Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
Mulai cemburu


__ADS_3

Ketika pak Janpilan mengadakan kuis, pertanyaan langsung diajukan kepada Rossi yang lagi asyik membalas chat dari teman-temannya. Rossi pun terdiam tidak dapat menjawab apa yang menjadi pertanyaan pak Janpilan. Sehingga pak Janpilan pun memberi hukuman kepada Rossi.


"Silakan kamu keluar dari kelas saya!" tidak perlu mengikuti kelas saya kalau kamu hanya asyik membalas chat dari teman-teman kamu Bentak pak Janpilan dengan tegas kepada Rossi.


Rossi yang mendengar dirinya diusir dari kelas pun langsung memicingkan matanya kepada Pak Janpilan


"Tapi pak?"


"Tidak ada tapi-tapian, keluar kamu!" ucap pak Janpilan mengusir Rossi dari ruang kelasnya.


Entah mengapa hari itu emosi pak Janpilan begitu meluap-luap.


****


Jam pelajaran Pak Janpilan pun telah usai di kelas Riyanti. pak Janpilan kembali ke ruangannya sebelum melanjutkan aktivitasnya mengajar di kelas lain.


Sementara Riyanti yang mendapat ajakan dari Rian untuk makan makan bareng di kantin.


"Hai!" kantin yuk


"Malas lagi boke, belum gajian."


"Aku yang traktir deh!"


"Serius?"


"Iya aku serius!" Kamu keluar deh dari kelas kamu.


"Ok


lalu Riyanti pun keluar dari kelasnya sementara Linda yang melihat Riyanti keluar dari kelas mengikuti Riyanti.


"Riyanti!' tunggu dong Kamu mau ke mana?"


"Kantin!"


"Memangnya kamu sudah gajian?"


"Belum."


"Terus mau kasbon lagi!"


"Ya mau gimana lagi perutku sudah lapar!"bohong Riyanti kepada Linda agar Linda tidak terus mengikutinya. Tetapi Linda yang tidak peka sama sekali terus saja mengikuti RT Riyanti ke kantin.


"Hai Rin!" Panggil Rian yang sudah menunggu Riyanti di dalam kantin


Riyanti pun langsung duduk di hadapan Rian tampak Rian memperhatikan Riyanti dari ujung kaki hingga ujung rambut.


"Wow cantik nya natural banget ya!" ucap Rian yang takjub melihat kecantikan Riyanti.


Tiba-tiba Linda langsung masuk menghampiri Riyanti di kantin, dan langsung duduk di dekat Rian membuat Rian sedikit risih.


sejujurnya Rian Ingin makan bersama Riyanti saja. Tanpa ada gangguan dari Linda tetapi karena Linda sudah datang menghampiri mereka sehingga Rian tidak bisa menolak.


"Oh ya Rin mau makan apa?" pesan aja gih, biar aku yang traktir." ucap Rian kepada Riyanti.


"Beneran kamu yang traktir ? kata Linda percaya diri sambil memanggil Mang karim sang pengelola kantin. padahal Rian tidak menawarkan kepda linda.

__ADS_1


"Mang Indomie kuah pake telor 2 tempe tiga sama tahu tiga ya." pesan Linda membuat Riyanti membulatkan matanya.


"Kamu lapar apa doyan apa rakus?" ucap Riyanti karena sudah malu melihat tingkah Linda yang sesukanya.


"Kamu nggak bolehin aku makan Rin!" sedangkan Rian aja mau traktirin aku, kamu pelit banget sih Rin sama temen kamu sendiri." ucap Linda kepada Riyanti.


Riyanti tidak menjawab ia hanya malu melihat tingkah Linda yang sesukanya padahal Linda tidak diundang Rian sama sekali ke kantin.


"Biarin Rin!" mau pesan apa pesan aja!" kata Rian dengan lembut


"aku pesan mie goreng aja deh minumnya teh manis dingin saja." ucap Riyanti dengan santai


Mang Karim berlalu ke belakang untuk membuat pesanan mereka.


sekitar 10 menit kemudian pesanan yang diminta oleh linda, Riyanti dan juga Rian pun disuguh kan di atas meja kantin tampak begitu perhatian kepada Riyanti.


Mereka pun bercanda tawa di kantin Tanpa mereka sadari Pak janpilan sudah ada di kantin duduk paling pojok sambil memperhatikan interaksi antara Rian dengan Riyanti


Melihat kedekatan Riyanti dan Rian pun Pak Janpilan curiga Ryan dan Riyanti memiliki hubungan khusus.


