Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
RENCANA PERNIKAHAN DADAKAN


__ADS_3

Di antara kami empat sahabat keadaan japet dan juga Ricardo lah yang paling beruntung. karena mereka asli anak kota Jakarta. Bukan seperti Linda dan Riyanti yang Hanya Anak kos Tetapi kami bersyukur Ricardo dan japet masih berteman dengan kami. Walaupun kehidupan kami hidup pas-pasan bahkan lebih sering kekurangan." ucap Linda sekedar curhat kepada Reihan membuat Reihan pun langsung memeluk Linda.


"Mas sangat bersyukur Bertemu dengan wanita seperti kamu. Jujur pertama sekali mas mengenalmu mas sama sekali tidak menyukaimu. Bahkan membencimu. Karena aku hanya menilai dari fisik kamu saja. Tetapi hatimu benar-benar luar biasa. Bahkan kamu mampu menjaga kesucian mu untuk mas." ucap Reihan memuji Linda.


"Jangan terlalu memuji," nanti Linda bisa besar kepala. ucap Linda sambil terkekeh. Tiba-tiba suara panggilan dari ruang informasi pun terdengar jelas di telinga Linda dan juga Reihan yang mengatakan kalau pesawat GA Boeing 737 sudah tiba di bandara Soekarno Hatta. hingga Linda pun langsung menghabiskan kopi late yang dipesan oleh Reihan untuknya.


"Mas sepertinya pesawat yang ditumpangi mama sama papa sudah tiba tuh." ucap Linda kepada Reihan.


"Iya kamu santai saja sayang!" kan semuanya butuh proses. Mereka juga harus checkout terlebih dahulu dan itu memakan waktu kurang lebih 15 menit. Jadi kamu tenang saja jangan asal minum seperti itu dong, nanti kamu bisa keselek." ucap Reihan sembari melap sisa minuman yang berada di sisi bibir Linda.


"He....he.....he" minum kayak anak kecil ya Mas." ucap Linda sambil terkekeh. Tiba-tiba seseorang datang menghampiri Reihan.


"Mas Rehan ........," sapa salah satu wanita cantik yang kebetulan wanita yang pernah berada di masa lalu Reihan.


"Kamu?"


"Ngapain di sini Mas?


"Jemput papa dan mama mertuaku."


"Papa dan Mama mertua?


"Memangnya Sejak kapan Mas menikah?


"Itu bukan urusan kamu yang pasti saya sudah menikah. Dan tidak satu keharusan saya harus memberitahumu kapan saya menikah." ucap Reihan kepada wanita cantik yang ada dihadapannya.


"Jangan bohong dong Mas," Calista tau kok mas tidak akan move on dari Calista." ucap Calista percaya diri.


"Jangan sok tahu kamu, setelah penghianatan yang kamu lakukan terhadapku kamu sama sekali tidak pernah mengisi hatiku lagi. Jangan terlalu percaya diri dan saya sudah menemukan wanita yang sangat saya cintai dan sayangi." ucap Reihan.


"Mas jangan berbohong deh," pasti mas hanya untuk menjaga reputasi Mas aja dariku kan?" ucap Calista sembari langsung ingin memeluk Reihan. Tetapi Linda langsung menghalanginya.


"Siapa kamu?


"Saya pacarnya Mas Rehan!


"Mantan pacar tepatnya." ucap Linda kepada calista membuat Calista semakin emosi.

__ADS_1


"Memangnya kamu siapa?


"Saya istrinya Mas Reihan jadi tolong jaga sikap kamu kepada suami saya." ucap Linda kepada callista. Calista melihat Linda dari ujung kaki dan ujung rambut. Ia melihat Linda memandang sebelah mata.


"Ha....ha....ha" rendah sekali seleramu Reihan Aku kira istri kamu lebih dariku. Tetapi tidak lebih dari wanita sampah ya Kamu pungut dari tong sampah sana." ucap Calista membuat emosi Reihan semakin memuncak dan langsung menampar dusta.


"Berani kamu menghina wanitaku, maka kamu akan berurusan denganku." kamu sudah mengenal saya sejak dulu dan saya tidak pernah main-main.


" Apa kamu bilang wanita sampah?


