
Naira menatap Ibu Anjani seolah dirinya meminta jawaban dari ibu Anjani. Ibu Anjani menganggukkan kepalanya pertanda Ia setuju menerima lamaran Randy untuk Naira. Entah apa yang dipikirkan Naira sekarang. Ia tidak percaya sebentar lagi dia sudah menjadi istri orang lain. Padahal baru saja ia rasa memakai seragam putih abu-abu.
Sementara di tempat lain Reihan tampak kesal melihat tingkah Linda yang seolah cuek kepadanya. Linda tidak pernah bersikap romantis kepada Reihan. Padahal Reihan mengharapkan hal seperti itu dari Linda. Entah mengapa akhir-akhir ini Linda bersikap lain kepada Reihan. Hal itu membuat raihan sangat khawatir jika linda benar-benar tidak mencintainya bahkan berniat untuk meninggalkannya kelak.
"Ada apa sih?
"Apa memang dia sama sekali tidak mencintaiku?
"Apa dia mencintai laki-laki itu? gumam Reihan dalam hati. Ia mengira jika Linda mencintai Japet. Hari itu Linda tidak masuk ke kantor ia memilih untuk tinggal di rumah.
Padahal selama ini Linda yang selalu ngotot ingin ikut bekerja bersama Reihan di kantor di Himalaya group dengan alasan dia akan bosan tinggal di rumah sendirian. Padahal ada beberapa asisten rumah tangga yang tinggal di sana untuk mengerjakan pekerjaan mereka dan mengurus rumah. Hal itu membuat pertanyaan besar bagi Reihan. Entah mengapa hari ini Reihan benar-benar galau.
Sore harinya,Reihan kembali ke rumah. dia melihat Linda tampak berbaring membelakangi arah pintu masuk kamar. Linda sedang asyik memainkan ponselnya membuat Reihan semakin curiga terhadap istrinya. Padahal Linda hanya ingin melihat baju dan tas yang ia sukai di dalam ponselnya.
karna rasa cemburu Reihan yang cukup tinggi membuat Reihan langsung merampas ponsel yang dipegang oleh Linda.
"Kamu gimana sih sayang ? Mas pulang dari kantor bukannya disambut malah asik main ponsel. ucap Reihan sumber langsung mengambil ponsel linda dari tangan Linda.
Hal itu membuat Linda sedikit kesal kepada suaminya.
"Mas apa-apaan sih, kembalikan ponselku." ucap Linda sambil berusaha meraih ponselnya dari tangan Reihan.
"Kamu Lagi chattingan sama siapa?
"Kamu asyik chattingan sama laki-laki lain sementara suami kamu sibuk bekerja?
"Apa-apaan sih jangan suuzon deh. Kalau belum tahu apa-apa jangan main nuduh sembarangan, Memangnya mas kira Linda perempuan apaan?
Reihan tidak menjawab, iya langsung memeriksa ponsel milik Linda.
"Puas, Mas sudah puas melihat isi ponsel Linda? ucap Linda kesal melihat suaminya yang menuduhnya sembarangan.
setelah memeriksa ponsel Linda, Reihan Kembali memberikan ponsel itu kepada Linda.
iya meninggalkan Linda begitu saja di kamar dan langsung berlalu masuk ke kamar mandi.
__ADS_1
Reihan berniat untuk membersihkan diri, Linda yang melihat suaminya sudah masuk ke dalam kamar mandi, Ia pun menyiapkan pakaian untuk suaminya. Setelah selesai melakukan ritual mandinya Reihan keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang dililitkan di pinggang nya.
"Mas! itu pakaiannya sudah Linda siapin,."
Reihan tidak menjawab ia hanya terdiam dan melirik Linda sekilas. Merasa tidak mendapat sambutan dari suaminya Linda menghampiri Raihan.
"Mas kok cuekin Linda sih?
Raihan tidak menjawab.
"Seharusnya Linda yang marah sama mas. Mas sudah menuduh Linda yang bukan-bukan. ini kok malah mas yang marah sih sama Linda?" ucap Linda sembari langsung memeluk suaminya dari belakang.
Menerima perlakuan lembut dari Linda membuat Reihan pun tidak bisa berlama-lama untuk mendiamkan istrinya itu. Dengan jahilnya Linda langsung membuka handuk yang dililitkan Reihan di pinggangnya.
