Love Is Back

Love Is Back
Episode 174 Di percepat


__ADS_3

Perang malam itu terjadi beberapa ronde hingga mereka lupa makan saking lelahnya pergelutan itu hingga mereka tertidur saling memeluk. Dandi sampai merasa heran dengan energi yang di miliki istrinya begitu sangat tidak ingin berhenti meskipun sudah keluar berkali-kali. Memang ya hormon ibu hamil itu tidak biasa.


Waktu sudah pagi saja, namun Dandi tidak tega untuk membangun kan istri nya yang sedang tertidur di pelukan nya. Berkali-kali Dandi menciumi puncak kepala Velly. Berharap dia bangun namun bukanya bangun dia hanya menggeliat saja. Dengan satu tangan Dandi meraih ponselnya yang dia letakan di nakas samping dia tertidur. Membuka aplikasi makanan Dandi pun memesan beberapa menu makanan untuk sarapan nya nanti bersama sang istri.


Dandi bangun perlahan agar tidak membangun kan Velly, dia menuju kamar mandi untuk mandi.


***


Randy sengaja datang lebih awal untuk menjemput Lisa di rumah Tomy. Sperti perjanjian kemarin, mereka akan meluangkan waktu ketika wekend untuk menginap di rumah Tomy. Namun sperti nya Velly mengingkari nya karna kejadian yang tidak di inginkan kemarin.


Randy sudah masuk kedalam rumah itu dan sedang mengobrol dengan Tomy dengan segelas kopi di masing-masing hadapannya. Sambil menunggu Lisa bersiap untuk pergi kuliah.


'' Jadi kami ini sekarang kuliah atau kerja Randy? '' tanya Tomy yang memang belum mengetahui lebih dalam tentang calon menantu nya itu.


'' Untuk saat ini keduanya masih saya jalani Om. Lumayan lah om bisa buat tambahan uang jajan, '' jawab Randy


'' Baguslah anak muda memang harus sperti itu, harus kreatif dan juga smart, biar tumbuh generasi penerus yang baik dan berkualitas. '' Balas Tomy


'' Pa, Lisa berangkat ya. Minggu depan Lisa nginep sini lagi, '' pamit Lisa yang baru saja menghampiri papanya. Sarah sudah pergi kekantor sejak pagi tadi karna ada hal penting jadi harus pergi pagi.


'' Iya sayang, Hati-hati di jalan ya, '' jawab Tomy


Kedua anak itu pun beranjak lalu bersalaman dengan Tomy dan pergi berangkat.


'' Yank, katanya Ayana sama Kevin mau di percepat lo pernikahannya, '' ucap Lisa di sela-sela sibuknya mengecek isi bawaannya di tas


'' Oh ya, bagus dong. Malah lebih baik kan. Lagian Ayana itu bahaya banget tau kalo di biarin sendiri terus, banyak banget nyamuk yang mau ngegigit dia. Heran aku ya yank, yang di lihat apanya gitu kok sampe tergilai-gilai sama Ayana. '' ucap Randy yang kerap sering dengar seseorang membicarakan tentang Ayana.


Kalo kalian pernah liat artis sinetron Chelsea islan ya mirip-mirip lah sama Ayana. Kalo Lisa sih, sekilas mirip sama Yuki kato. Keduanya sama cantiknya cuma beda karakter aja. Beda dengan Velly yang karakternya agak galak sedikit tomboy tapi wajahnya cantik mirip artis Indah permata sari.


Pasalnya di kampus Randy banyak banget anak cowok yang menyimpan foto Ayana katanya cewe idola mereka. Kalo bisa ya di dapetin kan bukan artis ini, masih bisa bersaing kalo artis mungkin harus kedukun dulu. Dan mereka tidak tahu jika yang di ajak bicara itu adalah calon sodara ipar Ayana. Tapi Randy tidak mau memperpanjang masalah itu, selagi mereka hanya sebatas mengagumi gak masalah lah. Memang benar adanya kok kalo Ayana itu perfect,


'' Kamu ini gimana sih yank, ya jelas yang mereka lihat itu di mukanya lah! Mana mungkin laki-laki suka sama cewek dan berani nyimpen fotonya, kalo gak demen sama kecantikan nya. Aneh kamu mah! '' ucap Lisa sedikit ngegas


