
"Lin aku cabut ya!" pamit Riyanti kepada Linda
"Mau ke mana kamu?"
"Pulang!"
"Kan masih ada kuliah!"
"Capek aku
"Hei Ada apa dengan Riyanti akhir-akhir ini suka banget bolos!"
"Kentut aku kayaknya dol hari ini Lin."
"Biasanya kamu nggak peduli."
Puut....
"Ini aku nggak bisa nahan Lin..'
"Cantik-cantik kentut sembarangan!"tegur seseorang cowok yang barusan lewat tanpa sengaja mendengar kentut Riyanti.
"Apa urusanmu!"teriak Riyanti tak mau kalah
"Jelas dong urusan aku, kan aku lewat!"
"Siapa suruh kamu lewat sini ?" Riyanti nggak mau kalah
"Hei emangnya ini kampus punya nenek kamu?" tentang cowok itu melotot.
"Emang nenek kamu yang punya kampus ini Rin?"Linda dengan lugunya mengulangi pertanyaan cowok itu
"Diam lu Lin bentak Riyanti."
"Kok jadi aku yang salah!"Linda menunjuk dirinya sendiri
"Karena kamu lemot." teriak Riyanti
"Mau aku kentutin lagi loh, masih aja berdiri di sana ha?"teriak Riyanti pada cowok itu yang ternyata masih berdiri di tempatnya.
"Dasar cewek barbar!"
"Biarin!"
cowok itu pergi sambil terus mengomel bahkan memaki-maki namun Riyanti tidak peduli.
"Kamu jadi pulang?"tanya Linda
"Bingung Aku bingung Aku Lin!"
"Jangan kebanyakan bolos, semakin lama kamu selesainya nanti!" nasehat Linda
"Iya Lin Thanks ya."
"Tumben kamu tahu terima kasih."
"Dari dulu kali."
"Tapi enggak pernah tuh ucapin ke aku."
"Kamu aja nggak dengar."
Ya sudah yuk ajak Riyanti menarik tangan Linda untuk kembali ke kelas. Kebetulan hari ini pelajaran dari Pak Janpilan.
Semua mahasiswa duduk dengan rapi di tempat duduknya masing-masing. Riyanti dan Linda mengambil tempat duduk dengan santainya. walaupun semua orang berbisik-bisik karena Riyanti ikut masuk kelas pak Janpilan.
mahasiswa mahasiswi yang ada di kelas itu mengetahui kalau Riyanti sedang dihukum oleh pak janpilan tidak boleh mengikuti jam mata kuliahnya.
"Kamu nggak salah masuk kelas Rin?"tanya japet.
"Nggak!"
"Emang boleh?" tanya Ricardo
"Berisik kamu!"
"Ya bolehlah kan calon istri"celutuk Rossi dari belakang.
"Bodo amat, jawab Riyanti sambil melotot kearah Rossi.
Tak lama Pak Janpilan dengan penampilan khas poni super klimis, celana jeans agak ketinggian, Masuk ke dalam kelas. Terlebih dahulu ujung matanya memandang ke arah Riyanti yang duduk di tempatnya.
Selama perkuliahan berlangsung suasana hening kelas sangat mencekam. Apalagi saat Pak japilan memberikan ulangan dadakan, membuat semua mahasiswa berkeringat dingin.
__ADS_1
"Hari ini kalian kerjakan ulangan!"
"Saya berikan waktu satu jam kemudian kumpulkan!"Ucap pak jangan bilang kepada mahasiswa-mahasiswi yang ada di ruang kelasnya.
"Yang tidak mengumpulkan akan mendapat tugas tambahan!"
"Yang mendapat nilainya di bawah 60 akan mendapat tugas tambahan!"
Kemudian Pak Janpilan membagikan kertas ulangan tersebut kepada semua mahasiswa mahasiswa di kelas. Suasana hening hanya kasak-kusuk mahasiswa yang tak bisa menjawab soal yang terdengar.
"Rin!" bisik Linda pada Riyanti
"Humm,"jawab Riyanti santai
"Bagi dong jawabannya." Linda memberikan kode.
Riyanti hanya menganggukkan kepalanya kemudian pura-pura menjatuhkan kertas buram tersebut untuk Linda. Pak Janpilan memperhatikan mereka namun dibiarkan pura-pura tak melihat
peess...
Gara-gara sibuk memberikan jawaban untuk Linda kentut yang sudah ditahan-tahan Riyanti sedari tadi akhirnya keluar juga walaupun suaranya lebih smooth. Namun karena kelas sedang hening Semua orang pasti mendengarnya.
"Riyanti silakan kumpul ulangan kamu dan keluar!"perintah Pak janpilan
"Belum selesai Pak," tinggal satu soal Bela Riyanti
"Silakan kamu keluar Pak janpilan mengulangi perintahnya.
