Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
AKAD NIKAH LINDA DAN REIHAN


__ADS_3

Padahal niat Janpilan hanya untuk menjahili istrinya.


"Maaf mom," Tadi Janpilan hanya bercanda kok.


"Bercanda itu ada batasnya lihat tuh menantuku sudah kelelahan berjalan karna membawa bawa anak kamu kemana mana, bukannya kamu gendong malah kamu katain." ucap tante Mira sembari langsung memukul jidat Janpilan.


Setelah Riyanti berada di dalam rumah, ia begitu terkejut melihat sosok Linda berada di sana bersama Reihan dengan menggunakan layaknya seorang pengantin.Apalagi dengan kehadiran Pak penghulu, yang membuat Riyanti semakin bertanya-tanya.


"Memangnya siapa yang mau menikah kok ada Pak penghulu?


"Linda yang mau menikah sama Reihan sayang bisik Janpilan tepatnya di telinga Riyanti membuat Riyanti sangat terkejut. Ia pun langsung menghampiri Linda dan langsung memukul punggung Linda. Karena kesal melihat sahabatnya tidak memberitahunya bahwa Linda akan segera melangsungkan akad nikah.


Padahal Riyanti sama sekali tidak mengetahui Mengapa Linda menikah dadakan.


"Dasar kamu sahabat tidak punya ahlak.


"Kamu menikah tidak bilang-bilang samaku, sahabat macan Apa kamu?


"Apa kamu tidak menganggap aku sebagai sahabatmu lagi?sehingga kamu menyembunyikan ini semua dari Ku?' Ucap Riyanti sedikit kesal melihat sahabatnya.


Linda hanya nyengir melihat tingkah sahabatnya. Ia pun tidak bisa menyalahkan Riyanti yang kesal terhadapnya. Karena memang benar Linda sama sekali menutupi berita bahagia itu dari sahabatnya.


"Bukan salah Linda, kakak ipar ini salah Reihan Timpal Reihan menimpali percakapan Linda dan juga Riyanti.


"Ada apa ini sebenarnya?


"Nanti gue ceritain deh," ribet soalnya." ucap linda sambil nyengir. AKBP Randy pun sudah tiba di rumah utama keluarga Om Andruw. sehingga akad nikah pun akan segera dimulai.


"Apakah kamu sudah siap tanya om Andruw kepada Reihan.


"Insyaallah Reihan sudah siap Om!" Sahut Reihan kepada Om Andrew.


Pak Burhan dan ibu Sania pun bertanya kepada Linda.


"Bagaimana Sayang apakah kamu sudah siap?


"Insyaallah linda siap Pa." ucap Linda sembari meneteskan air matanya.


"Jangan menangis, ada Papa dan Mama di sini memberi Restu untukmu. Semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah." ucap Ibu Sania dan pak Burhan.


Kemudian Pak penghulu pun langsung bertanya kepada kedua mempelai dan para kerabat yang hadir di sana


"Bagaimana apa acara akad nikahnya sudah bisa kita mulai?


"Sudah Pak sahut Reihan, Randy dan juga kerabat lainnya yang turut hadir di sana.

__ADS_1


"Kalau begitu ayo segera kita mulai acara akad nikahnya."


"Saudara Reihan Bin Himalaya saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Linda binti Burhan dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas seberat 150 gram dibayar tunai.


"Saya terima nikahnya Linda binti Burhan dengan mas kawin tersebut dibayar tunai." ucap Rehan Dengan lantang tanpa jeda sedikitpun.


"Bagaimana para saksi sah?


"Sah....


"Sah......


Reihan pun langsung mengecup kening Linda dan mereka pun bertukar cincin. Setelah acara akad nikah selesai menu makanan apa adanya pun sudah dihidangkan di sana.


Karena kebetulan acara resepsi pernikahannya belum dilaksanakan mengingat akad nikah mereka begitu mepet. Sehingga acara resepsi pernikahan mereka diadakan bulan tiga Minggu kedepan.


"Selamat ya Lin....ternyata kamu menjadi adik ipar aku." ucap Riyanti sambil terkekeh.


"Linda pun langsung memeluk sahabatnya. Ia tidak menyangka Linda menikah dengan sepupu dari suaminya Riyanti.


"Terima kasih sahabat baik ku." ucap Linda sambil meneteskan air matanya


"Kamu kenapa menangis seharusnya kamu bahagia dong." ucap Riyanti.


