Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
KEPERGOK


__ADS_3

Akhirnya om Andruw mengalah, dan berlalu dari hadapan Janpilan dan Riyanti dan kembali kekamar setelah selesai dari kamar mandi.


"Awas jangan sampai kebablasan." ucap om Andruw sambil cengengesan membuat Riyanti tertipu malu, Tidak dapat menatap om Andruw.


Sepeninggalan om Andruw, Riyanti mencubit lengan Janpilan


" Makanya mas, jangan asal dong lihat tuh." papi lihatin kita" ucap Riyanti sambil memanyunkan bibirnya membuat janpilan semakin gemas melihat kekasihnya dan langsung mengecup bibir Riyanti sekilas.


"Ih mas!" main nyosor aja nggak lihat apa Ini di mana.


"Biarin aja kan kamu calon istri mas!"


"Iya masih calon istri Mas, belum halal!"


"Mas jadi nggak sabar untuk halalin kamu sayang !"


"Tapi dulu sepertinya mas tidak pintar ini deh ngegombal kayak gini yang ada muka mas muka bengis melulu bahkan seolah ingin memakan Riyanti. apalagi ketika Riyanti kentut waktu Mas mengajar di kelas.! ucap Riyanti mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu.


"Jadi kamu ngatain Mas muka bengis?"


"Memang kenyataannya seperti itu dulu mas, apalagi ketika Mas mengancam Riyanti memberikan nilai E, dan memanggilku ke ruangan Mas!" di situ jantung Riyanti seperti mau copot." ucap Riyanti


"Tapi sekarang kamu cinta kan sama mas?"


"Entah!" Kok bisa ya Riyanti cinta sama dosen killer kayak mas?"


"Itu karena mas tampan dan baik!"ucap Janpilan memuji dirinya sendiri membuat Riyanti tertawa terbahak.


"Tiba-tiba Bu Anjani keluar, seperti Biasanya kalau di tengah malam bu Anjani selalu minum air putih. Bu Anjani melihat mereka masih bercanda tawa bahkan belum ada rasa ngantuk di antara mereka.


"loh kalian kok belum tidur? emangnya kalian tidak capek Apa di jalan tadi?"


"Sebentar lagi Bu!" nanggung filmnya!"ucap Janpilan berbohong. Padahal dirinya tidak ada memperhatikan sama sekali film yang lagi tayang di salah satu stasiun televisi yang ada di layar kaca.


"Oh oh nontonnya?" jangan terlalu larut nanti ya jangan lupa istirahat."ujar Anjani sambil berlalu ke dapur untuk mengambil air minum. kemudian ibu Anjani pun kembali masuk ke kamar untuk melanjutkan tidurnya.


"Mas lebih baik Mas istirahat deh ngak dengar apa kata ibu?"


"Kita di sini aja ya Sayang tidurnya!"


"Ngak boleh Mas!" apa kata orang nanti!"


"Kan tidak ada orang lain di rumah ini hanya keluarga kita." ucap Janpilan sambil mengembangkan senyum licik.


"Mas jangan mulai deh!" lebih baik Mas istirahat masuk ke kamar Riko. ucap Riyanti sambil menarik tangan Riyanti agar Janpilan berdiri dari tempat duduknya.


"Tapi mas maunya tidurnya sama kamu sayang!"

__ADS_1


"Belum saatnya Mas!" sabar dua minggu lagi kok!" ucap Riyanti sambil terus menarik tangan kekasihnya agar segera masuk ke dalam kamar untuk istirahat.


"Ya sudah deh!" Mas tidur tapi cium dulu dong!"pinta Janpilan kepada Riyanti


Karna tidak mau ribet, iya pun langsung mencium kekasihnya agar tidak terlalu banyak alasan yang diberikan Janpilan kepadanya.


Cup


"Sudah kan mas Masuk gih istirahat mimpi yang indah ya?"ucap Riyanti sambil berlalu dari hadapan Janpilan


"Tunggu dulu Sayang!"


"Ada apa mas?'


"Ada yang lupa!"


"Apa itu?"


lalu Janpilan langsung menghampiri Riyanti dang mengecup kening dan bibir manisnya. dan berlalu masuk ke dalam kamar Riko untuk istirahat berharap Janpilan dapat memejamkan matanya.


Riyanti pun masuk ke kamar Bu Anjani, untuk istirahat. Bu Anjani yang melihat putrinya baru masuk pun bertanya.


"Sudah selarut ini kalian kok belum tidur apa kalian tidak capek nak?"tanya ibu Anjani dengan lembut


"Iya Bu Tadi kata Mas janpilan dia belum bisa tidur jadi nanti temenin dulu nonton televisi jawab Riyanti.


