
"Jangan bercanda, gue tidak mau kamu memberikan harapan kepada Naira, Naira itu masih polos. Dia belum tau apa apa mengenai asmara. Jadi kalau kamu benar benar cinta dan sayang sama Naira, kamu harus serius sama dia dan jangan pernah mempermainkan perasaan Naira. Karna sekali saja kami menyakiti Naira, gue yang akan jadi lawan Lo." ucap Janpilan.
"Kamu tenang saja!" kalau Tante Anjani mengijinkan sekarang juga gue akan nikahi Naira." ucap Randy
"Jangan ngaco kamu."
"Emang siapa yang ngaco?"
"Ya sudah deh lebih gue langsung pulang saja ini sudah larut malam." ucap Randy kepada Janpilan.
"Seperti yang kamu katakan ini sudah larut malam, lebih baik kamu menginap saja di sini Besok pagi kamu Dari sini pergi dinas."ujar Janpilan karna Janpilan tidak ingin terjadi sesuatu kepada adik sepupunya sekaligus sahabatnya.
Akhirnya Randy memilih untuk menginap di kediaman Janpilan mengingat jam sudah menunjukkan jam satu dini hari.
Randy bergegas masuk ke kamar tamu berniat untuk istirahat. Sementara Janpilan berlalu dari ruang tamu, menuju kamar untuk beristirahat. karena Keesokan paginya, sebelum pergi ke kantor, Janpilan harus terlebih dahulu singgah ke rumah sakit untuk menjenguk Riyanti di rumah sakit.
Karna sebelumnya dokter sudah memberitahu kalau Riyanti sudah diperbolehkan pulang bersama kedua bayinya. Hal itu membuat janpilan menjadi bersemangat.
"Ya Allah semoga anak-anakku menjadi anak yang sholeh dan sholehah." doa Janpilan.
****
Linda terlihat sangat sibuk mengerjakan pekerjaannya yang terbengkalai. Karena Linda sudah beberapa hari tidak masuk ke kantor setelah acara pernikahan dadakan Linda dengan Reihan diadakan. Tiba-tiba japet datang menghampiri Linda di ruang kerjanya.
"Lin......" Ini sudah waktunya makan siang ayo makan, gue sudah lapar nih."ucap japet kepada Linda.
"lebih baik Lo duluan deh, soalnya pekerjaan gue numpuk banget nih," ujar Linda kepada japet
"Pokoknya gue tidak terima penolakan. Kalau kamu masih menganggap gue dan Ricardo sahabat lo."
"Jika memang pekerjaan mu menumpuk, gue bersedia membantu lo nanti, setelah kita selesai makan siang. Lagian lo masih punya utang ke kita berdua mengenai lo yang tidak masuk beberapa hari yang lalu."ucap Ricardo dan japet kompak.
Linda akhirnya tidak bisa menolak ajakan temannya Ricardo dan juga japet. Tetapi sebelumnya Linda mengirimkan pesan kepada Reihan untuk memberitahu kalau dirinya makan siang bareng bersama kedua sahabatnya. Ia juga mengirimkan stiker love kepada Reihan pertanda Reihan tidak perlu curiga terhadapnya karena Linda sudah mencintainya.
Reihan menghela nafas panjang ketika mendapat pesan whatsapp dari istrinya.
Sekilas ia merasa cemburu kepada kedua sahabat Linda yang terlihat akur terhadap istrinya. Bahkan ketika Linda bersama kedua sahabatnya tawa Linda begitu lepas.
__ADS_1
"Kenapa sih setiap Linda bersama mereka sepertinya Linda begitu happy? sedangkan setiap bersamaku Linda tampak kaku dan tidak ada romantis-romantisnya. Gumam Reihan di dalam hati.
Siang itu Reihan memilih untuk tidak pergi ke kantin. Karena ia tidak sanggup melihat kedekatan istrinya kepada kedua sahabat Linda. Tetapi ia tetap memantau Linda dari CCTV yang tersambung langsung ke layar ponselnya. Reihan mengetahui apa saja yang dilakukan Linda bersama japed dan juga Ricardo.
Ricardo dan japet sudah tiba di kantin pun, langsung memesan makanan kesukaan mereka. Tampak Ricardo dan japet sudah tidak sabar menunggu penjelasan Linda. Karena tidak hadir beberapa hari yang lalu.
"Gue minta penjelasan dari lo, kemana lo beberapa hari yang lalu sehingga lo tidak masuk ke kantor? lo juga tidak ngasih kabar ke kita."ucap Ricardo dan japet kompak.
"Gue Tidak kemana-mana kok, hanya saja kedua orang tua gue datang dari kampung. Jadi tidak mungkin banget gue harus ninggalin kedua orang tua gue di rumah."ucap Linda kepada Ricardo dan jaket.
