
Akhirnya Reihan dan Linda makan nasi sepiring berdua dengan hanya di bumbui garam. Kemudian Reihan pun berusaha untuk menghubungi asistennya. Tetapi ketika dirinya menghubungi asistennya sambungan telepon selulernya tidak tersambung.
"Gimana sih ini kok Jarot dihubungi tidak bisa!"gumam Reihan.
"Mungkin gangguan jaringan Pak." ucap Linda kepada Reihan. Reihan menganggukkan kepalanya pertanda dia setuju apa yang dikatakan oleh Linda. Kemudian menghubungi Japet.
"Kamu mau menghubungi siapa?
"Japet."
"Untuk apa?
"Untuk meminta bantuan."
"Tidak perlu."ucap Reihan sembari langsung menyambar ponsel Linda dari tangan Linda
"Kembalikan ponselku.
"Tidak."Karena mulai sekarang kamu Itu milikku. Ingat kamu itu calon istriku dan jangan berhubungan lagi dengan laki-laki manapun selain saya."ucap Reihan menegaskan kepada Linda agar tidak berhubungan lagi dengan laki-laki manapun.
"Tapi japet itu sahabat lamaku Pak."
"sudah Jangan membantah, ingat kamu itu calon Nyonya Rehan Himalaya."ucap Reihan kembali menegaskan kepada Linda. Linda menghela napas panjang. Ia pasrah dengan apa yang dilakukan Reihan terhadapnya. Karena jika dilawan pun tidak akan ada gunanya.
"Gimana mau bisa istirahat seperti ini mandi tapi tidak ganti pakaian. Rasanya badanku sudah bau semua." kata Linda kepada Reihan membuat Reihan langsung terkekeh.
"Kok tertawa sih melihat orang menderita?'
"Habis kamu lucu."
"Memangnya Linda boneka."Linda komplain dikatai lucu oleh Reihan.
"Sudah kamu tidak perlu khawatir, aku ada baju ganti kok di mobil. Mungkin bisa itu kamu gunakan untuk sementara waktu.
"Mobil Bapak ada di mana?
"Di parkiran atas. Tadi malam saya meminta Satpam. Untuk memindahkannya ke parkiran atas takut kena banjir."
"Oh kirain tadi di bawah."
"Ya sudah kamu tunggu di sini biar saya ambilkan. kemudian Reihan pun berlalu dari hadapan Linda menuju parkiran di atas gedung. Reihan pun mengambil beberapa baju kaos oblong yang ada di mobil miliknya beserta beberapa snack persediaan di mobil Reihan.
"Ya Allah mimpi apa aku semalam dengan sekejap kesucianku di berebut seorang lelaki yang sangat aku benci selama ini. Sekarang aku harus terjebak lagi di gedung ini. Tanpa harus mengganti pakaian. Jangankan pakaian, kolor pun Tak terganti." gumam Linda merutuki dirinya sendiri.
Tiba-tiba Reihan masuk ke ruang kerjanya dan melihat Linda hanya tiduran di sofa.
"Ini bisa kamu gunakan, Kamu mandi gih. ucap Reihan sembari memberikan beberapa kaos oblong dan juga celana jeans miliknya untuk Linda pakai. Linda menatap Reihan Dengan intens seolah-olah dirinya tidak percaya akan apa yang dilakukan Bos songongnya terhadapnya.
"Serius pak bos ini bisa aku pakai?
__ADS_1
"Iya istriku sayang!"ucap Reihan membuat Linda bergidik ngeri.
"Sudah deh Pak, tidak perlu lebay seperti itu."
"Memangnya siapa yang lebay istriku?"
ucap Rehan kepada Linda. Linda tak menjawab ia memilih langsung masuk ke dalam kamar mandi.
Tetapi ketika Linda berada di kamar mandi, Linda kembali berteriak memanggil Raihan.
"Pak Bos....."
"Iya ada apa istriku?"
"Handuknya mana? Reihan langsung mengambil handuk yang berada di lemari kecil miliknya. Ia pun langsung mengetuk pintu kamar mandi agar Linda dapat menerima handuk yang ia berikan.
"Sayang buka pintunya ini handuknya." ucap Reihan kepada Linda.Linda membuka pintu kamar mandi sangat kecil dan langsung mengeluarkan tangannya untuk meminta handuk kepada Reihan. Tetapi Reihan yang sangat licik langsung menarik tangan Linda membuat pintu pun langsung terbuka lebar.
