Jatuh Cinta Karna Kentut

Jatuh Cinta Karna Kentut
MANGGA MUDA


__ADS_3

Linda, japet dan Ricardo akhirnya sepakat pergi kerumah pribadi milik Janpilan, untuk menemui Riyanti. Bukan hanya keperluan sikripsi saja mereka kesana, melainkan mereka juga sudah sangat merindukan sahabat mereka Riyanti..Apalagi menurut mereka Riyanti adalah dewa penolong buat ketiga Sahabat itu.


"Yuk kita berangkat!"


"Lo bawa motor ya Lin?"


"Iya!"


"Berarti kita bawa motor masing masing-masing ya!" tapi kita harus beriringan. karena kami tidak mengetahui tempat tinggal Pak Janpilan yang sekarang, Tetapi kalau rumah om Andruw kami tau."ucap japet dan Ricardo kepada Linda.


"Iya tidak apa-apa tetapi nanti singgah di supermarket ya.!


"Okey bray!"ucapan doa kepada kedua sahabatnya sambil langsung melajukan motornya. Setelah tiba di sebuah supermarket japet, Ricardo dan juga Linda menghentikan motor mereka.


"Kita bawa Buah aja ya Lin."


"Terserah kalian yang penting kalian ikhlas membawanya."


****


Setelah membeli buah tangan untuk mereka bawa ke rumah milik Janpilan, Mereka melajukan motor mereka kerah jalan raya menuju kediaman Janpilan. lima belas menit dalam perjalanan, Linda, japet dan Ricardo tiba Dirumah Janpilan sang dosen killer menurut para mahasiswa yang tidak dengan dengan ketegasan.


"Permisi pak!" sapa Linda kepada pak satpam yang bertugas menjaga keamanan di kediaman pak Janpilan.


"Eh si neng, temannya non Riyanti ya?"


"Iya pak!" Riyanti nya ada tidak pak ?"


"Oh ada neng!"


"Kami bisa masuk tidak Pak?"


"Mereka ini siapa Neng?" tanya Pak satpam karena melihat kehadiran Ricardo dan japet di sana.


"Oh mereka teman satu kampus saya juga bersama Riyanti."


"Sebentar ya Mbak saya tanya dan non Riyanti dulu." ucap Pak satpam kepada Linda melalui masuk ke dalam rumah untuk memberitahu kedatangan Linda dan teman-temannya kepada Riyanti.


"Permisi non!" ada teman-teman Non ingin bertemu."


"Siapa Pak?"

__ADS_1


"Sepertinya Neng Linda dan kedua temannya non, setelah satpam memberitahu kepada Riyanti, kalau bunda datang bersama teman-temannya Riyanti sudah mengetahui siapa saja yang akan datang mengunjungi dirinya.


"Ya sudah suruh masuk aja pak, mereka teman teman Aku semua." ucap Riyanti kepada pak satpam agar pak satpam menyuruh Linda dan Japet dan Ricardo masuk kedalam rumah milik pak Janpilan.


"Neng.... kata non Riyanti masuk saja." ucap pak satpam kepada Linda.


"Ok pak trimakasih." ucap Linda sambil langsung melajukan motornya masuk kehalaman rumah Janpilan sang dosen killer.


"Anybody home ......teriak Linda menggema di seisi rumah milik Janpilan. Hingga si penghuni rumah langsung melihat kearah teriak Linda.


"Kamu Lin!" bisa ngak kamu tidak perlu teriak-teriak. ucap rianti kepada Linda.


"kalau gue nggak teriak lu tidak akan langsung datang menemui gue.


"lu ngapain pagi-pagi Sudah kemari?"


"bukan gue!"lebih tepatnya kedua cecunguk ini.


"Hai Rin siapa jaket dan Ricardo kepada Riyanti.


"loh kok tumben kalian pagi-pagi datang ke rumah suamiku?"


"Kami sudah merindukanmu Rin kami sangat khawatir terjadi sesuatu kepada Kamu makanya kami sampai datang kemari." ucap Ricardo dan japet kepada Riyanti.


Riyanti memanggil asisten rumah tangga nya agar asisten rumah tangga yang membuatkan minuman untuk ketiga sahabatnya.


"Bi minta tolongnya buatkan minuman untuk teman-teman Riyanti."


