Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
KONSULTASI KE DOKTER DEVAN


__ADS_3

Bukan Begitu, gue hanya tidak ingin Lo mendapat masalah. Kalau Lo mau datang ke kost gue, kan kapan kapan juga bisa." ucap Linda sambil mengembangkan senyumnya.


"Ya sudah gue pamit deh, lain kali saja gue mampir ke kost Lo!" ucap Japet sambil langsung menghidupkan motor ninja miliknya.


"Hati hati ya!" jangan ngebut." ujar Linda sambil melambaikan tangannya kepada Japet.


Japet berlalu dari hadapan Linda menuju Himalaya group. Sementara Linda langsung masuk kedalam kostnya berniat untuk memberikan pakaiannya yang sudah ia rendam sebelumya.


"Ah lebih baik gue nyuci deh, habis itu gue tidur." gumam Linda dalam hati sembari langsung berlalu kekamar mandi ketika dirinya sudah mengganti Pakaiannya dengan pakaian rumah yang biasa ia gunakan.


Ketika Linda membersihkan pakaiannya Linda teringat akan nasehat japet yang memintanya agar diet dan berilah raga.


"Gue akan coba deh apa yang dikatakan jaket." ucap Linda sembari membersihkan pakaiannya. Setelah selesai membersihkan pakaiannya Linda berniat untuk istrihat.


Kemudian ia teringan dengan kakak sepupunya dokter Devan.


"Gue coba konsultasi sama dokter Devan deh!" gumam Linda. Linda berniat untuk menghubungi dokter Devan.


setelah mencari nomor ponsel milik dokter Devan,Linda menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya.


"Kring....


"Kring....


"Kring.....


"Hello assalamualaikum?" sapa dokter Devan.


"Waalaikumsalam ka!" sahut Linda


"Tumben adikku yang chubby hubungi kakak, ada apa adikku sayang?" tanya dokter Devan kepada Linda.


"Kakak lagi di klinik tidak?


"Memangnya ada apa dek?"


"Linda mau datang ke klinik, bisa tidak kak?"


"Bisa dong adikku sayang......"


"Kapan mau datang kemari?"


"Sekarang juga!". kira kira lima belas menit lagi Linda sampai di klinik kakak." ucap Linda kepada dokter Devan


"Ya sudah kamu langsung datang saja deh Kakak tunggu ya." ucap dokter Devan


Setelah selesai berbicara kepda dokter Devan, Linda memutuskan sambungan telepon selulernya. Dan bersiap siap pergi ke klinik dokter Devan. Dengan menggunakan motor matic butut miliknya, ia berlalu dari kostnya menuju klinik dokter Devan.


Setelah melakukan perjalanan sekitar tiga puluh lima menit kemudian,.Linda tiba di klinik dokter Devan.


"Hai adik chubby ku.....ada apa tumben data h ke klinik kakak? pasti ada sesuatu ya?"


"Iya kak!" Linda ingin konsultasi sama kakak."


"Konsultasi apasih kok kakak jadi penasaran ya?"

__ADS_1


"Begini ka, tapi tolong jangan ketawain Linda ya."


"Iya ada apa?"


"Linda pengen ngurangin berat badan, kira kira Bagaimana caranya ya kak?"


"Serius kamu mau ngurangin berat badan?"


"Iya kak!"


"Kamu harus Diet, dan berolah raga. agar kamu mengurangi nafsu makan mu, lebih baik kamu konsumsi sereal saja dan kurangi ngemil." ujar dokter Devan.


"Apa tidak ada cara lain selain itu kak?"


"Gimana kalau Linda kelaparan? soalnya Linda paling tidak bisa menahan lapar ka!" ucap Linda.


"Kakak akan kasih suplemen agar napsu makan mu kurang." dan ingat kamu harus tetap oleh raga." ucap dokter Devan dibalas anggukan dari Linda. kemudian dokter Devan memberi Linda semacam supplement untuk mengurangi nafsu makan Linda.


Tiba tiba posel linda berdering ia melihat dilayar ponselnya japet yang menghubungi Linda.


"Ya hello assalamualaikum sohib ku sayang!"ucap Linda sembari nyengir membuat dokter Devan menggelengkan kepalanya melihat tingkah adik sepupunya.


"Lo dimana Lin?"