"Seharusnya kata-kata wanita sampah itu di peruntukkan untuk kamu. Karena apa? Karena kamu memang wanita sampah yang mampu tidur bersama laki-laki manapun hanya untuk mendapatkan uang.


"Bagiku kamu tidak lebih dari sampah. Karena apa? Karena kamu memang wanita murahan.


"Jaga ucapan kamu Reihan."


"Kamu yang harus menjaga ucapan kamu, yang menghina istriku dihadapanku sendiri. siapapun yang menghina istriku. Saya tidak akan terima, Jadi jaga ucapan kamu.


"Apalagi wanita seperti kamu tidak ada tandingannya kamu dengan istriku linda. karena apa? karena istri saya memiliki harga diri yang cukup tinggi dan juga berakhlak, bukan seperti kamu." ucap Reihan sembari langsung menarik tangan Linda meninggalkan Calista di sana.


"Bukan siapa-siapa hanya wanita gila. dan sok berkuasa


"Apa dia mantan kekasih Mas?


"Sudah tidak perlu dibahas lebih baik kita segera menemui Papa sama Mama." ucap Reihan sembari kembali menarik tangan Linda dan memberikan beberapa lembar Uang pecahan seratus ribu, kekasir Untuk membayar minuman mereka. Dan meninggalkan Calista begitu saja di sana.


Linda pun meminta kepada ruang informasi agar menggumumkan jika mereka sudah menunggu Pak Burhan dan juga Ibu Sania di ruang informasi agar ibu Sania dan Pak Burhan mengetahui kalau Linda dan juga Reihan sudah menjemput mereka.


Setelah bagian informasi mengumum kan kalau Linda dan juga Rehan sudah menunggu Pak Burhan dan juga Ibu Sania, Ibu Sania dan Pak Burhan pun langsung menuju ruang informasi. Ibu Sania sudah melihat Linda ruang informasi dengan gelisah menunggu kehadiran papa dan mamanya.


"Mama....."Panggil Linda setengah berteriak sumber langsung berlari memeluk Ibu Sania.


"Mama apa kabar?


"Alhamdulillah Mama baik-baik saja Nak.


"Apa kamu baik-baik saja?

__ADS_1


"Alhamdulillah Linda juga baik ma." kemudian Linda beralih memeluk Pak Burhan lelaki cinta pertama bagi Linda.


"Papa...." ucap Linda sembari langsung memeluk Pak Burhan.


"Kamu ini ya, bikin Papa jantungan saja


"Papi kira kamu kenapa-kenapa meminta papa dan mama segera berangkat ke Jakarta." ucap Pak Burhan kepada Linda kemudian Linda pun mengenalkan Reihan kepada Pak Burhan dan juga Ibu Sania membuat Pak Burhan sedikit heran apalagi Ibu Sania sama sekali tidak memberitahu kalau Linda berencana ingin menikah esok hari.


"Oh iya pa kenalin ini Mas Reihan. Mas Rehan ini papa." ucap Linda memperkenalkan Pak Burhan kepada Reihan.


"Selamat sore Pak Saoa Rehan sambil memberi salam kepada Pak Burhan.


"Selamat sore juga


Kemudian Reihan pun beralih memberi salam kepada Ibu Sania.


Sikap sopan dan santun Reihan membuat Sania tidak merasa ragu untuk memberi restu kepada Linda dan juga Reihan. Tetapi Pak Burhan sama sekali belum mengetahui rencana pernikahan Linda dan juga Reihan.


" Nak Siapa dia? bisik pak Burhan tepat ditelinga Linda. Linda pun menatap Ibu Sania dengan tatapan tanya.


Bu Sania pun menggelengkan kepalanya pertanda Ibu Sania sama sekali belum memberitahu kepada Pak Burhan.


"Dia Bos sekaligus calon suami Linda pa." ucap Linda kepada Pak Burhan membuat Pak Burhan sangat kaget bukan kepalang dengan pernyataan Linda yang mengatakan Reihan adalah calon suaminya.


"Apa?


"Calon suami?


"Maksud kamu apa nak?


Linda kembali menatap Ibu Sania. Tetapi ibu Sania pura-pura tidak mengetahui kalau Linda menatap Ibu Sania.


"sudah Pak kita lebih baik pulang dan istirahat dulu." ucap Linda mengalihkan pertanyaan Pak Burhan.


Bersambung.


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2