'' Iya yank, tau aku tu. Cuman kan dia udah punya cowok, tunangan malah. Gak pacaran lagi. Harusnya ganti lah, lagian kalo kata aku ya, lebih cantikan kamu lo yank. 50%Lebih banyak. '' jawab Randy dengan pedenya


'' Kamu pikir aku produk yang ada diskon persenan nya! Gak usah Bandung bandingin deh! Gak suka aku yank. Mau aku lebih cantik atau Ayana lebih menarik dan bla-bla-bla. Aku tetep gak suka. Semua manusia itu punya takaran sendiri-sendiri, ada kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. '' Jelas Lisa

__ADS_1


'' Aduh, duh sayang nya aku. Ini nih yang sulit aku dapat kan dari wanita lain. Makanya aku tu lope-lope sekarung sama kamu yank, boleh cium gak? '' puji Randy lalu memanyunkan bibir nya kearah Lisa sambil di gerak-gerakan udah kaya ayam mau ee'


Lisa yang melihat itu pun merasa geli, dia pun langsung menampol bibir menggunakan buku yang dia pegang.


'' Cium tu buku. '' Balas Lisa


'' Pelit bener, lagian nanti juga aku yang bakalan dapet first kiss dari kamu, '' dengan pedenya Randy mengucapkan itu


'' Pede banget! Udah nyetir aja yang fokus. Aku masih pingin idup tau. '' Ucap Lisa sedikit ketus


'' Iya tuan putri. '' Balas Randy '' Kamu mau sarapan bubur nggak? Udah lama lo kita gak nyabu. '' Ajak Randy


'' Boleh-boleh. Kebetulan tadi aku gak sempet sarapan, '' jawab Lisa dengan semangat


'' Ok siap! Kita cus ke mang bur! ''


***


Setelah fiting baju sudha selesai tempo lalu kali ini Dewi sibuk mengatur tempat untuk acara ijab dan kabul bekerja resepsi sekalian. Meskipun tidak mengundang banyak tamu namun setidaknya tempat yang nyaman dan luas itu harus agar acara berlangsung dengan khidmat.


Kali ini Dewi bertukar pikiran dengan Mira yang sengaja di ajak oleh Dewi agar kesan nya itu baik dna tidak egois karena kan yang menikah itu anak-anak mereka. Sementara itu Kevin masih sibuk di kantor nya dan Ayana tidak di perbolehkan keluar rumah dulu, Ayana harus di rumah istirahat dan memenangkan mentalnya. Sperti apa yang di katakan Kevin. Yang penting itu nikahnya bukan venyu nya terserah kepada kedua orang tua aja. Mau di buat sperti apa nanti dekorasi nya. Yang penting kita trima bersih. Dan Ayana pun menurut tanpa mendebat.


'' Spertinya sudah cukup indah ya jeng, semoga anak-anak kita suka. ''Ucap Dewi pada besan nya itu


'' Spertinya mereka akan suka jeng, kan mereka juga udah pasrah dengan kita, anak-anak kita kan semuanya penurut jadi gak mungkin kalo nolak atau mempermasalahkan dekorasi nya. '' Balas Mira


'' Semoga saja, '' Ucap Dewi


Pernikahan Ayana dna Kevin akan di laksanakan 3 hari kemudian, Mereka tidak menyebar undangan secara langsung hanya undangan digital yang mereka sebar di group mereka begitupun dengan kedua orang tuanya. Tanpa mengurangi rasa hormat. Memang acara nya di adakan secara mendadak.


***


Aktifitas pertama setelah kejadian kemarin. Andini begitu semangat membersihkan seisi ruangan di apartemen itu. Menyapu, mengepel, dan membersihkan debu-debu yang menempel. Semalam tidurnya begitu nyenyak ketika dia membuka ponsel milik Arga yang mana di sana tersemat tanggal pertama kali mereka tidur bersama. Andini senyum-senyum sendiri, melihat nya meskipun hanya sebatas angka namun hal itu membuatnya lebih bersemangat.


Kali ini Andini sedang bergulat dengan dapur, dia memasak berbagai jenis makanan. Kemarin dia mendapat jatah uang belanja dari johan yang cukup lumayan bahkan untuk dia makan 2 bulan pun masih sisa.


