
Ka Riyanti hari ini sudah pulang ke rumah sama keponakan-keponakan Ku Bu." Ucap Naira kepada Ibu Anjani.
"Iya hari ini dokter sudah mengijinkan Kakakmu pulang dari rumah sakit. Jadi tolong bantu ibu dan tante Mira untuk mempersiapkan acara penyambutan Kakak kamu dan cucu Ibu." ucap ibu Anjani kepada Naira.
"Dengan senang hati Bu Naira akan membantu ibu dan juga tante mira.
Naira tampak antusias membantu Tante mira dan ibu Anjani mempersiapkan segala sesuatu penyambutan bayi kembar pasangan Janpilan dan Riyanti. Apalagi sebelumnya Janpilan sudah menyiapkan kamar yang di sulap sedemikian rupa dengan ciri khas anak anak masa kini. Kamar kedua bayi kembar Alexa dan Alex.
"Wow ternyata kamarnya luas dan cantik ya Bu."ucap Naira kepada Ibu Anjani ketika Naira membantu Bu Anjani membersihkan kamar milik Alexa dan Alex.
"Iya kamarnya cantik." sahut Anjani
Berbagai macam hidangan makanan sudah disediakan oleh asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman Janpilan atas perintah dari Tante Mira dan juga Ibu Anjani. para kerabat dan juga tetangga dekat, sudah mereka undangan untuk menyambut anggota baru di keluarga Janpilan.
Linda yang mendapat kabar, jika Riyanti sudah bisa pulang dari rumah sakit, Ikut bahagia. bahkan rencananya setelah pulang dari kantor ia langsung menuju kediaman Janpilan. Linda sudah tidak sabar menunggu kepulangan Reihan. Ia sudah mandir mandir di ruang kerja Reihan. Tiba-tiba Rehan masuk dan melihat istrinya sudah mondar-mandir di sana.
"Ada apa Sayang kenapa kamu sepertinya gelisah?
"Mas lama banget sih?
"Kamu kangen sama Mas? bukannya Baru tiga jam Baru mas tinggal ?" ucap Reihan percaya diri.
Bukan gitu Mas, tapi Linda ingin minta izin kepada mas. Linda ingin ke rumah Riyanti Soalnya hari ini Riyanti sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Jadi ada acara penyambutan kepulangan Riyanti di rumah mas Janpilan. Tante Mira dan Om Andruw sudah meminta Linda datang ke sana untuk memeriahkan acara penyambutan Alexa dan Alex di kediaman Mas Janpilan.
"Iya kalau masalah itu Mas juga tahu, tapi kenapa kamu sampai gelisah seperti itu?
"Takut Mas nggak ngijinin Linda pergi ke sana."
"Tidak mungkin Mas tidak mengizinkan kamu pergi ke rumah Janpilan. Karena bagaimanapun Alexa dan Alex itu adalah keponakan ku. Dan Janpilan itu adalah kakak sepupuku. Jadi kamu tenang saja kita lebih baik sekarang pulang, agar kita bisa langsung pergi ke rumah Janpilan." ucap Reihan kepada Linda.
Linda begitu girang hingga dirinya langsung memeluk Reihan.
__ADS_1
"Terima kasih Mas sudah mengizinkan Linda untuk acara penyambutan Alex dan Alexa di rumah sahabat Linda sendiri." ucap Linda sembari mengecup wajah tampan suaminya. ketika Linda memberikan kecupan hangat kepada suaminya, hati Reihan begitu bahagia.
"Iya Mas izinkan pergi ke sana, tetapi dengan satu syarat.
"Apa itu mas?
"Nanti malam Mas minta jatah."
"Ya Allah Mas!" Linda kira entah Apa syaratnya, itu sudah kewajiban Linda untuk melayani mas sebagai istri mas." ucapnya sembari langsung mengecup bibir manis Reihan membuat hati menghangat dan Reihan semakin gemas melihat tingkah istrinya.
"Ya ampun baru dikasih izin seperti itu aja sudah mendapat kecupan hangat dari istriku. Bagaimana jika aku memberikan kejutan yang lebih besar kepadanya, pasti dia sangat bahagia." Gumam Reihan dalam hati sembari mengembangkan senyumnya ke arah Linda.
