Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
LINDA KECEPLOSAN


__ADS_3

Esok harinya Riyanti menepati janjinya kepada Linda untuk bertemu di cafe biasa Linda nongkrong bersama teman temannya.


Riyanti dan Janpilan tiba di cafe, dan melihat situasi cafe sudah mulai ramai di kunjung pengunjung, yang kebanyakan pengunjungnya adalah mahasiswa.


"Rin....sini!" panggil Linda dari pojok cafe.


"Eh mas itu Linda yuk kita kesana!" ujar Riyanti sambil menarik tangan Janpilan. Janpilan hanya menurut saja. Padahal disana banyak mahasiswa mahasiswinya. Tapi sayang banyak banget mahasiswa mas disini, ngak bisa pindah tempat apa?"


"Sudah tidak apa apa!" jangan jangan mas malu ya jalan dan makan bareng sama Riyanti?"


"Kok malah mas yang dituduh yang malu sih?" mas hanya menjaga reputasi kamu sayang!"


"Tidak mas!"Ayo .....ucap Riyanti sambil terus bergelut manja kepada Janpilan tanpa memperdulikan mahasiswa mahasiswi yang ada di cafe,


"Semua mata tertuju kepada Riyanti dan Janpilan banyak mahasiswa yang yang ada di dalam Cafe merasa segan melihat Pak Janpilan berada di sana. Ada juga yang merasa cuek saja, Bahkan tidak sedikit dari mereka yang sangat iri kepada Riyanti, karena dapat bersanding dengan Pak Janpilan.


"Janpilan hanya menurut saja kepada Riyanti. Bahkan Riyanti tidak merasa malu menunjukkan kemesraan mereka di hadapan mahasiswa mahasiswi suaminya sendiri.


"Hai Lin...." sudah lama ?"ucap Riyanti sambil cipika cipiki bersama Linda.


"Belum kok baru saja sekita sepuluh menit." ucap Linda sambil mempersilahkan Riyanti dan pak Janpilan duduk.


"Silahkan duduk pak Dosen!" ucap Linda sambil cengengesan.


"Pak Dosen killer maksudnya?" ucap Janpilan yang mampu membuat Riyanti dan Linda tertawa terbahak-bahak.


"Sayang sudah dong jangan diingat ingat melulu kami ngatai mas dosen killer." ucap Riyanti sambil mengecup wajah tampan suaminya di hadapan Linda. Bahkan tidak sedikit mahasiswa mahasiswi yang menyaksikan itu.


"Sayang kok kamu tiba tiba agresif gitu sama mas?" bisik Janpilan tepat ditelinga Riyanti.


"Tidak apa apa biar semua mahasiswi mas mengetahui kalau mas itu milik Riyanti seorang, agar mereka tidak menggoda mas sewaktu mengajar nanti di kampus." ucap Riyanti dengan berbisik.


"Kalian kok bisik bisik sih?" ucap Linda karna melihat Riyanti dan Janpilan berbisik bisik di hadapannya.


"Oh tidak apa apa!" santai aja." ucap Riyanti.


"Oh ya pak dosen Sama Riyanti mau pesan apa?"

__ADS_1


"Aku mie goreng dan jus jeruk saja deh!" ucap Riyanti


"Kalau pak Dosen?"


"Samakan saja biar cepat." ucap pak Janpilan kepada Linda.


"Mas...mas..." panggil Linda kepada salah satu pegawai yang bekerja di cafe.


"Iya mbak! mau pesan apa ya?"


"Saya mau pesan mie gorengnya tiga, jus jeruknya tiga dan nasi putihnya satu ya mas!"


"Baik, ditunggu ya mbak!"


pegawai cafenya berlalu meninggalkan meja yang ditempati oleh Linda, Janpilan dan Riyanti.


"Oh ya Rin, bagaimana perjalanan bulan madu kalian di pulau Dewata Bali menyenangkan tidak?"


"Menyenangkan dong!" namanya kita jalan sama pasangan yang paling kita cintai, iya kan sayang!"ucap Riyanti menimpali bahasanya kepada pak Janpilan.


"Wah asik dong berarti gue bakal jadi ounty dong Rin!" ucap Linda tanpa mikir pak Dosenya ada dihadapannya.


"Maksud kamu?"


"Sudah ada belum Pak Janpilan junior disini?" bisik Linda tepat ditelinga Riyanti, membuat Riyanti mengerutkan keningnya.


"Kamu kira kira dong Lin....." kami menikah saja baru tiga Minggu masa terus ada Janpilan junior?