"jadi nyokap dan bokap lo sekarang ada di mana?
"Mereka sudah kembali ke Medan. Mereka datang ke Jakarta hanya ingin melihatku dan ingin mengetahui kabarku saja.
"Apa kedua orang tua lo sehat dan baik-baik saja?
"Alhamdulillah kedua orang tua gue sehat walafiat. Aku bersyukur mereka bisa datang menjengukku ke kota metropolitan ini. Karena aku benar-benar merindukan kedua orang tuaku yang sudah 2 tahun Tidak aku lihat secara langsung.
Apalagi lo tahu sendiri Gue wisuda saja kedua orang tua gue tidak datang karena terhalang biaya." ucap Linda kepada Ricardo dan juga Japet.
"Beberapa menit kemudian pesanan makanan Mereka pun disajikan oleh pengelola kantin. tampak japet dan Ricardo langsung menyodorkan makanan untuk Linda.
"Lo makan Lin sekarang, kamu tidak perlu diet lagi. Hanya saja mengurangi porsi nya." Body lo sekarang sudah okey dan lo semakin cantik." puji Ricardo kepada Linda.
"lo tidak perlu ngejek gue, sejak dulu lo tetap saja begitu.
"Sumpah gue tidak ada niat untuk mengejek lo. Tapi memang benar akhir-akhir ini lo semakin cantik dan sepertinya berat badan kamu juga jauh berkurang ." ucap japet dan Ricardo kompak membuat Linda langsung menatap kedua sahabatnya.
Mereka pun langsung menghabiskan makanan yang disajikan oleh pengelola kantin
setelah selesai makan siang, Linda, japet dan pun memilih untuk kembali mengerjakan pekerjaan mereka diruang kerja masing masing.
"lo pulang bareng siapa ntar sore Li? tanya Japet kepada Linda
"Gue pulang sendiri.
"Gue antar ya!"
__ADS_1
"Tidak perlu gue bisa sendiri."
"Memangnya kenapa lo tidak mau gue antar?
"gue masih ada urusan setelah pulang dari kantor. Jadi Linda mohon kalian mengerti keadaan Linda sekarang." ujar Linda kepada kedua sahabatnya. Dibalas anggukan dari japet dan Ricardo.
Tetapi mereka sedikit merasa Curiga dengan sikap Linda akhir-akhir ini kepada mereka yang sedikit tertutup.
sepeninggalan Linda masuk ke ruangan kerjanya, Ricardo berkata kepada japet kalau dirinya merasakan ada sesuatu yang ditutupin Linda dari mereka.
" Japet......" lo merasa tidak kalau Linda lagi menutupi sesuatu kepada kita?
"Iya sih, sepertinya Linda menutupi sesuatu hal kepada kita. tapi apa ya? tanya Japet kepada Ricardo.
Sudahlah mungkin Linda tidak bisa memberi tahu kepada kita. Karena setiap orang memiliki privasi masing-masing." ucap japed kepada Ricardo dibalas anggukan dari Ricardo. Di ruangan Reihan, Reihan sudah tampak gelisah menunggu istrinya yang tak kunjung masuk ke ruangannya. Padahal Linda sedang sibuk mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya yang beberapa hari di tinggalnya.
"Kok gue seperti orang gila gini sih?
"Rasanya gue tidak rela istri gue duduk bersama laki-laki lain, gue harus melakukan sesuatu agar kedua pria itu tidak mendekati Linda lagi." gumam Reihan dalam hati.
Kemudian Reihan mengirimkan pesan whatsapp kepada Linda agar Linda segera masuk ke ruangan Reihan.
Setelah Linda mendapat pesan whatsapp dari Reihan, Ia pun langsung menuju ruangan Reihan karena dirinya tidak mau Reihan emosi dan akhirnya mereka berdebat.
"Ada apa mas minta Linda kesini? tanya linda kepada ada Reihan.
"Mulai hari ini kamu satu ruangan dengan saya, jadi lebih baik barang-barang kamu dipindahkan ke ruangan ini. Jika kamu tidak mau, maka dengan berat hati saya akan memecat kamu." ucap Reihan formal. Hal itu membuat Linda sedikit kesal terhadap suaminya yang mengambil keputusan sepihak.
"Mas Lain kali kalau ngambil keputusan itu ditanya dulu dong Linda." ujar Linda
"Sudah tidak perlu protes. Sekarang juga Mas akan meminta kepada OB untuk membersihkan barang-barang kamu yang ada di ruangannya. dan memindahkannya ke ruangan ini.
"Ingat sekarang kamu siapa di kantor ini, Kamu istri dari pemilik dan juga CEO Himalaya group. Jadi Mas mohon sama kamu berperilakulah seperti Nyonya Reihan Himalaya." ucap Reihan sambil langsung memeluk Linda.
Bersambung.....
hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1