Love Is Back

Love Is Back
Jebol gawang


__ADS_3

"Janji sayang akan pelan-pelan, kamu bisa melakukan apapun jika merasa sakit, tapi tidak dengan menghentikan belalai yang sedang berjuang." Ucap Ando yang sudah menahan gairahnya diujung tanduk.


Wajah Olive sudah terlihat pasrah dengan tatapan sayu yang membuat Ando semakin bergairah.


"Lihatlah, tanpa minyak saja goa milikmu sudah sangat basah dan licin." Ucap Ando dengan suara serak saat menyentuh goa Olive yang sudah basah banjir.


Engg


Olive menggeliat merasakan sensasi yang sangat luar biasa untuk pertama kali dia rasakan.


Ando yang melihat reaksi Olive begitu bersemangat.


"Aku mulai sayang." Ucapnya dengan suara parau.


Ando memposisikan tubuhnya didepan bagian tubuh Olive yang begitu sangat menggoda untuk dirinya rasakan.


"Sabar Lai, sebentar lagi kamu akan merasakan jebol gawang virgin." Gumamnya sambil mengarahkan belalainya ke goa kecil Olive yang sedang kembang kempis, serasa ingin menelan belalainya.


"Arrk kak." Olive mencekram seprei putih dengan kuat, saat sesuatu yang keras mencoba masuk kegoa kecil miliknya.


"Tahan sayang, kamu bisa berteriak dan_ argh." Ando merasakan sakit di bagian kedua lengannya saat tiba-tiba kuku Olive menancap bersamaan dengan pucuk belalainya yang berhasil masuk setengah.


"Kak, aku tidak mau. Ini sakit sekali." Ucap Olive sambil menggelengkan kepalanya tanda tidak mau.


Ando menahan napas demi merasakan sakit dilengan tapi juga enak ketika pucuk belalainya mencicipi pintu goa.

__ADS_1


"Sedikit lagi sayang, jangan menyuruhku berhenti.


Melihat Ando yang akan melayangkan protes, dengan cepat Ando membungkam bibir Olive dengan lumattan yang menggebu-gebu.


"Arrkk_ Emphh." Jeritan Olive teredam dengan bibir Ando yang terus melumatt bibirnya untuk mengurangi rasa sakit yang Olive rasakan.


Kedua sudut mata Olive meneteskan cairan bening yang membuat Ando tidak tega.


"Maaf sayang." Ucapnya sambil mencium kedua mata Olive yang terpejam dengan bergantian.


"Sakit kak." Rengek Olive setelah wanita itu mengatur napasnya yang masih tersengal.


Ando menatap wajah Olive yang sayu dengan bibir tersenyum.


"Selain sakit apa yang kamu rasakan." Ucap Ando sambil mencoba untuk menggerakkan belalainya yang sudah terbenam sempurna, bahkan saat berhasil memasuki lubang goa sepenuhnya, Ando merasakan sesuatu yang luar biasa menjepit belalainya.


"Enggh, tidak enak kak ah.. rasanya mengganjal." Ucap Olive terbata sabil mendesaahh, karena Ando bergerak pelan.


"Kenapa rasanya sempit sekali sayang, emm." Ando menatap kebawah dimana belalainya keluar goa perlahan, bahkan matanya menangkap sesuatu yang berwarna merah dibawah sana, membuat dadanya semakin bergemuruh senang.


"Emmh, kenapa tidak ah dikasih minyak tadi kak Ugh."


Olive semakin tidak bisa menahan dirinya saat tubuh suaminya semakin lama semakin cepat bergerak.


Kedua kakinya sudah melingkar erat dipinggang Ando, rasa gatal yang menggelitik sudah semakin tak tertahankan.

__ADS_1


"Pelumas apa lagi sayang. Ough ini nikmat." Ando yang sudah tidak bisa pelan kini semakin cepat menggerakkan pinggulnya.


"Ahh kak pelan aku mau pipis." Rintih Olive bercampur dengan desahaaann.


"Tidak bisa sayang ini terlalu enak."


Keduanya sama-sama merem melek merasakan sensasi yang luar biasa, kini rasa sakit yang Olive rasakan tadi berganti dengan rasa nikmat yang semakin membuatnya hilang akal. Rasanya benar-benar seperti terbang ke langit ketujuh, dimana surga dunia benar-benar ada.


"Arrghh."


Pergulatan panas si belalai yang menerobos goa runtah begitu hebat sampai menyemburkan lahar panas yang membuat keduanya lemas tak berdaya.


Napas kedua insan yang saling berpelukkan memburu, setelah merasakan bagaimana pergulatan mereka membuat keduanya terbang hingga kelangit ketujuh.


"Terima kasih sayang, kamu sudah membuat belalai ku menjebol gawangmu yang shhh mantap


" Ucap Ando dengan suara yang serak dan tersengal.


Tubuh keduanya sudah basah bercucuran keringat, Ando bergulir kesamping, saat merasakan belalainya sudah lemas dan mengkerut.


"Sekarang kamu sudah tidak penasaran lagi Lai, karena sudah menjebolnya gawang perawan." Gumam Ando sambil memeluk tubuh Olive yang sudah lemas tak bertenaga.


.


Oiiiii kembang kopi biar lancar weehh💋

__ADS_1


__ADS_2