" katanya tidak ada kekasih ini udah di depan mata." gerutu Pak Janpilan di dalam hati sambil membolak-balikkan majalah yang ada di hadapannya.


****


Kak!" Panggil Haryanto


"Ada apa?"


"Kakak kok di sini Sedangkan kakak ipar disana bersama laki-laki lain?"


"Kok kamu yang repot?"


"Ini di kampus, bukan di rumah jaga ucapanmu."


"Iya deh iya Memangnya Kakak nggak cemburu melihat kedekatan mereka berdua?"


"Bukan urusan kamu?"


Haryanto berlalu dari hadapan kakaknya berniat menghampiri Riyanti bersama teman-temannya.


"Hai kakak ipar!" sapa Heriyanto dengan percaya diri


"Kamu lagi, kamu lagi si biang rusuh." gerutu Riyanti


"Jangan gitu dong kakak ipar!" aku ini kan adik ipar kamu."


"Jangan ngaco deh."


"Emangnya siapa yang ngaco kakak ipar?"


Riyanti tidak menjawab ia kembali menyantap makanannya yang ada di hadapannya. Karena berlawanan dengan Haryanto tak kunjung ada menangnya.


"Apa maksud lo?"


"Maksud gue Riyanti Ini calon kakak ipar gua!"


"Haryanto jaga batasanmu!" Bentak Riyanti

__ADS_1


"Kakak Ipar kok jadi belain dia sih?"


Siapa yang kakak ipar kamu Haryanto jangan ngaco, aku tahu kok kamu berniat untuk menghina saya disini dan yang pasti kamu akan membuli saya, karena saya selalu kentut sembarangan iya kan?"


"Jujur saja, saya tahu kamu sangat benci kepada saya tapi saya tidak pernah berbuat salah kepada kamu apa salah saya memiliki kebiasaan buruk seperti itu?" saya juga tidak mau seperti itu." ucap Riyanti


"Loh memang kamu kan calon kakak ipar saya?"


Riyanti tidak menjawab ia pun mengajak Rian kembali ke kelas, agar keadaannya tidak semakin runyam.


"Cabut aja yuk ada si biang rusuh!" buat selera makan ku hilang." ucap Riyanti sambil berdiri dari tempat duduknya.


"Tapi aku masih makan Rin."


"Riyanti tidak peduli, dia pergi begitu saja meninggalkan linda dan Rian karena ia tidak mau ribut dengan Heriyanto.


Tiba-tiba mata Riyanti menangkap seseorang yang duduk dipojok kantin. Iya begitu terkejut melihat kehadiran pak Janpilan disana.


Tetapi dia cuek aja dan berjalan begitu saja melenggang melewati Pak Janpilan.


Pak Janpilan pura-pura tidak melihat Riyanti. Riyanti berjalan begitu saja melewatinya. pak Janpilan tanpa menegur pak Janpilan


sakit hati, itu pasti dirasakan Pak Janpilan karena dicuekin oleh Riyanti.


"Apa sedikitpun Tidak ada perasaan dia terhadap ku?" pertanyaan itu timbul di benak Pak Janpilan


Pak Janpilan sudah benar-benar jatuh cinta kepada Riyanti. Tetapi Riyanti tidak menyadari itu. ia beranggapan kalau hubungannya dengan Pak Janpilan hanya sebatas kontrak kerjasama.


Sehingga Riyanti merasa bebas berteman kepada siapa saja termasuk kepada Rian. padahal Ia tidak tahu kalau pak Janpilan sudah cemburu melihat kedekatan Riyanti dengan Rian.


"Rin kamu kejam banget sih ninggalin aku di kantin?"


"Habis kamu makannya lama banget!'


"Iya namanya juga makannya banyak."


"Tadi pesan makanan sebanyak itu, habis?"


"Habis dong malah kurang!"


Riyanti menggelengkan kepalanya mengingat makanan sebanyak yang di pesan Linda dapat dihabiskan oleh Linda.


"Pantasan saja kamu kayak gajah."


"Enak aja kamu bilangin aku gajah. Dasar teman tidak punya akhlak kamu.


Riyanti hanya tertawa melihat Linda yang sudah emosi karena ia katakan seperti gajah oleh Riyanti


"Ha ha ha" Tawa Riyanti menggema di ruang kelas mereka. Hal itu membuat japet menghampiri Riyanti dan juga Linda.


Ada apa sih?Kok ketawa kamu enak banget?"


"Nih teman tidak punya ahlak masa ngatain gua gajah


"Emang besar lu kayak gajah? ucap japet asal membuat Linda semakin terpojok.


bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2