"Siapa tau top cer!" bisik Linda


"Ada apasih sayang kok kalian bisik bisik?" tanya Janpilan merasa penasaran karna melihat kedua sahabat itu bisik bisik dihadapannya.


"Tidak apa apa mas, ini urusan perempuan kok." ucap Riyanti sambil mengembangkan senyumnya.


Satu persatu mahasiswa mahasiswi yang ada di cafe pergi dari cafe karna melihat keberadaan pak Janpilan disana. Karna segan melihat sang pemilik kampus sekaligus Dosen mereka berada disana. Mereka merasa kurang leluasa dengan adanya pak Janpilan disana.


"Cabut yuk ada pak Janpilan disini sama istrinya." ucap Rian yang kesal melihat keromantisan Riyanti Dangan Janpilan.

__ADS_1


"Tapi makannya belum habis Loh"


"Yuk cabut tidak enak suasana kalau ada dosen disini, jadi tidak bebas." ucap Rian berbohong padahal karna dirinya sangat kesal melihat keromantisan Riyanti dengan Janpilan. Karna selama ini Rian sangat mencintai Riyanti.


"Akhirnya teman teman Rian pun menyetujui dan merekapun pergi dari cafe itu.


"Sussst lihat tuh Rian tidak tahan melihat kemesraan kalian berdua!" bisik Linda tepat ditelinga Riyanti.


"Riyanti menoleh ke belakang dan jelas Rian sudah meninggalkan cafe dan teman temanya.


"Kasihan si Rian cinta bertepuk sebelah tangan." ucap Linda keceplosan Linda langsung menutup mulutnya karna baru menyadari kalau pak Janpilan ada disana.


"Saya tau kalau Rian mencintai istri saya!" kamu tidak perlu menutup mulutmu." ucap Janpilan karna melihat Linda langsung menutup mulutnya ketika dirinya mengatakan cinta Rian bertepuk sebelah tangan.


"Jadi Pak Dosen tau kalau Rian, Dokter Devan dan Heriyanto juga mencintai Riyanti?" tanya Linda kepada pak Janpilan yang mampu membuat Riyanti dan Janpilan terkejut ketika Linda mengatakan kalau Heriyanto mencintai Riyanti.


"Maksud kamu apa Lin?" kamu bilang Heriyanto mencintai aku?" Bukannya jelas-jelas selama ini kalau Haryanto sangat membenciku?"


"Jadi kamu tidak tahu kalau Heriyanto sangat mencintaimu?"tanya Linda tanpa memikirkan perasaan pak Janpilan yang ada disana, hanya mematung karena mendengar adik kandungnya sendiri mencintai istrinya juga.


"Aku sama sekali tidak mengetahui itu yang aku tahu kalau Heriyanto sangat membenciku sehingga ia sering membully ku di kampus.


"Iya itu dulu!" benci dan Cinta Kan beda tipis!" akhir-akhir ini dia sangat mencintai kamu.Aku tahu betul itu, Aku pernah dengar dia berbicara sendiri." ucap Linda tanpa memikirkan perasaan Pak Janpilan yang masih bengong di sana.


" Linda....." Kalau bicara itu lihat dulu di mana kamu berbicara, Kamu tidak mikir apa perasaan suami aku?"


Linda menutup mulutnya dia langsung minta maaf kepada Pak Janpilan karena dirinya berbicara tanpa memikirkan perasaan Pak Janpilan yang ada di sana.


"Pak Maafkan Linda pak dosen!" Linda keceplosan." ucap Linda kepada Janpilan.


"Tidak apa apa!" trimakasih kamu sudah memberitahu kepada saya semuanya. Kamu tidak salah kok, seharusnya saya berterima kasih kepada kamu karna akhirnya saya mengetahui kalau adik kandung saya sendiri mencintai istri saya." Ucap Janpilan


"Sayang....! panggil Riyanti sambil memegang tangan Janpilan karna Riyanti tau betul kalau Janpilan, merasa sakit hati mendengar adik kandungnya sendiri mencintai istrinya.


"Tidak apa apa sayang!" kamu tidak salah, mencintai seseorang itu hak setiap orang. Kita tidak bisa melarangnya. Tapi tergantung orang yang dicintai merespon atau tidak." ucap Janpilan.


"Mas percayalah cinta Riyanti hanya untuk mas, dan tidak ada pria manapun yang ada dihati ini selain namamu Sayang." ucap Riyanti sambil mengecup bibir manis Janpilan tanpa perduli adanya Linda disana. Membuat hati Janpilan menjadi menghangat.

__ADS_1


__ADS_2