Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
SALING TERBUKA


__ADS_3

Felisha tiba di rumah utama om Andruw, dengan tergopoh-gopoh Felisha masuk kedalam kamar dan langsung masuk kekamar mandi berniat membersihkan diri. Sementara Heriyanto yang baru tiba, juga langsung masuk ke kamar berniat meminta penjelasan dari Felisha.


Tetapi Heriyanto tidak menemukan sosok istrinya disana. Tetapi ia mendengar percikan air dalam kamar mandi, pertanda Felisha berada di dalam kamar mandi. Beberapa menit kemudian Felisha keluar dari dalam kamar mandi dan sudah melihat sosok suaminya disana.


"Mas mau bicara sama kamu."


"Besok saja, aku mau istrihat aku cakep." ucap Felisha sambil langsung berbaring diatas tempat tidur.


"Sayang jangan begini dong!"


"Kamu kok berubah begitu? ucap Heriyanto kepada Felisha.


Felisha tidak menjawab, ia menutup tubuhnya dengan Selimut tebal tanpa menghiraukan ucapan heriyanto sama sekali. Heriyanto mendekati Felisha.


"Sayang......" ucap Heriyanto sambil mengelus rambut Felisha. Felisha hanya bergeliat beli sabun merasa tidak tega melihat suaminya yang sedari tadi mengikutinya.


"sudahlah mas Besok aja kita bicarakan Elisa ngantuk ini istirahat."imbuh Felisha


"Ya sudah istirahatlah sayang ujar Heriyanto sambil mengecup kening Felisha.


Haryanto pun membaringkan tubuhnya tepatnya di samping perisa ia berniat untuk istirahat sesekali ia memejamkan matanya Tetapi entah mengapa ia belum bisa terlelap tidur sehingga Haryanto memutuskan untuk mengutak-atik ponselnya.


Haryanto pun membuka sosial media miliknya.


"hidupku hanya untukmu istriku Felisha dan untuk anak-anak kita kelak." kata-kata itulah yang diposting oleh Heriyanto di akun sosial media facebooknya nya dan disematkan beberapa foto kebersamaan mereka.


hanya hitungan menit akun sosial media milik Haryanto dibanjiri ribuan like dan komen dari para netizen pengikut Haryanto. Felisha sama sekali tidak mengetahui kalau Heriyanto membuat status di facebooknya dan memposting beberapa foto-foto waktu bersamaan mereka


Satu jam kemudian Heriyanto pun sudah mulai mengantuk. Ia pun kembali membaringkan tubuhnya sembari meraih tubuhku Felisha kepelukannya agar dirinya dapat tertidur pulas.

__ADS_1


Keesokan paginya Haryanto terbangun dari tidurnya ia melihat Felisha masih tertidur tetapi Haryanto tidak tega untuk membangunkannya.


Haryanto langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah selesai membersihkan diri, Ia pun kembali menghampiri istrinya yang baru bangun dari tidurnya.


"Kamu sudah bangun sayang?" ucap Haryanto sambil mendekati istrinya.


"Pakai dulu baju Mas nanti handuknya melorot." imbuh Felisha


"Melorot juga kan tidak apa-apa yang lihatin cuman kamu doang." ucap Heriyanto sembari mendekatkan tubuhnya kepada Felisha.


"Awas jangan dekat-dekat. Felisha masih bau belum mandi." ucap Felisha kepada Haryanto.


"Belum mandi tapi kamu masih tetap cantik kok Sayang." puji Herianto kepada Felisha.


"Tidak perlu memuji seperti itu, Aku tidak suka kebohongan memujiku hanya karena dihadapanku doang. Tetapi pikirannya kepada orang lain." sindir Felisha kepada Haryanto.


"Pikir aja sendiri, tidak perlu harus diberitahu.


"Iya Mas tidak tahu Apa kesalahan Mas sama kamu. Mas juga tidak tahu mengapa kamu bersikap aneh dan juga berubah sekarang?"


"Ngak salah tuh aku yang berubah apa mas yang berubah?"


"Kamu yang berubah Sayang, kamu bukan seperti Felisha yang aku kenal dulu lagi.


"Aku masih pengen Felisha yang masih mencintai Heriyanto bin Andruw. Tetapi kamu yang berubah kamu sudah tidak mencintai aku lagi melainkan mencintai wanita lain.


