Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
NASEHAT JAPET


__ADS_3

Sepertinya laki-laki hampir sama semua penilaiannya. Karena semua laki-laki tidak ingin memiliki kekasih atau pasangan yang berat badannya melebihi rata-rata. Jadi lebih baik kamu Diet deh." ucap Japet membuat Linda semakin kesal kepada Japet yang sama sekali tidak mendukungnya. Bahkan membela Rehan yang mengatai dia gajah bengkak.


"Kamu memang benar benar ya, sama sekali yang tidak pernah mendukungku. Dasar teman tidak ada Ahlak Lo." gerutu Linda membuat japet tertawa ngakak.


"Sudah lebih baik kamu kerjakan seperti yang aku bilang, kalau berat badan kamu kurang pasti deh laki laki akan melirik Lo, percaya sama gue. Secara lo kan jomblo melulu.


"Sialan Lo!" memangnya Lo tidak jomblo?" ngak usah sok ngatain gue jomblo, Lo sendiri jomblo akut." ucap Linda tidak mau kalah dari japet. Ia sangat kesal melihat Japet yang sedari tadi menyindirnya.dan mengatainya jomblo.


Padahal Linda sendiri juga tidak menginginkan kalau dirinya jomblo. Sebenarnya Linda sedikit iri dengan sahabatnya Riyanti yang berparas cantik dan pintar. Apalagi Riyanti selalu dilirik para pria tampan yang ada dikampus bahkan ditempat magang sekalipun.


"Ah sialan loh lebih baik gue pulang deh!"


"Kamu naik apa?"


"GL."


"GL? maksud lo apaan?"


"Ya goyang lutut dong Japet Tel me amat sih Lo!" ucap Linda sambil nyengir.


"Biar gue antar aja."


"Tidak perlu, lebih baik lo kerja deh!" nanti bos songon itu ngomel sama Lo."


"Tapi gue takut lo kenapa Napa Lin!"


"Sudah tidak perlu kwatir gue tidak apa apa kok!"


"Tapi gue takut anak buah Haposan ngincar Lo?


"Apa? Haposan? darimana Lo tau masalah itu?"


"Riyanti yang cerita sama gue dan ia juga merasa bersalah karna Riyanti merasa Lo di incar Haposan karna Riyanti.


Linda terdiam sejenak. Linda ingat kejadian yang begitu menakutkan itu. Yang mana nyawanya hampir saja habis ditangan Haposan.


"Sudah Lo jangan nolak biar gue yang antar Lo!"


"Tapi aku takut kami kena omel sama bos songon seperti pak Rehan. Ucap Linda kepada Japet.


"Biar itu yang menjadi urusan ku nanti, yang penting keselamatan mu yang paling utama.


"Tumben lo baik Sama gue? tadi aja kamu ngatain gue."

__ADS_1


"Gue hanya ngasih saran, Bukan niat ngatain Lo. Karna gue tidak ingin Lo selalu di bahan tertawaan orang lain.lagian Lo tidak ingin kalau Lo terlihat cantik didepan laki laki yang Lo cintai?" ucap Japet


Sepertinya omongan dari japet masuk akal Linda. Padahal selama ini semua teman dan juga orang orang terdekat Linda sudah menasehati Linda agar diet dan mengatur pola makannya. Tetapi entah mengapa ketika.japwt yang berbicara kepada Linda. Seolah dirinya menerima anjuran dari Japet.


"Benar juga sih apa kata Japet." gumam Linda sembari menatap japet dengan tatapan tanya.


"Ayo Linda kamu pasti bisa."


"Semangat." ucap Japet sambil mengepal tangannya mengajak keatas udara untuk menyemangati Linda agar Linda dapat merubah penampilannya dengan melakukan program diet.


"Tapi gue bisa kuat ngak ya!"


"Sudah kamu percaya aja deh. Kamu pasti bisa Lo tengah saja.Aku yakin kamu pasti Mampu melakukanya."ucap Japet kepda Linda agar Linda bertekad untuk menerima anjuran Japet.


Linda menganggukkan kepalanya pertanda dirinya setuju akan anjuran Japet.


