Love Is Back

Love Is Back
Sama-sama keras


__ADS_3

"Kak, yakin pernikahan kita Minggu depan?" Tanya Loli yang melirik Niko yang duduk dibalik kemudi.


Niko mengalihkan tatapannya ke Loli dan kembali fokus kedepan.


"Ya, karena aku tidak ingin kamu hamil sebelum kita menikah." Jawab Niko jujur.


Dirinya memang tidak ingin Loli hamil sebelum menikah, apalagi Niko takut jika Loli akan pergi lagi.


Sudah cukup hari ini dirinya dibuat hampir gila karena wanita disampingnya ini, apalagi Niko takut jika Loli pergi dan bersamaan dengan itu Loli positif hamil. Tidak bisa Niko bayangkan betapa tidak bergunanya dia jika itu terjadi.


"Tapi kak apa itu tidak terlalu cepat." Ucap Loli lagi yang seperti menolak pernikahannya dipercepat.


Niko menginjak rem mobilnya tanpa aba-aba membuat Loli hampir saja menghantam dasboard bagian depan.


"Kak kenapa?" Tanya Loli yang belum menyadari ucapanya yang sudah membuat Niko merasa kesal.


Beruntung malam hari jalanan sepi, sehingga tidak ada kendaraan dibelakangnya.


"Katakan apa yang kau inginkan?" Ucap Niko tegas.


Loli yang melihat tatapan tajam Niko, bingung ingin menjawab apa.

__ADS_1


"A-aku." Loli tergagap dirinya bingung ingin menjawab apa.


"Apa kau tidak ingin menikah denganku, apa kau ingin hamil diluar nikah." Cecar Niko membuat Loli semakin tersudut.


"B-bukan begitu kak tapi_"


"Sudahlah jika memang kamu tidak ingin menikah, aku tidak akan memaksa." Niko kembali menjalankan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata. Pria itu cukup kecewa dengan perkataan Loli.


Apa Wanita itu tidak bisa mengerti ucapanya, dia hanya tidak ingin Loli hamil anaknya diluar nikah, apalagi mereka seorang mahasiswa, jika Loli hamil sebelum menikah, dan berita itu sampai tersebar dikampus, pasti Loli sendiri yang akan malu, dan dirinya yang akan menyesal.


Loli hanya diam dengan pikiran yang entah kemana? wanita itu memikirkan ucapan Niko. Tapi jujur dirinya belum siap untuk menikah terlalu cepat, apalagi dirinya baru saja masuk kampus, sungguh dirinya benar-benar belum siap.


Sampainya diaparteman Niko hanya duduk diam dengan tatapan yang masih sama, menunggu Loli untuk turun dari mobilnya.


"Kak aku_"


"Jika belum siap, tidak apa. Aku tidak memaksa, setidaknya aku sudah melakukan yang terbaik dan semua keputusan ada ditangan kamu."


Klik


Niko membuka kunci pintu mobilnya setelah mengucapkan hal itu, pria itu sama sekali tidak menoleh pada Loli yang menatapnya.

__ADS_1


Loli tidak bisa lagi berkata, wanita itu sudah ingin keluar tapi Loli hanya ingin memastikan. "Tidak mau keaparteman?" Tanya Loli dengan wajah berharap.


"Tidak, aku akan pulang kerumah." Jawab Niko menoleh kepada Loli sebentar.


Loli hanya mengaguk, diirinya juga merasa bersalah dengan ucapanya tadi. Tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya tapi Loli juga menghargai usaha Niko. Hanya saja dirinya belum memahami keinginan Niko yang tidak ingin membuatnya malu jika benar-benar hamil.


Masih sama-sama keras kepala, baru sebentar baikan, keduanya sudah saling marahan lagi, lalu siapa diantara keduanya yang harus disalahkan??


Niko kembali melajukan mobilnya, setelah Loli turun, tidak biasanya Niko memperlakukan Loli seperti ini. Kini Loli yang menatap nanar mobil Niko yang menjauh pergi.


"Kenapa rasanya jadi sesak begini." Gumamnya yang merasakan gejolak dalam dirinya yang terasa sesak.


Loli berjalan menuju lobby, gadis yang kini sudah menjadi wanitanya seorang Niko Abrahan. Menaiki lift Loli mengingat-ingat bagaimana mereka bertemu hingga sampai hubungan mereka seperti ini, mengingat itu hatinya semakin sesak dengan perasaan campur aduk.


"Tidak." Loli menggeleng, entah apa yang dia pikirkan Loli kembali menekan angka 1 di tombol lift itu, sehingga life yang dia naiki kembali turun.


Sampainya di lobby Loli kembali berlari keluar, dengan menghentikan taksi yang lewat tanpa menggunakan aplikasi.


Sedangkan tak lama taksi yang membawa Loli pergi, terlihat mobil Niko kembali memasuki area apartemen. Pria itu kembali dengan berjalan tergesa, entah apa yang membuat Niko kembali yang jelas pria itu terlihat begitu khawatir.


.

__ADS_1


.


Next kalau tidak ngantuk 🤣🤣


__ADS_2