" Memangnya kenapa?"


"Tidak gue hanya mau nanya saja."


"Gue lagi di klinik kakak gue!"


"Biasalah nanduk."


"Maksud lo?"


"Apalagi kalau bukan minta tolong sesuatu." ucap Linda sambil cengengesan didalam sambungan telepon selulernya.


"Kamu masih lama ngak pulangnya?"


"Nih gue sudah mau pulang, emangnya kenapa Japet?"


"Gue rencana sebelum pulang mau mampir kerumah Lo." ucap Japet.


"Ya sudah gue pulang deh!" ucap Linda sambil langsung mematikan sambungan telepon selulernya.


setelah mendapat solusi dari kakak sepupunya, Linda berpamitan pulang kepda dokter Devan


"Kak Linda pulang dulu ya!" soalnya temanku mau datang Kerumah.


"Teman apa teman?"


"Teman kak!" sahut Linda .


"Ya sudah deh Lo hati hati di jalan.


"Nih buat jajan kamu." ucap dokter Devan sambil memberikan memberikan beberapa lembar uang pecahan seratus ribu.

__ADS_1


"Waduh Lida jadi ngak enak nih, seharusnya Linda yang bayar kakak, eh malah kakak.ngasi uang jajan Linda." ucap Linda sambil nyengir.


"Sudah terima saja, kakak tau kamu butuh. dan lagian kamu Belum kerja." ucap Dokter Devan kepada Linda.


"Trimakasih banyak kak!"ucap Linda dan berlalu dari hadapan dokter Devan.


"Ya hati hati dijalan Jagan ngebutan" ucap dokter Devan sambil melambaikan tangannya kearah Linda.


Sore itu, jalanan sedikit macet mambuat Linda sedikit kesal dan merutuki beberapa mobil yang menghalangi jalanya.


Linda kwatir kalau Japet terlalu lama menunggu Linda. padahal hal yang sama. Dirasakan oleh Japet. Jalanan dari kantor Himalaya group ke kost tempat Linda cukup macet membuat Japet kesal dengan situasi macet yang sedang melanda kota Jakarta.


"Huh...macet bangat sih." gumam japet sambil melirik jam yang ada di pergelangan tangannya.


****


Sekitar Satu jam dalam perjalanan Japet tiba di kost Linda.Ia sudah melihat Linda berada di teras kostnya dan langsung menghentikan motor ninja miliknya di halaman kost Linda .


"Hai....."


" Maaf kelamaan soalnya macet bangat ." ucap Japet.


"Tidak apa apa!" gue juga baru nyampe kok paling kira kira sepuluh menit. Lo tau tidak tadi jalanan macet bangat. Sampai sampai gue memakan waktu dari klinik Ka dokter Devan kemari memakan waktu tiga puluh menit.


ucap Linda


"Gue kira tadi hanya dari kantor Himalaya yang macet, ternyata tidak ya."


"Hemm"


"Oh iya Lo mau minum apa?"


"Apa yang ada deh."


"Serius lo?" yang ada di kost gue hanya ada air kran loh Lo mau?" ucap Linda berniat menjahili japet.


"Terserah lo deh, kalau Lo tega sama gue. Soalnya gue sudah haus bangat nih diterpa macet yang luar biasa."


"Ya sudah tunggu sebentar ya." ujar Linda sambil berlalu kedapur ke kostnya untuk sekedar membuat minuman buat Japet.


"Nih minumnya!" ucap Linda sambil menyuguhkan Teh manis dingin ala anak kost.


"Trimakasih Lin."


"Sama sama." Oh ya ada kabar apa dari bos songon itu?"


"Tidak ada apa apa!" gue hanya mau ngingetin Lo,kalau Lo masuk jam delapan pagi besok." ucap Japet sambil langsung menyeruput teh manis dingin buatan Linda.


"Ahhhh segar bangat!" tau aja lo Lin minuman ginian yang gue mau."


"Ya iya lah secara dulu waktu kita kuliahan, Lo terus Medan teh manis dingin sama mang Karim. Sampai sampai mang Karim sudah hapal pesanan Lo setiap saat.


" Iya!" kan minuman seperti ini yang mudah dicari dimana mana, terus harganya ekonomis." ucap Japet sambil nyengir.


Bersambung.......

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2