Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
KATA KATA POLOS NAIRA


__ADS_3

Sungguh pemandangan yang luar biasa jika orang lain melihat mereka. Naira berniat untuk bangkit dari tidurnya. Tetapi karena beban yang ada di tubuhnya sehingga dia sedikit kesulitan untuk bangkit. Perlahan Ia mengangkat tangan Randy yang melingkar di perut Naira. Hal itu membuat tidur Randy sedikit terusik dan kembali memeluk Naira dengan erat.


"Naira berusaha melepaskan pelukan itu tetapi tenaga Naira kalah kuat dari Randy. Yang ternyata kalau Randy sebenarnya sudah terbangun. Tetapi ia memilih untuk pura-pura tertidur karena Randy masih ingin berlama-lama dengan Naira di kamar.


"Mas naira mau ke kamar mandi, emangnya pas mau ngompol di sini? ucap Naira berniat untuk menjahili Randy. Anggaran di segera melepaskan pelukannya.


"Biarin aja, paling tinggal ganti kasurnya."ucap peranti asal membuat Naira sedikit kesal kepada Randy.


" Mas benar-benar sudah gila,


"Ia tergila-gila karena mencintai kamu."


"Mas nayra Serius nih!"


"Memangnya siapa yang main-main?


"Tapi Naira ingin langsung ke kamar mandi."ucap Naira dengan nada memelas membuat pria itu langsung terbangun dari tidurnya.


"Ya sudah Mas temanin,


" Mas ada-ada saja, masa kekamar mandi juga harus ditemani." gerutu Naira karna melihat calon suaminya tidak memberikan Naira terlepas dari pandangannya.


"Ya sudah deh,.kalau mau mandi, ini handuknya." ucap Randy sambil memberikan handuk kepada Naira.


****


Semantara di tempat lain Reihan terlihat gemas melihat Linda. Ketika Linda membersihkan diri dikamar mandi, Reihan sengaja menjahili istrinya. Reihan langsung memeluk istrinya dari belakang sembari memainkan gunung kembar milik Linda Membuat Linda geram melihat tingkah suaminya.


"Mas please deh.... Linda sudah kedinginan nih, Linda mau cepat siap mandi. Kalau mau main jangan disini." ujar Linda. Karna Linda sudah merasa kedinginan.


"Janji ya sayang...."Siap mandi kita main satu ronde saja ya, Karana mas ingin menjenguk anak kita yang ada di dalam sini ." kata Reihan sambil tersenyum penuh kemenangan.


"Ia mas tapi lepasin dulu dong.... kan Linda tidak bisa mandi kalau mas peluk terus begini." ucap Linda sembari berusaha melepaskan pelukan dari Suaminya.


Setelah selesai melakukan ritual mandinya Linda keluar dari kamar mandi. Dengan menggunakan handuk kecil yang dililitkan ditubuhnya. Sementara Reihan langsung bergegas keluar dari kamar mandi. Agar Linda tidak memakai pakaiannya terlebih dahulu sebelum Reihan keluar dari kamar mandi.


Tanpa Linda sadari, Reihan sudah keluar dari kamar mandi. Reihan langsung memeluk Linda dari belakang, Ketika Linda berniat memakai pakaiannya. Reihan langsung menggendong tubuh mungil istrinya dan membaringkannya di atas tempat tidur yang berukuran King size.

__ADS_1


Dengan gerak cepat, Reihan menarik handuk yang digunakan Linda untuk menutupi tubuhnya. Hal itu membuat tubuh mulus Linda terlihat jelas Dimata Reihan. Membuat jiwa kelaki-lakian Reihan semakin bangkit.


Linda pasrah saja, apa yang dilakukan suaminya terhadapnya. Karna menurutnya percuma juga melarang suaminya.


Dengan penuh semangat, Reihan langsung melahap dan menggempur Morina habis habisan. Ia melakukannya seperti yang ia katakan sebelumnya bahwa Antonio akan melahap Morina. Morina pikir itu hanya omongan Reihan belaka. Tetapi ternyata benar benar dilakukanya.


Pagi yang indah matahari sudah mulai memperlihatkan wajahnya. Hingga sinar mentari menyinari kamar pasangan suami istri yang lagi dimabuk asmara. Sinar mentari masuk melalui celah celah gorden, membuat tidur ibu ibu muda terganggu.


" Huuyam......." Linda menguap sembari bergeliat diatas tempat tidurnya.


