Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
GALAU


__ADS_3

"Riyanti juga bisa seperti kamu manjat?


"Ya iyalah namanya juga Kak Riyanti berasal dari kampung sama seperti Naira . Lagian dulu Kami sering lomba manjat jambu, Siapa yang paling atas itu yang paling menang. kalau yang kalah akan mengerjakan semua pekerjaan rumah.Dan kalau menang bisa bermain bersama teman-teman sekampung." ucap Naira sembari mengingat-ingat masa masa mereka berada di kampung bersama Riyanti, Riko, Ibu Anjani dan almarhum ayah mereka.


Setelah acara akad nikah Linda Dan Reihan telah usai dan para kerabat dekat sudah banyak yang berpulangan, Linda dan Reihan berniat untuk pulang ke rumah utama keluarga Himalaya. Tetapi sebelum mereka kembali ke rumah utama keluarga himalaya Reihan mencari keberadaan kakaknya Randy yang sedari tadi Reihan tidak melihatnya.


"Sayang kamu lihat Kak Randy tidak?


"Tidak mas, dari tadi Linda Kan bareng sama Mas saja di sini."sahut Linda. Reihan berniat untuk mencari keberadaan kakaknya. Tetapi sebelum dirinya pergi mencari Randy sudah datang bersama Naira. Reihan yang melihat siku tangan Naira dibalut dengan plaster, Ia pun bertanya kepada Kak Randy


"Apa yang kakak lakukan kepada Naira?


"Jangan seperti anak-anak dong kak kasihan Naira. tuduh Reihan membuat Randy menjadi kesal melihat adiknya.


"Jangan main asal tuduh deh, sebelum kamu mengetahui Apa yang terjadi."


"Terus itu kenapa tangan Naira di balut plaster seperti itu?


"Dia jatuh dari pokok mangga," namanya juga bocah manjat-manjat." celetuk Randy membuat orang-orang di sana pun langsung tertawa ngakak.


"Kalian ini gimana sih, Naira terluka kalian malah tertawa." Gerutu Naira karena dirinya kesal melihat orang-orang di sekitarnya menertawakan dirinya.


"Habis Siapa suruh lo manjat? sudah tahu sedari Dulu kamu kalah manjat sama kakak." ucap Riyanti sembari terkekeh.


"Gara-gara Kak Randy nih, Naira memanjat di pokok mangga dilemparin pakai batu mangga ucap Naira." mendengar aduan dari Naira Randy pun menatap Naira dengan tatapan tajam.


Sementara orang-orang di sana pun langsung tertawa.


"Jangan jahil menjahili Nanti kalian bisa jodoh loh." ucap Janpilan asal, membuat Randy langsung memukul punggung Janpilan


"Jangan sekate-kate lo ngomong, masa gue jodoh sama Bocah tengil seperti dia." gerutu Randy.


"Gue juga ogah..... masa Naira jodoh sama om-om seperti dia kakak ipar?." ucap Naira sambil memicingkan matanya kearah Randy.

__ADS_1


"Sekali lagi lo bilang gue Om, gue cium mulut lo baru tahu rasa lo." celutuk Randy asal


"Enak aja pacar Naira aja tidak pernah cium Naira."


"Memangnya Sejak kapan kamu punya pacar dek? tanya Riyanti membuat Naira langsung tersenyum kikuk. Padahal Naira hanya bercanda mengatakan kalau dirinya memiliki kekasih.


"Memangnya ada laki-laki mau sama lo Bocah tengil."ucap Randy


"Mendingan gue bocah belum laku, dari pada di situ sudah tua dan ubanan tetapi tak laku-laku." ucap Naira sembari menjulurkan lidahnya. Hal itu membuat Randy semakin kesal.


"Dasar bocah sok tahu lo."


"Ia tahu lah, kalau laku Om sudah nikah seperti Kak Janpilan dan juga Kak Reihan. Sedangkan Kak Heriyanto saja sudah menikah. Ini om udah umur 40 tahun masa belum menikah?" ucap Naira. Membuat Randy langsung keluar dari rumah om Andruw.