Mau tak mau Riyanti mengumpulkan soal ujian dan berjalan keluar dari kelas walaupun masih ada satu soal yang belum sempat ditulis Karena sibuk memberikan jawaban untuk Linda.
"Lain kali kalau mau kentut silakan izin ke toilet'" tegur Pak Janpilan saat Riyanti mengumpulkan ujiannya.
"huuuu," teriak yang lain
"Yang lain diam!"teriak Pak janpilan
Dengan santai Riyanti meninggalkan kelas, tujuannya kali ini adalah perpustakaan. Mau ke kantin belum ada uang malu kasbon terus sama Mang Karim.
Suasana perpustakaan yang sepi karena mungkin kegiatan perkuliahan sedang full. hanya ada beberapa mahasiswa yang sedang membaca ataupun mengerjakan tugas dengan laptopnya di perpustakaan. Biasanya mahasiswa-mahasiswi pemuja wi-fi gratis yang rela duduk berjam-jam di perpustakaan termasuk Riyanti dan Linda.
Riyanti mengambil sebuah buku dan memilih duduk di pojok perpustakaan, entah buku apa yang akan dibaca nya. Sebenarnya Riyanti hanya numpang duduk aja di ruangan ber-AC tanpa ada niat membaca.namun takut diusir jadi Riyanti mengambil buku sembarangan.
Kalau mau tidur jangan di sini dong!"tegur seseorang kepada Riyanti saat Riyanti mulai merasakan kantuk nya dengan ditutupi buku.
"Iya kenapa?"
"Kampus ini sempit banget ya di mana-mana ketemunya sama kamu!"
"kenalin aku Tian, anak elektro semester lima cowok tersebut memperkenalkan diri
"Nggak tanya." jawab Riyanti cuek
"Aku cuman ngenalin diri!"
"Gak penting
"Baiklah aku panggil kamu kentut kalau gitu!"
"Enak aja aku Riyanti anak teknik kimia semester lima
"Berarti satu angkatan dong ya.!"
"bodo amat
"Sebentar kok kayak wajah kamu agak Familiar itu ya sambil terus memperhatikan wajah Riyanti.
Riyanti menjadi risih diperhatikan sedemikian intens oleh Tian.
'Kenapa Loh bontak Riyanti
"Oh iya aku tahu kamu ini kan yang video kemarin viral itu kan teriak Tian
Riyanti hanya diam tidak menanggapi perkataan Tian.
"Benar-benar aku nggak salah nih."
"Kenapa?"
Iya kamu kan yang video viral itu yang menonjok Heriyanto?"
"Iyaa kamu mau juga?"tanya rianti kesal.
"wow santai bro jawab Tian
__ADS_1
"Terus kenapa?"
"Enggak apa-apa hanya kamu yang berani sama Heriyanto!"
"Emang dia siapa?"
"Kamu beneran nggak kenal dia?"
"Baru beberapa hari lalu kenal."
"Kamu beneran nggak tahu dia siapa?"
"Nggak!"
"Terus kenapa kamu nonjok dia?"
"Ngeselin!"
Tian malah tertawa ngakak mendengar jawaban cuek Riyanti.
"Kamu benar-benar barbar ya?"
Riyanti hanya diam.
"Heriyanto itu mahasiswa baru pindahan dari Bandung."
"aku tahu kalau itu."
"Kakaknya seorang dosen di sini."
"Aku juga tahu."
"Oh iya kamu kan yang katanya calon kakak iparnya!"
"Itu enggak benar.'
"Terus selanjutnya kamu benar-benar enggak tahu siapa Haryanto?"
"Nggak
"Kan kamu calon kakak iparnya."
"Hanya gosip."
"Heriyanto itu anak dari pemilik yayasan kampus ini!"
"dan juga Heriyanto salah satu model yang terkenal lu nggak mungkin kamu nggak tahu lanjut Tian.
sontak jawaban Tian membuat Riyanti edikit terkejut kalau Heryanto anak pemilik yayasan berarti papanya Pak Janpilan yang ketemu dia malam itu adalah pemilik yayasan.
"Aku beneran nggak tahu."
"Kamu ngapain aja sih kalau di kampus bisa nggak tahu berita itu."
"Kuliah, pulang kerja!" jawab Riyanti pelan
"Kamu sudah kerja?" Tanyan Tian penasaran
"hanya malam hari."
"Di mana?"
"Kafe kecil milik Pak Casper
"Yang nggak jauh dari kampus?"
"Iya!"
"Kamu serius kerja di sana?"tanya Tian nggak percaya
"Benaran sebagai pelayan dan pencuci piring."cerita Riyanti tanpa malu
"Aku nggak percaya!"
"Aku serius!"
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor dengan beri like coment dan votenya
terimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1