Seluruh badannya terasa pegal pegal akibat gempuran yang dilakukan suaminya kepadapnya. Linda melihat suaminya masih tertidur pulas disampingnya. Ia melihat jam yang ada didinding kamarnya.


"Wah sudah jam Delapan." gumamnya dalam hati. Linda langsung bangkit dari tempat tidur dan langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah selesai melakukan ritual mandinya Linda langsung cepat cepat menggunakan pakaiannya agar suaminya tidak keburu bangun. Karna jika Reihan bangun, maka sudah pasti Reihan akan melahapnya kembali.


Linda keluar dari kamar berniat untuk menemui Naira. Tetapi ketika Linda keluar, ia sudah melihat Randy duduk dengan santai diruang tamu.


"Loh kak!" Naira mana?


"Ada dia lagi mandi!"


"Memangnya ada apa kamu nyariin Naira?


"Ini, Linda mau ngasi baju ganti sama Naira. kan dia tidak bawa baju ganti kemari." ucap Linda sambil menunjukkan pakaian yang ingin diberikan kepada Naira.


"Oh iya!" kakak Kak Tidak kepikiran sampai ke sana, sini biar kakak antar."ucap Randy Sambil meminta pakaian ganti yang dibawa Linda.


Linda menyerahkan pakaian itu kepada Randy agar Randy yang memberikan langsung kepada Nayla.


Sementara Naira baru keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya, Ia begitu terkejut melihat kedatangan Randy disana.


"Aaaaak ....."


nayra berteriak, iya sangat terkejut dengan keberadaan Randy di sana. karena daerah belum terbiasa berada di kamar yang sama dengan seorang pria.


"Mas ngapain Masuk?

__ADS_1


"Buat Naira terkejut saja.


"Tidak?" ini Mas hanya memberikan baju ganti untuk kamu. Linda yang meminta mas untuk langsung mengantarkan ini kepada kamu. Kan tidak mungkin juga kamu terus memakai baju yang kamu gunakan semalam!"ucap Randy sembari menyodorkan pakaian yang diberikan Linda kepadanya.


"Ia mas terima kasih, tapi Mas tolong keluar dulu. Naira tidak bisa menggunakan pakaian jika ada Mas di sini.


"Kenapa tidak bisa?


"Pakai saja mas tidak akan lihat Kok." ucapnya sembari langsung menutup wajahnya.


"Jangan macam-macam, Mas lebih baik keluar dulu.


Randy mendengus kesal, Ia pun keluar dari kamar itu. Karena tidak ingin berdebat dengan Naira. Padahal Ia ingin sekali berada di sana untuk memastikan penampilan calon istrinya itu ketika memakai baju ganti yang diberikan Linda kepadanya.


Setelah menunggu beberapa menit Naira pun keluar dengan menggunakan pakaian yang di berikan Randy kepadanya. Ia menghampiri Randy. Ayo sarapan Kamu pasti sudah lapar bukan?


"Hummm.... lumayan."


Randy dan Naira langsung menuju ke ruang makan. Di sana sudah tersaji beberapa macam makanan disajikan. Oleh asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama keluarga Himalaya. Tetapi ketika Naira sudah tiba di ruang makan, ia tidak menemukan sosok Linda di sana bersama Reihan


"Mas!" Kak Linda ke mana sama Mas Reihan?


"Paling mereka masih di kamar, kita tidak bisa ganggu mereka. Maklum jika pagi-pagi sering sekali mereka kerja rodi.


"Kerja rodi?


"Maksudnya apa sih Mas? tanya Naira dengan polosnya karena dirinya benar-benar tidak paham apa yang dikatakan Randy kepadanya. sebelum menjawab pertanyaan dari Naira, Reihan dan Linda sudah menghampiri Randy dan juga Naira.


"Kak Linda baru turun?


"Apakah kak Linda sama Mas Reihan kerja rodi pagi ini? tanya Naira dengan polosnya membuat Linda Dan Rehan langsung membulatkan matanya.


Sementara Randy hanya senyum-senyum saja tanpa peduli dengan tatapan dari Reihan dan juga Linda.


"Memangnya siapa yang mengatakan kami kerja rodi Nai?


"Kak Randy bilang kalau Kak Linda sama Mas Reihan kalau pagi-pagi sering kerja rodi."ucap Naira dengan polosnya. Membuat Reihan langsung melototkan matanya kearah Randy. Randy langsung terkekeh tanpa peduli dengan tatapan adiknya. Sementara Linda hanya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2