"Trimakasih ya Japet Lo memang teman gue yang paling ngerti sama gue." ucap Linda


"Ah tadi aja lo ngatain gue teman tidak ada Ahlak."ucap Japet sambil cengengesan.


"Maaf gue hanya bercanda dong sahabat ku yang paling baik......" ucap Linda sembari mencubit hidung mancung japet


Membuat japet meringis kesakitan.Padahal Linda mencubitnya hanya pelan saja.


"Biarin Bi e e!" ucap Linda sambil menjulurkan lidahnya membuat japet semakin gemas dengan tingkah sahabatnya. Yang selama ini selalu meraka jahilin.


"Yuk ke ih baik Lo gue antar deh." ucap Japet sambil langsung menarik tangan Linda, agar Linda mengikuti japet keparkiran kantor,tempat motor japet diparkirkan.


"Yuk naik!" ajak Japet sambil langsung memberikan helem untuk Linda.


"Linda memakai helm yang diberikan jaket kepadanya. Kemudian Linda naik ke boncengan japet agar japet segera melajukan motornya.


"Siap Lin?"


"Okey tarik sisssss


"Semongko." sahut japet ala ala anak muda zaman Now.


Japet melajukan motornya kearah jalan raya menuju tempat kost Linda.


"Lin pegangan nanti kamu jatuh." teriak Japet agar Linda pegangan kepada Japet.


Linda enggan sehingga dirinya memegang baju japet.

__ADS_1


"Kamu mau buat kita jatuh Lin?"teriak Japet.


"Kok kamu ngomongnya gitu sih?


"Lo narik narik Baju gue,kan secara tidak langsung Lo mau kita jatuh berdua." ucap Japet. sembari langsung membenahi tangan Linda agar Linda memeluk japet dari belakang.


Ketika japet memegang tangan Linda, entah mengapa ada perasaan yang tidak biasa dirasakan linda. Begitu juga dengan japet. Sepertinya ada sesuatu yang lain yang terjadi. Membuat japet sedikit gerigi ketika Linda memeluknya dari belakang.


"Lin.....!" Lo sudah makan siang belum?


"Sudah lebih baik Lo antar gue langsung ke kost deh, soalnya gue sudah rendam pakaian gue tadi. Gue mau nyuci."


"Lo cuci pakaian sendiri?"


"Iya!" emangnya mau siapa lagi yang nyuci? secara gue kan tinggal sendiri disini ngekost. maklum nasip anak kost." ucap Linda sambil cengengesan.


Lima belas menit dalam perjalanan, mereka tiba di kost Linda. Japet langsung menghentikan motornya tepatnya. di depan gerbang kost Linda. Linda langsung turun dari motor milik japet.


"Trimakasih ya bro." ucap Linda sambil nyengir.


"Lo panggil gue apa? Bro? memangnya Lo laki laki? ingat lo itu perempuan bukan laki laki, rubah tu panggilan Lo sama gue."


"Terus gue harus panggil apa dong?"


"Terserah kamu!" yang penting kamu manggil gue itu jangan seperti panggilan untuk sesama laki laki." ucap Japet sambil mengebangkan senyumnya.


Linda sepertinya kewalahan membuka helm dari kepalanya membuat japet membantu Linda


membuka helm. Hingga wajah mereka berdekatan dan mata Japet menangkup wajah Linda yang begitu manis menurutnya.


"Eh maaf gue hanya bisa Makai doang, bukanya tidak bisa." ucap Linda sambil cengengesan.


"Sudah Lo langsung balik gih, nanti pak bos songon itu ngomel sama Lo. Gue ngak mau gara gara gue Lo diomelin tuh bos songon."ucap Linda.


"Jadi Lo ngusir gue Lin?"


"Bukan gitu maksud gue loh,,,,,,Lo negatif thinking bangat sih.


"Terus tadi Lo langsung nyuruh gue pulang sebelum lo nawarin gue mampir ke kost Lo.


"Bukan Begitu, gue hanya tidak ingin Lo mendapat masalah. Kalau Lo mau datang ke kost gue, kan kapan kapan juga bisa l." ucap Linda sambil mengembangkan senyumnya.


Bersambung.......

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2