Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
RIYANTI VS SISKA


__ADS_3

Esok paginya Pak Haposan menjemput Riyanti di tempat kosnya. Seperti yang Pak Haposan janjikan kepada Riyanti kalau dirinya akan menjemput Riyanti di kost untuk berangkat ke kantor Detonga Group.


"Tin...


"Tin....


"Tin ....


Suara klakson mobil milik Pak Haposan terdengar jelas di telinga Riyanti.


Riyanti Lansung keluar dari kamar kostnya, dan melihat pak Haposan sudah berada di depan rumah kostnya. Riyanti keluar dari kamar kosnya untuk menghampiri Pak Haposan.


"Ayo masuk Nanti kita terlambat!"ujar Pak Haposan kepada Riyanti. Kemudian Riyanti langsung masuk ke kursi penumpang membuat Pak Haposan tidak langsung menjalankan mobilnya.


"loh Pak Kenapa belum jalan?" tadi katanya buru-buru agar tidak terlambat!"ucap Riyanti polos.


"Kamu pikir saya ini sopir kamu sehingga kamu duduk di belakang?"ucap pak Haposan kepada Riyanti membuat Riyanti bingung.


"Maksud Bapak?"


"Ya kamu pindah ke depan!" saya kan bukan sopir kamu!"


Riyanti nyengir dan langsung keluar dari kursi penumpang. dan langsung duduk di samping kemudi.


"Nah gitu dong kan enak, sama-sama duduk di depan!"ucapan pak Haposan sambil tersenyum.


Sekitar 10 menit kemudian mereka pun tiba di kantor Detonga group. Semua orang yang ada di kantor itu begitu terkejut ketika melihat Riyanti turun dari mobil sang penguasa De'tonga grup.


banyak diantara karyawan-karyawati berbisik-bisik. Ada yang memuji dan ada juga yang menjelek-jelekan. Bahkan tidak sedikit dari mereka mencibir Riyanti kalau rianti akan menjadi korban dari Pak Haposan.


"Pintar sekali anak magang itu mencari muka Bos!" kata salah satu pegawai yang sudah lama bekerja di kantor Detonga Group.


"Saya saja yang sudah lama bekerja disini tidak pernah dilirik oleh Pak Haposan.


"Atau jangan-jangan Wanita itu sudah memberikan tubuhnya kepada Pak Haposan! Timpal salah satu karyawan yang bekerja di Detonga grup yang menaruh hati kepada Pak Haposan CEO berdarah Batak itu.


Riyanti yang mendengar bisik-bisik dari karyawan-karyawati yang ada di Detonga Group. Tetapi ia hanya cuek saja ia mengerjakan pekerjaannya seperti biasa berharap dirinya cepat lulus dan mendapat nilai yang bagus dari detonga Group. Riyanti juga berharap dapat bekerja di Detonga grup setelah lulus dari kuliahnya.

__ADS_1


Ketika Riyanti melewati salah satu karyawan yang menaruh hati kepada Pak Haposan, sengaja disandung oleh Siska. Sang sekretaris Pak Haposan. Sehingga Riyanti terjatuh.


Pak Haposan pun yang melihatnya spontan langsung membantu Riyanti membuat Siska semakin emosi.


"Kamu hati-hati kalau jalan!" Ucap pak Haposan


"Baik Pak!" ucap Riyanti singkat


" Sudah!" saya masuk ke ruangan saya dulu." ucap Pak Haposan sambil berlalu meninggalkan Riyanti di sana.


lalu Riyanti berkata kepada Siska kalau kamu dendam sama saya Apa salah saya kepada kamu?"


"Kamu jangan pernah mengganggu kekasihku


"Memangnya saya mengganggu kekasihmu?"


"Iya Pak Haposan itu kekasih saya dan itu akan tetap menjadi milik saya ucap Siska percaya diri


"Saya tidak pernah merasa merebutnya dari kamu, bahkan saya juga tidak ngarep. Saya hanya menjalankan tugas saya sebagai anak magang.


"Tidak perlu kamu munafik, Saya sudah lihat kamu turun dari mobil Pak Haposan jangan-jangan kamu sudah menjual Tubuh kamu kepada kekasihku.