"Ya sudah kalau begitu ayo kita pulang." ujar Reihan kepada Linda.
****
Setelah selesai tugas, Randy berniat untuk pergi ke rumah Janpilan berniat ingin ikut serta menyambut kepulangan Riyanti dan kedua bayi kembarnya dari rumah sakit. Disamping ingin bertemu dengan Janpilan dan Riyanti begitu juga keponakannya. Randy juga tidak sabar ingin bertemu dengan Naira, wanita yang akhir-akhir ini mengisi hatinya. Dan membuat hari harinya menjadi berwarna
"Naira lagi apa ya?
lima belas menit dalam perjalanan Randy tiba di kediaman Janpilan. Ia sudah melihat banyak kerabat dan juga para tetangga menghadiri pesta syukuran penyambutan Alexa dan Alex.
Ia melihat sosok Naira tampak sibuk membantu tante Mira dan juga Ibu Anjani.
"Eh Randy Sudah datang toh?" ucap Ibu Anjani ramah
"Iya Bu, baru pulang dinas Soalnya. ini saja belum sempat pulang ke rumah."
ucap Randy sembari memberi salam dan mencium punggung tangan Ibu Anjani.
"Kamu minum dulu gih, sepertinya kamu sudah lelah di perjalanan." ujar Ibu Anjani sembari memberikan segelas air putih kepada Randy. Randy mendapat sambutan hangat dari ibu Anjani, membuat hati Randy begitu bahagia. Ia berharap jika Ibu Anjani mengetahui isi hatinya terhadap Naira sikap manis menjadi tidak berubah kepadanya.
__ADS_1
Tiba-tiba tante Mira datang menghampiri Randy yang masih berdiri kokoh di dekat Ibu Anjani dengan mengenakan baju dinas kepolisian miliknya.
"Eh ternyata pak pol Putra Tante sudah tiba di sini." ucap Mira sembari langsung mengembangkan senyumnya kepada Randy.
"Maaf Tante, Randy telat dan tidak sempat membantu tante dan ibu Anjani soalnya Randy baru pulang tugas kebetulan ada kasus yang lagi Randy ditangani." ucap Randy kepada tante Mira dan juga Ibu Anjani.
"Tidak apa-apa, kamu datang saja Tante sudah sangat senang. Tapi lebih senang lagi jika kamu membawa calon istri kamu dan mengenalkannya kepada Tante." ucap Tante Mira sambil mengembangkan senyumnya kepada Randy dan juga Ibu Anjani.
"Doakan saja Tante, Randy juga pengennya seperti yang tante inginkan tapi kita hanya berencana tetapi yang menjadikan Allah subhanahu wa Ta'Ala ucap Randy kepada tante mira mengembangkan senyumnya.
"Naira!" sini nak panggil tente Mira
"Ada apa Tante ?tanya Naira sambil berjalan mendekati tante mira.
"Tolong temani Randy menghantarkan ini ke rumah tante. soalnya takut asisten rumah tangga tante mencarinya." ucap tante Mira kepada Naira sembari memberikan sebuah bungkusan kepada Naira
"Ya sudah tidak apa-apa tante sini , biar Naira saja yang antar sendiri. Tidak perlu merepotkan Mas Randy. Karena sepertinya Mas Randy masih lelah." ucap Mira Sembari menatap kearah Randy yang terlihat berkeringat.
"Tidak apa-apa Nak, biar Mas antar kamu.
"Tapi mas, sepertinya masih capek deh.
"Tidak Nai, Ayo kita antar."ujar Randy sembari langsung menarik tangan Naira. Ia pun langsung menaiki motor ninja miliknya.
"Ayo naik Nai." ucap Randy sambil memasangkan helm kepada Naira membuat wajah mereka saling berdekatan. Membuat jantung Randy berdegup kencang saat menatap wajah cantik Naira.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
jangan lupa mampir yuk ke karya Morata yang akan rilis tgl 22 April
__ADS_1