih....dasar dosen killer!" kalau pak dosen tidak mantan dosen ku dan juga suami dari sahabatku Riyanti, sudah gue Jambak Jambak tuh rambut yang sudah ubanan." ucap Linda berniat mengejek Janpilan. Padahal uban Di kepala pak Janpilan tidak kelihatan sama sekali. Itu dilakukan Linda agar Janpilan merasa umurnya sudah jauh beda sama mereka.


"Eh lo ya Lin!" Lo tidak lihat ketampanan suami gue?"


"Secara diantara teman teman yang Lo kenal, suami gue yang lebih Tampan. Sudah tampan, baik, bertanggungjawab tajir lagi. ucap Riyanti membuat Linda semakin kesal melihat Riyanti yang terus. Memuji muji suaminya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2