Hal itu membuat Rehan sangat terkejut sementara Linda hanya tertawa cengengesan. iya seolah menikmati pemandangan yang ada di hadapannya. Dengan gerak cepat Linda langsung memainkan bagian bawah milik Reihan. Hal itu membuat Reihan tak bisa berkutik.
Ia menikmati Apa yang dilakukan Linda terhadap nya. Kemudian Ia pun kembali membalas segala gerakan yang dilakukan Dinda terhadapnya. Reihan langsung mengecup bibir manis Linda. ia seolah melupakan rasa kecewanya kepada linda yang cuek beberapa hari ini.
"Perlahan kecupan itu semakin mendalam, hingga dari bibit menjalar ke jenjang leher. perlahan tangan Reihan memainkan gunung kembar milik Linda membuat tubuh Linda seolah-olah meminta lebih dari yang dilakukan suaminya kepadanya.
"Terima kasih sayang!"Mas sangat mencintai."ucap Reihan sambil mengecup kening Linda
"Sama-sama Mas, Linda juga sangat mencintai Mas."ucap Linda sambil mengembangkan senyumnya ke arah suaminya. Entah karena faktor kecapekan, sehingga Linda Dan Reihan pun Langsung tertidur pulas. Sampai mereka melewati jam makan malam.
Keesokan paginya Linda terbangun dari tidurnya. Ia menatap wajah suaminya yang begitu tampan menurutnya.
"Tidur saja kamu masih tampan walau umur kamu sudah hampir kepala empat. Tetapi kamu begitu mempesona untukku. ucapnya dalam hati sembari memainkan tangannya di wajah tampan suaminya.
Hal itu membuat tidur Reihan menjadi terusik. membuat pria tampan yang ada di samping Linda itu langsung terbangun.
"Jangan ganggu dulu sayang, Mas masih ngantuk nih!"ucap Reihan sambil kembali menutup matanya dan meraih tubuh linda ke pelukannya.
"Tapi Linda lapar mas!"tadi malam kan kita jadi melewati makan malam, karena gempuran yang Mas lakukan sama Linda. ucap Linda sambil nyengir. Hal itu mampu membuat Reihan langsung duduk dari tidurnya.
"Maafin Mas sudah membuat kamu kelaparan"ucap Reihan sambil meraih ponselnya yang ada di atas nakas dan menghubungi nomor ponsel asisten rumah tangga nya yang ada di bawah.
__ADS_1
"Tolong antarkan sarapan ke kamar, soalnya istri saya sudah lapar dan malas turun ke bawah." ucap Reihan lalu langsung mematikan sambungan telepon selulernya tanpa mendengar jawaban dari asisten rumah tangga yang bekerja.
Tidak menunggu lama asisten rumah tangga itu pun mengetuk pintu dan membawakan sarapan untuk Linda dan juga Reihan.
"Maaf tuan ini sarapannya sudah siap."
"Ya sudah bi diletakkan saja di situ sebentar lagi kami makan." ucapnya sambil mempersilakan asisten rumah tangga itu kembali ke dapur.
"Harus ya mas makan di kamar?
"Sudah tidak perlu protes. Kamu bilang tadi kamu lapar sekarang dia antarin sarapan ke kamar kamu protes. Mau kamu apa sih sayang? mau Mas gempur lagi? ucap Reihan yang mampu membuat Linda bergidik ngeri.
"Ampun Mas, Linda masih capek, gempuran tadi malam saja membuat tubuh Linda benar-benar remuk dan sepertinya Linda malas bangkit. ucap Linda dengan nada memelas kepada suaminya.
Reihan pun langsung tertawa ngakak melihat ekspresi istrinya itu begitu menggemaskan menurutnya.
"Tapi kamu benar-benar membuat mas puas tadi malam, Mas Jadi pengen lagi nih."ucap Reihan berniat untuk menjahili istrinya
"Jangan deh Mas, masih capek banget nih tubuh Linda.
lalu Linda pun berniat masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum mereka sarapan, Reihan tidak mau ketinggalan Ia langsung mengekori istrinya dari belakang.
"Mas mau apa?
"Ya mau mandi bareng kamu!"
"Ya Allah Mas....." yang iya Nya kita tidak akan jadi mandi. Malah mas akan menggempur Linda habis-habisan di dalam. Linda sudah lapar mas."
"Ya Mas tahu itu, makanya Mas mau mandi bareng sama kamu biar cepat.
"Oke mandi bareng, tapi awas macam-macam. tubuh Linda udah remuk. Jangan makin remuk lagi." gerutu Linda.
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
__ADS_1