Hingga dirinya dapat melihat tubuh mulus Linda dengan leluasa.
"Apa yang kamu lakukan Pak Bos! teriak Linda kepada Reihan.
Reihan langsung menutup pintu kamar mandi dan langsung menguncinya agar dirinya dapat mandi bersama Linda. Linda merasa malu hingga Linda langsung menutup bagian sensitifnya dan gunung kembar pemiliknya dengan menggunakan kedua tangannya.
"Sudah tidak perlu malu sayang. saya ini suami kamu."
"Belum suami Pak bos tapi masih calon suami."ucap linda
Membuat Linda sedikit emosi terhadap Reihan.
"Bapak pikir saya wanita murahan?
"Tidak sama sekali."
"Terus kenapa Bapak melakukan itu kepada saya?
"Saya juga tidak mengetahuinya. Dan saya pun tidak menginginkan hal itu terjadi. Tapi karena keadaan yang membuat kita larut dalam suasana.
Jujur saya tidak menyesalinya karena saya sangat beruntung mendapatkan kamu.
"Apa?
"Beruntung?
"Apa Saya tidak salah dengar?"
"Tidak kamu tidak salah dengar sayang. Mas Memang benar-benar beruntung mendapatkan kamu.
Sejujurnya aku minta maaf kepada kamu karena sudah menganggap mu rendah selama ini. Yang ternyata kamu benar-benar menjaga kesucian mu sampai umur kamu yang menginjak 23 tahun. Terimakasih sudah menjaganya untukku." ucap Reihan kepada Linda membuat Linda sedikit bingung dengan sikap manis bos yang selama ini ia anggap songong.
__ADS_1
"Tapi bisa ngak kamu merubah panggilan mu kepadaku?"
"Maksudnya?
"Bisa tidak kamu manggil saya itu jangan pak bos?
"Jadi Linda harus manggil apa?
"Secara umur kita itu jauh berbeda. Dan tidak mungkin Linda panggil nama sama pak bos." ucap Linda kepada Reihan.
"Terserah kamu mau panggil apa, yang penting enak didengar. Soalnya telingaku gatal kalau dipanggil pak bos oleh kamu." ucap Reihan kepada Linda.
"Giman kalau Linda panggil mas saja."
"Nah itu lebih bagus daripada kamu harus manggil saya pak bos."
"Mulai sekarang, kamu harus membiasakan diri memanggil saya dengan panggilan sayang kamu."ucap Rehan sambil mengembangkan senyumnya.
Tiba-tiba suara ponsel milik Linda terdengar jelas di telinga Linda dan juga Reihan. Reihan melihat panggilan telepon seluler yang ada di ponsel Linda terlihat nomor kontak Riyanti yang memanggil.
"Sayang Kakak ipar ku memanggilmu." ucap Reihan kepada Linda.
"Siapa Mas?
"Riyanti."
"Tolong berikan ponselnya sama aku Mas."
Rehan langsung memberikan ponsel milik Linda. Tetapi Linda harus berjanji untuk tidak memiliki hubungan lagi kepada laki-laki lain selain dirinya.
"Kamu harus janji jangan pernah memiliki hubungan lagi kepada laki-laki selain saya." ucap Reihan kepada Linda
"Iya Mas Linda janji Lagian Mas yang sudah merenggut kesucian Linda. Tidak mungkin dong Linda akan berpaling lagi kepada laki-laki lain. ucap Linda kepada Reihan.
****
"Halo assalamualaikum Lin!" kamu Lagi apa kamu baik-baik saja kan?"sapa Riyanti dari seberang.
"Alhamdulillah aku baik-baik saja. Tapi ada sedikit kendala Karena gue terjebak di kantor Himalaya Group.
"Kok bisa?
"Kebetulan semalam gua lembur jadi gue terjebak banjir dan hujan lebat. Sehingga gue sampai sekarang belum pulang ke kosan.
"Siapa teman lo di sana?
"Ada Mas Reihan menemaniku disini. Kebetulan kami sama-sama lembur semalam." ucap Linda kepada Riyanti. Tetapi Riyanti tidak menceritakan kejadian malam itu kepada Riyanti.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