Bayangan Andini sudah sampai ke penj*ra dia sudah membayangkan wajah Arga yang terlihat begitu tampan dan menawan.

__ADS_1


Kalian pernah liat artis Aditya zoni nggak, Arga mirip-mirip lah sama dia. Kalo Randy itu sekilas kaya Adipati Dolken terus Dandi itu mirip sama Refal hadi, tapi kalo Kevin, lebih ke Bily Davidson. Kebayang gak sih wajah ganteng mereka. Hampir mirip lah kalo di liat sekilas saja.


Andini itu berperawakan semampai tinggi nya 155 terus kulitnya putih rambutnya lurus, mirip Natasha wilona. Wajar aja kalo Arga suka sama Andini bukan cuma perawakan nya aja yang cantik tapi juga hatinya.


Setelah begelut dengan alat dapur Andini pun mandi lalu bersiap untuk menjenguk Arga di kantor pol*si seperti yang di tugaskan johan kepadanya. Menunggu beberapa menitan taksi yang di pesen Andini pun sudah sampai. Dia sekarang sudah terbiasa menggunakan ponselnya.


Menempuh perjalanan yang tidak lama akhirnya Andini pun sampai, memeberikan satu lembar uang kepada supir taksi itu lalu masuk kedalam kantor, meminta ijin kepada penjaga untuk menemui Arga, tak berselang lama Arga pun muncul menghampiri nya dengan di dampingi seorang penjaga.


'' Kak, '' Sapa Andini


Arga hanya diam, '' Ngapain lo kesini, siapa yang suruh! '' nada bicara Arga sedikit sarkas


Andini pun menunduk, lalu dia menjawab pertanyaan itu. '' Gak ada, aku pingin jengukin kakak aja. Sebagai tanda permintaan maaf, aku masakin kakak makanan. '' Beri Andini makanan itu dia menyodorkanya ke arah Arga


'' Gue udah makan, dan gue masih kenyang. Bawa balik aja. Jangan sering-sering kesini, gue gak suka lo ada di sini. '' Ucap Arga yang membuat Andini menitihkan air matanya. Rasa bersalah itu muncul lagi di benaknya.


'' Gak usah nangis, di sini gak ada casting sinetron. Bawa pulang semua makanan ini, kalo nggak gue bakalan marah sama lo selamanya. '' Ancam Arga


Andini pun langsung menatap Arga dengan kedua bola matanya yang sudah memerah.


'' Kak. Jangan gitu, aku kesini mau minta maaf atas kesalahan aku kemarin. Dan aku kesini karna aku perduli sama kamu, dan aku sayang. Itu aja gak lebih, tolong kak. Jangan kaya gini, '' rengek Andini


'' Udah lah. Lo pulang aja. Gue mau masuk lagi.'' Jawab Arga yang masih mengabaikan Andini


'' Pak, kayanya waktu saya udah hampir selesai, dan sperti nya tamu saya juga udah selesai ngomong nya. Saya mau masuk lagi pak. '' Ucap Arga pada penjaga


Penjaga itu pun menurut dan membawa Arga untuk kembali ke sel. Meninggalkan Andini yang masih menangis dan terdudk di bangku temu itu. Setelah mengantarkan Arga masuk si penjaga itu pun menghampiri Andini kembali untuk memintanya keluar.


'' Maaf Pak. Saya boleh minta tolong nggak? '' ucap Andini setelah penjaga itu memintanya untuk pulang.


'' Tolong apa? '' jawab penjaga itu


'' Makanan ini, tetap saya tinggal di sini untuk makan siang orang yang tadi. Tapi kalo dia tetap gak mau, bapak boleh makan gak papa. Besok saya akan kembali lagi kesini, '' ucap Andini dengan memelas


'' Baiklah nanti saya sampaikan pada sodara anda. '' jawab penjaga itu


'' Baik Pak. Trimakasih saya permisi. '' pamit Andini

__ADS_1


Andini pun keluar dengan penuh rasa kecewa. Bayanganya di rumah tadi berbanding terbalik dengan kenyataan yang kini dia alami.



__ADS_2