"Eh tunggu dulu, tapi kamu masih punya hutang sama aku. hutang untuk menjelaskan ini semuanya." ucap Riyanti kepada Linda sembari menatap dengan tatapan menyelidik.


"Kamu tenang saja nanti gue pasti cerita sama lo."


"Awas kalau tidak!" ancam Riyanti sambil terkekeh.


Melihat interaksi antar Riyanti dan juga Linda Reihan menggelengkan kepalanya. Ia tidak menyangka istrinya yang baru saja dinikahinya beberapa menit yang lalu begitu akrab dengan kakak iparnya.


"Lo makan banyak-banyak deh supaya ada tenaga lo untuk lahiran nanti." ucap Linda Sambil tertawa cengengesan.


"Emangnya lo nggak makan banyak lagi?


"Badan lo kok kurusan?


"Apa adik ipar gue nggak ngasih Lo makan?


"Jangan sekate-kate dong, gue aja yang diet."


Kalau masalah makanan, lo tidak perlu tanya tinggal gue minta saja di restoran milik laki gue." ucap Linda sambil cengengesan.


" Cie ileeh....lo ngatain gue menikah dengan mas Janpilan yang umurnya jauh dan dari gue, sekarang lo termakan cakap. lo menikah juga dengan laki-laki yang umurnya jauh dari lo." ucap Riyanti membuat Linda tersenyum kikuk.

__ADS_1


"Rin lo jangan buka kartu dong!" Kan gue malu di hadapan laki gue."


"Makanya jangan sekate-kate. Dulu aja lo ngatain gue." ucap Riyanti .


"Oh iya japet dan Ricardo tidak tahu masalah pernikahan dadakan lo ini? Linda menggelengkan kepalanya. Pertanda Ricardo dan japet tidak mengetahui mengenai pernikahan dadakan Linda.


"Yang benar aja dong ....masa lo tidak ngasih tahu sahabat kita?


"Ceritanya panjang lo pasti tidak percaya kalau gue akan cerita semuanya." ucap Linda


"Makanya lo masih punya hutang cerita semuanya. Gue tidak mau ada yang lo tutupin dari gue." ujar Riyanti.


"Gue janji deh, gue akan cerita Semuanya sama lo, Tapi jangan sekarang ya. Tidak enak juga kita cerita, sementara masih banyak kerabat kita yang hadir di sini. Ucap Linda


"Ya sudah kalau begitu besok gue tagih utang lo."


Linda menganggukkan kepalanya dan Riyanti pun berlalu dari hadapan Linda pergi menghampiri tante Mira.


Sementara Randy tampak gelisah, Ia pun merasa tidak enak hati berada di sana karena hanya dialah yang belum memiliki pasangan hidup.


"Mau sampai kapan kamu masih melajang nak? tanya Om Andruw kepada AKBP Randy.


Randy menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. Padahal pertanyaan itu yang yang ingin dihindari oleh Randy. Tetapi Om Andruw sudah keburu bertanya kepada Randy.


"Doakan saja Om, agar ada wanita yang mau sama Randy yang sudah umur seperti ini." ucap Randy sambil tertunduk.


"Doa Om selalu menyertai kamu. Jika kamu membutuhkan bantuan jangan sungkan-sungkan ngomong sama Om ." ucap om Andruw kepada Randy.


Sementara Naira yang lagi asik melayani para tamu undangan atau kerabat yang hadir menghadiri akad nikah Linda Dan Reihan tidak memperhatikan sosok Randy berdiri disana. sehingga ia pun menabrak Randy dan minuman terjatuh ke baju yang dipakai oleh Randy.


"Ma...maaf om! ucap Naira sembari melap baju yang digunakan Randy.


"Sudah tidak apa-apa!" ucap Randy sembari menatap Naira dengan tatapan yang penuh arti dia bertanya-tanya sosok Naira siapa di sana.


Naira yang masih baru lulus dari sekolah SMA pun langsung berlari menghampiri Ibu Anjani. Karena ia takut Ibu Anjani akan marah terhadapnya.


" Ma.....maafin Naira Bu! ucap Naira sembari memegangi kedua daun telinganya.


Ibu Anjani menatapnya dengan tatapan tajam.


Ia pun tidak memarahi putrinya tetapi sedikit kesal kepada putrinya yang tidak memperhatikan Kan pekerjaannya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2