"Baik non!" sahut Bi Amina sambil langsung berlalu masuk ke dalam dapur untuk membuat minuman kepada ketiga sahabat Riyanti.


"Oh iya Bagaimana keadaan kamu Apa kamu baik-baik saja Rin?


"Alhamdulillah aku sudah baikan."


"Oh iya ada gerangan Apa kalian datang pagi-pagi ke sini?"


Linda menceritakan niat Dari japet dan Ricardo datang menemui dirinya langsung tertawa ngakak.


"Sudah kuduga Kalian ada tujuan tertentu datang kemari, Karena gue tahu kalian tidak akan berani datang kemari kalau hanya untuk menjenguk ku. Tetapi karena keadaan mendadak sehingga kalian datang kemari. apalagi pasti Linda sudah memberitahu Kalau suamiku pagi-pagi begini sudah berangkat ke kantor iya kan?"tebak Riyanti.


"Kok kamu langsung tahu sih Rin?

__ADS_1


"Ya iya lah tahu secara gue kenali Lo berdua bukan hanya setahun,"


"Ya sudah langsung ke intinya saja apa yang bisa aku bantu sama kalian berdua?" tanya Riyanti kepada Jaket dan Ricardo. kemudian Japet dan Ricardo memberitahu maksud dan tujuan mereka datang menemui Riyanti di kediaman Janpilan.


Dengan penuh harap Japet dan Ricardo memohon kepada Riyanti agar Riyanti mau membantu mereka. Riyanti menghela nafas panjang. Ia merasa tidak tega melihat kedua sahabatnya. Apalagi kedua sahabatnya sangat baik terhadapnya. Riyanti tidak ingin kalau kedua sahabatnya akan mengulang satu tahun lagi jika mereka tidak dapat menyelesaikan skripsinya dalam waktu dekat.


"Ya sudah kalian Tenang saja aku akan membantu kalian. Tapi ada syaratnya."


"Apa itu Rin?"


"Gue mau kalian ambil mangga muda yang ada ditaman depan. Habis itu kamu kupas aku ingin memakan mangga muda itu. Tapi suamiku masih di kantor, jadi aku tidak bisa ambil sendiri. Mau nyuruh pak satpam gue Segan." ucap Riyanti.


"Oh kalau masalah itu gampang Rin, yang penting kamu mu nanti kita berdua buat sikripsi dan bantu bujuk suami Lo agar suami Lo Acc on sikripsi gue dan Ricardo." ucap Japet.


"Kalian Tenang saja, aku akan bantu kalian.


" Kalian bawa laptop tidak?


"Ada! ucap japet sembari langsung mengambil laptopnya yang berada di dalam tas ransel nya.


Riyanti pun membantu Ricardo dan japet menyelesaikan skripsi Ricardo dan japet. semetara japet dan Ricardo pergi ke taman depan untuk memenuhi syarat dari Riyanti.


Japet dan Ricardo memanjat pohon mangga yang ada di taman depan rumah milik Janpilan. Pak satpam.yang melihat teman teman Riyanti memanjat pohon mangga yang ada di taman depan langsung menghampiri japet dan Ricardo.


"Loh mas mangganya masih muda kok sudah diambil?"


"Ini permintaan sahabat kami Riyanti, kami tidak ingin membuat anak dari sahabat kami ileran karna permintaan anaknya tidak terpenuhi."ucap Japet sambil terkekeh.


"Oh iya saya lupa non Riyanti sedang ngidam ya."ucap pak satpam sambil cengengesan.


Tiba tiba Janpilan membunyikan klakson mobilnya. membuat pak satpam langsung berlari membuka gerbang, agar mobil milik Janpilan lebih leluasa masuk kedalam halaman rumah.


Ketika Janpilan keluar dari dalam mobilnya, Janpilan terkejut melihat japet dan Ricardo sedang memanjat mangga di taman rumahnya.


"Eh kalian ngapain dimari?


"Eh pak!" ucap Japet dan Ricardo sambil turun dari pokok mangga


"Saya tanya kalian ngapain disini, udah itu kalian manjat manjat ngabil mangga mentah."


"Ini perintah dari istri pak dosen, katanya Riyanti pengen kali makan mangga muda. Dan kami tidak ingin anak dari sahabat kami ileran karna permintaanya tidak terpenuhi pak dosen." ucap Japet.

__ADS_1


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2