Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
PANGGILAN SAYANG


__ADS_3

Entah kenapa Naira bisa terjatuh hingga tubuhnya menimpa tubuhku Randy. Hal itu membuat bibir Naira bersentuhan dengan bibir Randy. Hingga Randy pun terbuai dalam suasana. ia langsung mengecup dan ******* bibir manis Naira tanpa peduli perasaan Naira terhadapnya.


Ia benar-benar hanyut dengan perasaan cinta yang ia miliki kepada Naira. Membuat pria itu benar-benar melahap bibir manis Naira.


entah perasaan apa yang membuat Naira juga membalas kecupan dari Randy hingga Mereka pun benar-benar menikmati ******* dan kecupan yang mereka lakukan malam itu.


Sampai ketika Naira tersadar. Ia pun langsung bangkit dari dekapan Randy.


"Ma..... maafkan mas Nai,"ucap Randy kepada Naira karena dirinya merasa bersalah mencari kesempatan ketika Naira terjatuh ketubuhnya.


Naira tertunduk malu. Dia tidak menjawab apa yang dikatakan Randy kepadanya. Sekilas ia melirik Randy dengan hanya menggerakkan bola matanya kearah Rendy. lalu Naira pergi dari hadapan Randy. Tetapi Randy langsung menarik tangan Naira. Ia takut kalau Naira kecewa terhadapnya. Sebelum kata memaafkan keluar dari mulut Naira


"Naira maafkan mas!" Mas terlalu terbawa suasana. Karena rasa cinta dan sayang mas kepadamu." ucap Randy kepada Naira.


"lupakan saja mas!"Anggap saja itu tidak pernah terjadi."ucap Naira kepada Randy namun Randy tidak dapat melupakan kejadian yang membuat wajah Naira menari-nari di kepalanya.


"Aku akan segera melamarmu, sepulang dari sini aku akan meminta restu kepada Ibu Anjani dan juga Janpilan. Naira hanya tersenyum getir iya merasa kalau Randy tidak sungguh-sungguh dengan kata-katanya. Ia mengira kalau Randy hanya menghibur Naira saja. Padahal Randy memang benar-benar sungguh-sungguh ingin menikahi Naira.


"Coba aja kalau berani kepada ibu dan kakak Riyanti. ucap Naira karna tidak yakin Ibu Anjani akan memberikan mereka Restu. lain halnya dengan Randy. Ia yakin kalau ibu Anjani akan merestui hubungan mereka.


Hingga jam sudah larut malam, Tante Mira dan Om Andruw tak kunjung pulang dari kediaman Riyanti dan Janpilan. Sehingga Naira memutuskan untuk istirahat di kamar tamu. sementara Randy memilih untuk tidur di sofa ruang tamu.


****


Pagi yang indah matahari sudah memperlihatkan wajahnya di permukaan seluruh bumi. Membuat tidur gadis cantik itu terganggu dengan sinar matahari yang masuk melalui celah-celah gorden kamar tamu yang dia tempati untuk istirahat.


Heyummmm


Naira bergeliat ia sedang mengumpulkan nyawanya yang belum sepenuhnya terkumpul setelah tidur satu malaman. Ia menelisik sekelilingnya. Ia Baru sadar jika dirinya tidak tidur di kamarnya.

__ADS_1


"Ya Allah aku sampai lupa ternyata aku tidur di rumah om Andruw."gumam Naira dalam hati sembari bangkit dari tidurnya. lalu masuk ke dalam kamar mandi berniat untuk membersihkan diri.


Dengan sedikit lancang, Naira mencari pakaian yang cocok digunakan dikamar tamu. Karena ia tahu pakaian Riyanti pasti ada tertinggal di sana. Ternyata memang benar pakaian Riyanti Ada yang tertinggal di sana yang bisa ia gunakan untuk baju ganti.


"Syukurlah ternyata ada baju Kak Riyanti di sini yang bisa aku pakai, tidak mungkin juga aku harus memakai pakaian ini lagi. Sementara aku sudah mandi." ucap Naira di dalam hati sembari langsung memakai pakaian Riyanti yang tertinggal di sana setelah dirinya menyelesaikan ritual mandinya.


Merasa sudah segar dan fit Naira keluar dari kamar tamu berniat untuk menemui Randy. Tetapi Ia bingung Randy tidur di mana. Sekilas matanya melihat sosok Randy masih tertidur di sofa ruang tamu tepatnya di depan televisi. Ia melihat televisi masih menyala. Bukannya Randy yang menonton televisi. Malah televisi yang menonton Randy. karena Randy sudah tertidur pulas di atas sofa.