"Oh ya sudah kalau begitu kamu tidur aja ini sudah larut malam!"ucap Ibu Anjani sambil kembali membaringkan tubuhnya.


Bahkan rasa kuatir kalau tante mira tidak menerimanya menjadi menantu Bahkan ia takut jika dirinya menjadi menantu di keluarga Om Andrew dia Tidak dianggap. tetapi ketika Riyanti mendengar pujian dari mulut tante mira membuat hatinya semakin menghangat.


"Mudah-mudahan tante mira benar-benar menerimaku sebagai menantu."gumam Riyanti dalam hati.


Kemudian. Riyanti pun berdoa meminta petunjuk dari Allah agar rencana pernikahan mereka berjalan dengan lancar tanpa kekurangan sesuatu apapun. Tidak berapa lama setelah dirinya berdoa dia pun terlelap tidur mengarungi alam mimpinya.


Sementara Janpilan yang berada di kamar Riko masih saja gelisah tidak bisa memanjangkan matanya iapun kembali duduk


"Mas kenapa?"


"Mas tidak bisa tidur ya karena kamar Riko kecil dan pengap begini?"tanya Riko yang baru bangun dari tidurnya karena melihat Janpilan yang terkadang duduk dan terkadang berbaring.


"Bukan!" bukan karena itu tapi karena Mas lagi mikirin Mbak kamu!"


"Memangnya Mbak Riyanti Kenapa Mas?"


"Tidak kenapa-kenapa dek?" cuman pikiran Mas terus memikirkan mbakmu!"


"Ya sudah Mas lebih baik Mas berdua saja agar diberikan kelancaran untuk acara pernikahan mas sama mbak!"ujar Riko kepada Janpilan

__ADS_1


"Iya dek Terima kasih sudah mengingatkan Mas!"


"Sama-sama Mas!" lalu Janpilan pun berdoa meminta petunjuk dari Allah dan agar dimudahkan dan dilancarkan rencana pernikahan mereka. Setelah berdoa Janpilan kembali membaringkan tubuhnya tidak Berapa lama Janpilan pun terlelap tertidur pulas dan mengarungi alam mimpinya.


****


Pagi hari yang indah matahari sudah menampakkan wajahnya ke seluruh pelosok bumi. Sinar mentari memasuki kamar melalui celah-celah jendela membuat tidur seorang gadis menjadi terusik.


Riyanti terbangun dari tidurnya ia melihat di sekelilingnya sudah tidak ada lagi Bu Anjani dan juga Naira.


"Ini sudah jam berapa sih kok ibu dan Naila sudah tidak ada di kamar?"tanyanya sambil melihat arah jam


"Astagfirullah ternyata sudah jam 8 pagi waduh Ibu kenapa tidak bangunkan aku sih gerutu Riyanti


Kemudian, Ia pun langsung bergegas keluar dari kamar dan masuk ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Setelah selesai melakukan ritual mandinya. Ia pun menghampiri ibu dan adiknya yang lagi asyik mempersiapkan sarapan pagi untuk mereka.


"Ibu kenapa tidak bangunin Riyanti"tanya Riyanti kepada Ibu Anjani


"Ibu tidak tega bangunin kamu Nak!" semalam kamu sudah tidur larut malam apalagi perjalanan kalian semalam cukup jauh!"ucap Ibu Anjani kepada Riyanti.


"Maafkan Riyanti ya Bu!" Sudah telat bangun dan tidak membantu ibu membuatkan sarapan


"Tidak apa-apa sayang?" kan ada adik kamu Nayla dan Riko.


"Riko kemana Bu!"


"Riko kalau libur dia pergi ke ladang untuk memetik sayuran agar bisa kita jual ke pasar!"ucap Ibu Anjani kepada Riyanti.


"Emangnya Ibu panen sayuran apa?"


"Untuk sekarang ibu panen sayur terong dan juga sayur kangkung.


"Memangnya Riko bisa ngerjainnya sendiri Bu?


"Semalam sudah Ibu petik sekarang Riko tinggal mengangkat saja.


"Oh gitu Bu!" Jadi nanti Ibu ke pasar ya!"


"Tidak !" ada ibu Komairah memborong nya!"


"Memangnya untuk apa sebanyak itu buat ibu Komairah ?"


"Ada acara hajatan!" Sahut Ibu Anjani.


"Maafkan Riyanti ya Bu belum bisa berbakti kepada ibu tapi sudah keburu dilamar orang."


"Tidak apa-apa Nak!" namanya juga sudah jodoh."sahut Bu Anjani

__ADS_1


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓💓💓🙏💓🙏🙏💓


__ADS_2