Sementara Ibu Anjani sudah menatap Naira dengan tatapan tajam sembari menggelengkan kepalanya. lain halnya dengan Om Andruw tante Mira, Reihan Linda dan Janpilan sudah tertawa. Mereka benar-benar menyukai cara Naira mengatai Randy agar Randy memiliki niat untuk segera menikah.


Ibu Anjani kecewa kepada Naira yang terlalu lancang mengatai Randy membuat Ibu Anjani pun merasa kesal kepada putrinya.


Satu persatu anggota keluarga sudah mulai meninggalkan kediaman Om Andruw. Ibu Anjani, Riyani, Janpilan dan juga Naira pun berpamitan agar mereka kembali ke rumah mereka .


"loh kalian tidak menginap di sini?"


"Lain kali saja mom, ada sesuatu yang ingin Janpilan kerjakan di rumah. Tadi Janpilan lupa membawa pekerjaan itu." ucap Janpilan kepada Om Andruw dan juga tante Mira.


"Ya sudah deh kalau begitu tapi kalian hati-hati dijalan." ujar tante Mira.


Sementara Randy yang sudah terlebih dahulu meninggalkan kediaman Om Andruw langsung pergi ke suatu tempat untuk menenangkan dirinya. Kata-kata dari Naira terngiang-ngiang di otaknya membuat dirinya sedikit terganggu.


"Apa Memang iya! saya sudah layaknya seperti Om Om." gumam Randy di dalam hati. Ia pun menenangkan dirinya di apartemen miliknya karena ia tidak ingin diledek oleh adik kandungnya sendiri di rumah utama keluarga Himalaya.


Randy benar benar sedikit pusing dengan kata kata Naira yang mengatai dirinya om om yang sudah ubanan tak laku laku. Hingga malam itu Randy sama sekali tidak bisa memejamkan matanya. Padahal keesokan paginya Randy akan tugas menjalankan tugasnya sebagai seorang polisi.


****

__ADS_1


"Ma....pa...." lebih baik papa sama Mama istrahat dulu, Reihan tau mama sama papa pasti lelah." ucap Reihan sambil memanggil asisten rumah tangganya untuk menghantarkan pak Burhan dan ibu Sania ke kamar tamu.


"Ya sudah kalau begitu, papa sama Mama istrihat dulu ya." ucap pak Burhan dan ibu sania sembari berlalu dari hadapan Linda dan juga Reihan mengikuti asisten rumah tangga keluarga Himalaya. Linda begitu takjub melihat besar dan megahnya rumah keluarga Randy walau masih lebih besar dan megah rumah milik om Andruw, tetapi Linda sangat takjub dengan rumah mewah keluarga Reihan.


"Ayo sayang." ajak Reihan sambil menggandeng tangan Linda naik ke lantai dua berniat untuk istirahat. Dikamar pribadi milik Reihan.


"Mas ini kamar kamu?


"Ini kamar kita sayang." sahut Reihan


Linda hanya nyengir,karna dirinya lupa status Linda sekarang sudah sah menjadi istri dari Reihan Himalaya.


Linda hanya berdiri saja, mengamati kamar milik Reihan.


"Kamu kok bengong sayang?


"Eh tidak mas!"


"Kamar mandi dimana ya?


"Itu....tunjuk Reihan


"Kamu mau mandi sayang?


"Iya mas, badan Linda sudah lengket dan gerah." ucap Linda sambil berlalu mengabil handuk dan baju gantinya yang ada didalam koper miliknya.


Setelah mengambil baju ganti di dikopernya, Linda langsung masuk ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Karena sudah larut malam sehingga Linda pun dengan cepat menyelesaikan ritual mandinya. Setelah kurang lebih 15 menit Linda melakukan ritual mandinya, Ia pun langsung menggunakan pakaian gantinya.


Kemudian Linda keluar dari kamar mandi, alangkah terkejutnya Linda ketiak dirinya membuka pintu kamar mandi,ia melihat Reihan berdiri dihadapan pintu kamar mandi dengan hanya menggunakan boxernya.


"Aduh mas, buat terkejut aja." gerutu Linda karna dirinya benar benar terkejut melihat suaminya yang tiba tiba berdiri dihadapan pintu kamar mandi.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2