Naira merasa tidak tega membangunkan Randy padahal Jam sudah menunjukkan pukul 7.30 pagi. Sejujurnya ia khawatir kalau Randy akan terlambat tugas. Tetapi ia juga merasa tidak tega harus mengusik tidur pria tampan yang ada di hadapannya.


Hingga Naira berlalu ke dapur berniat Membuat sarapan untuk Randy dan juga dirinya. Ketika Naira Membuat sarapan, Randy terbangun dari tidurnya melihat jam yang ada di dinding. Alangkah terkejutnya Randy kalau ia terbangun sampai pukul 8 pagi.


Perlahan matanya menelusuri seluruh ruangan Ia tidak melihat sosok yang ia cari di sana. Randy bangkit dari tidurnya kemudian Ia pun memanggil-manggil nama Naira


Sayang kamu di mana?


Kamu lagi apa sayang? tanya Randy sambil memeluk Naira dari belakang.


"Mas apa-apaan sih."buat Naira terkejut saja. ucap Naira sambil membalikkan tubuhnya agar dirinya dapat menatap Rendy dengan leluasa.


"Mas jangan gini!" kita belum muhrim loh,"ucap Naira sembari berusaha melepaskan pelukan dari Randy.


Sementara di tempat lain Linda sudah kewalahan untuk menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan oleh Japet dan Ricardo kepadanya. Apalagi akhir-akhir ini japet dan Ricardo melihat Linda keluar dari mobil Reihan. Membuat mereka semakin penasaran hubungan Reihan Dengan Linda.


"Lin....sebenarnya apa sih yang kamu sembunyikan dari kita kita.


"Maksud kamu apa do?


"Tidak perlu membalikkan pertanyaan Lin," dari kemarin kami bertanya kepadamu. Tapi kamu tidak pernah menjawabnya dengan jujur.

__ADS_1


Sebenarnya ada hubungan apa kamu dengan Reihan? Dua minggu yang lalu, kamu tidak masuk kantor! Ada apa ini Linda? Apa kamu tidak menganggap kita lagi sebagai sahabat? Linda menatap Ricardo dan juga Japet. Beberapa hari yang lalu Linda berhasil untuk menghindar dari keduanya.


Tetapi sepertinya kali ini dirinya sudah kewalahan untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan dari Ricardo dan juga Japet. Ayo dong Lin katakan yang sebenarnya apa yang kamu tutupi kepada kita? dan ada hubungan apa kamu dengan Pak Reihan?" ucap jaPet dan Ricardo berusaha mencari tahu hubungan antara Linda dan Reihan sang CEO tempat mereka mengais rezeki.


Tanpa mereka sadari Reihan sudah mendengar semua pembicaraan antara japet dan Ricardo kepada Linda. Ia pun langsung datang menghampiri mereka.


"Masih di sini sayang? tanya Reihan membuat kedua Sahabat Linda itu menjadi terkejut ketika Reihan memanggil Linda dengan panggilan sayang.


"Oh iya kalian sedari tadi bertanya kepada Linda mengenai hubungan kami iya kan? tebak Reihan padahal Reihan sudah Mendengar pembicaraan ketiga sahabat itu.


"Asal kalian tahu!" Linda istri saya dan kami sudah menikah dua minggu yang lalu." ucap Reihan membuat kedua Sahabat Dinda itu semakin tercengang dan terkejut bukan kepalang.


"Apa?


"Istri?


"Yang benar aja dong, sejak kapan Linda menikah? dan dia tidak memberitahu kita kita." ucap japet dan juga Ricardo sangat terkejut pernyataan dari Ricardo.


"Itulah kenyataannya bahwa kami sudah menikah dua minggu yang lalu. Dan resepsi pernikahannya akan diadakan dua minggu yang akan datang.


Kalian datang saja nanti. Undangan pasti akan diedarkan kok. Kalian Tenang saja, kalian pasti akan saya undang sebagai sahabat dari istri Ku. Ucap Reihan sembari Langsung meraih tubuh Linda ke dekapannya. Reihan mengembangkan senyumnya karena dirinya berhasil mengungkapkan hubungannya dengan Linda yang sebenarnya kepada Japet dan juga Ricardo.


Bersambung.........


hai Hai readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏


jangan lupa mampir ke karya Karya Morata


__ADS_1


__ADS_2