"Ada apa ini?"tanya salah satu manajer di sana


"Dia menampar saya Pak!" berani-beraninya anak Magang ini melempar saya?"Adu Siska kepada Pak manager


"Kalian berdua ikut saya?"ucapan manager


"Riyanti pun berjalan mengikuti Pak manager sementara Siska hanya terdiam dia uring-uringan mengumpat Riyanti.


"Siska Ayo ikut saya panggil manajer itu agar Siska mengikutinya ke ruangannya


Setelah tiba di ruang manajer, pak Haposan manajer pun bertanya apa yang terjadi.


"Riyanti Mengapa kamu harus menampar siska?"


"Bukankah kamu mengetahui kalau dirinya adalah senior kamu disini?"ucap manajer itu kepada rianti

__ADS_1


"Maaf Pak!" saya menamparnya karena ada penyebabnya?"


"Apa yang menjadi penyebabnya sehingga kamu sampai menampakan Siska?"


"Dia mengatakan kalau saya merebut kekasihnya Pak Haposan darinya padahal itu sama sekali tidak benar. pak Siska mengatakan kalau aku sudah menjual tubuhku kepada Pak Haposan ucap rianti menggebu-gebu.


"Memangnya kamu benaran kekasih pak Haposan kepada Siska?"tanya Pak manager kepada Siska membuat Siska langsung tertunduk


"Dia berbohong!" Pak saya tidak ada mengatakan seperti itu


"Kamu tidak usah mengelak lebih baik kamu berterus terang saja, ku ucap Riyanti kepada Siska.


"Kalau bapak tidak percaya bisa dilihat rekaman CCTV nya ucapkan Riyanti membuat Siska langsung terkejut. Riyanti bisa kepikiran sampai kesana. Pak manager pun meminta kepada salah satu teknisi yang menangani di bagian CCTV atau di ruang CCTV


Setelah pak manager menerima rekaman itu, pak manager pun langsung memberikan Siska sanksi.


"Maaf Ibu Siska yang terhormat saya terpaksa memberikan SP2 kepada kamu." ucap manager kepada Siska.


"Tapi Pak?" dia yang salah!"


"Kamu tidak bisa mengelak lagi di sini sudah jelas terekam suara dan apa yang kamu katakan terhadap Riyanti bahkan Kamu sengaja menyandung kakinya agar Riyanti terjatuh. Ucap pak manager kepada Siska.


"Sementara di tempat lain,Pak Pak Haposan yang tidak tahu kasus itu berkepanjangan tampak pak Haposan memeriksa file-file yang ada di meja kerjanya. Pak Haposan menghubungi salah satu asistennya untuk memanggil Riyanti ke ruangannya. Tetapi asistennya mengatakan kalau Riyanti terlibat masalah dengan Siska, dan sekarang berada di ruang manager. Hal itu membuat pak Haposan terkejut. Ia pun langsung menghampiri Riyanti dan juga Siska yang berada di ruangan meneger.


"Ada apa ini?"


suara bariton Pak Haposan terdengar jelas di telinga ketiga karyawannya.


Pak manager pun menjelaskan segala sesuatu, tanpa ada yang ditutup-tutupi. ia tidak ingin menutupi kesalahan Siska walaupun Siska karyawan lama di Detonga group.


mendengar penuturan sang manager PaK Haposan begitu emosi. Ia memberi peringatan kepada Siska.


****


Di samera Group terlihat Janpilan tidak bersemangat bekerja. Pikirannya entah kemana ya terus memikirkan Riyanti yang tak kunjung itu bisa ditemukan. Siang itu dia berniat untuk menemui Riyanti di kantor Detonga Group. Tetapi ketika dirinya pergi ke sana, Janpilan pun tidak menemukan Riyanti. Tetapi Janpilan bertemu dengan Linda. Ia pun bertanya kepada Linda dan menjanjikan kepada Linda nilai yang bagus jika dia memberitahu Di mana tempat tinggal Riyanti.


Pak Janpilan juga mengancam kepada Linda jika dirinya tidak memberitahu alamat kos Riyantii maka dia akan memberi nilai E mata kuliah yang diajarkan Pak Janpilan. Hal itu membuat Linda menjadi dilema. Di satu sisi dia tidak mau menghianati sahabatnya. Tetapi di satu sisi lagi dia tidak mau mendapat nilai E mata kuliah yang diajarkan Pak Janpilan sehingga dirinya harus mengulangi 1 tahun lagi.

__ADS_1


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2