"Dari dulu sudah saya katakan tidak pernah ada lagi nama Riyanti di hatiku tetapi kenapa kamu terus mengungkit lagi.

__ADS_1


"Kalau Kamu benar-benar cinta dan sayang sama aku Kamu pasti mengetahui apa yang aku rasakan sekarang bukan kamu malah sibuk dengan urusan mu sendiri." hardik Felisha


"Memangnya apa yang aku tidak ketahui sama kamu sayang?


"Sudahlah tidak perlu diperpanjang tidak enak pagi-pagi berdebat. lebih baik Mas turun kebawah dan sarapan Felisha ingin ke kamar mandi.


Tiba-tiba Felisha merasa mual dia pun langsung memuntahkan seluruh isi perutnya di kamar mandi. Mendengar hal itu Haryanto langsung menghampiri istrinya yang sedang mengeluarkan seluruh isi perutnya di kamar mandi. Ia melihat wajah Felisha yang sudah pucat dan keringat bercucuran.


"Kamu lebih baik istirahat dulu Mas akan ambil air minum ujar Heriyanto kepada Felisha. sambil memapah Felisha keluar dari kamar mandi menuju tempat tidur agar Felisha kembali istirahat. Haryanto mengoles minyak kayu putih di punggung dan di leher Felisha agar perasaan Felisha lebih baik.


"Maafkan mas sayang, yang kurang memperhatikan mu selama ini. Jujur mas tidak sengaja. Kamu tahu sendiri kan akhir-akhir ini Mas sangat sibuk sekali kuliah sambil bekerja di kantor papa. Jujur tidak ada niat Mas untuk tidak memperhatikanmu. Tetapi hanya karena tuntutan pekerjaan dan juga kuliah Mas yang membuat itu semua. Mas berharap agar Mas cepat kelar kuliah supaya Mas lebih bisa memiliki waktu untuk kamu dan untuk anak kita kelak." ucap Haryanto kepada Felisha agar Felisha lebih tenang dan tidak terlalu stress.


"Tapi satu hal yang mas tidak habis pikir kepadamu Mengapa kamu beranggapan seperti itu kepada mas?" mas tidak ada berniat untuk merebut Riyanti dari Kak Janpilan bahkan di hati Mas tidak ada lagi yang namanya Riyanti kamu tenang saja Mas sudah hapus itu semua dari dalam sini." ucap Haryanto sembari mengelus dadanya.


Oh satu hal lagi Mengapa kamu sampai balaskan dendam kepada Rossi tidak bagus membalaskan dendam karena itu akan menimbulkan pertikaian yang lebih besar. Mas mohon jangan pernah menyebar video itu ke sosial media karena itu bisa berakibat buruk bagi kehidupan kita nantinya.Ujar Heriyanto kepada Felisha agar Felisha tidak menyebar luaskan Video Rossi saat melayani pria pria yang juga menaruh dendam terhadap Rossi.


Mendengar apa yang dikatakan Herianto kepada Felisha bahwasanya heriyanto tidak bermaksud untuk tidak memperhatikan dirinya dan juga bayinya, karena kesibukan kerja dan kuliah. Membuat hati Felisha sedikit terobati.


"Felisha juga minta maaf Mas karena keegoisan Felisha Mas jadi seperti ini. Jujur Felisha sangat kecewa kepada Mas, yang kurang perhatian kepada Felisha dan juga calon anak kita. Felisha butuh diperhatikan Mas. Ingin sekali rasanya suamiku menghantarkan ku periksa ke dokter. Tetapi itu tidak pernah Mas lakukan terhadapku.


Felisha terus terang kepada Heriyanto karna dirinya benar benar ingin di dampingi suaminya saat saat dirinya benar benar membutuhkan seorang suami di sampingannya. Termasuk saat memeriksakan kandungannya ke dokter. Karna setiap wanita yang pergi ke dokter untuk memeriksakan kandungannya, mereka selalu di dampingi suami mereka masing masing. Lain halnya dengan Felisha yang hanya di temani oleh Tante Mira, sang ibu mertua.


"Sudahlah sayang kamu tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa yang pasti cinta dan kasih sayang mas hanya untukmu dan anak-anak kita kelak. ucap Heriyanto Sumbar langsung meraih istrinya kedalam pelukannya agar hati Felisha sedikit tentang.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏💓🙏🙏💓🙏


mampir yuk kekarya Morata yang baru ceritanya seru loh.

__ADS_1



__ADS_2