Love Is Back

Love Is Back
Keinginan setelah menikah


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Olive sudah membuka matanya, efek obat yang dia minum membuatnya nyenyak untuk tidur, apalagi mendapat pelukan hangat sepanjang malam menambah kenyamanan yang dia rasakan.


Ando sendiri masih terlelap, dirinya bisa memejamkan mata hingga larut. Entah mengapa rasanya matanya tidak mau terpejam, meskipun dirinya ingin sekali tidur dan tidak memikirkan merasakan reaksi kecil di belalainya.


"Kak.." Panggil Olive sambil mengelus rahang Ando yang berada diatas kepalanya.


Ando sama sekali tidak terusik, pria itu tidak menunjukan respon.


"Kak, bangun." Panggil Olive lagi sambil menarik hidung mancung Ando.


Karena merasa terganggu Ando perlahan membuka matanya.


"Kenapa sayang." Suara serak khas bangun tidur menyapa telinga Olive.


Ando mengeratkan pelukannya dengan satu tangan yang tidak terluka.


Mendengar suara yang terdengar seksi dan wajah bantal Ando seketika membuat Olive terdiam.


Pemandangan pagi yang begitu indah. "Kenapa sayang?" Tanya Ando lagi yang belum mendapat jawaban, matanya kembali terbuka dengan wajah begitu dekat dengan wajah Olive.


"Ti_ Emph."


Ando menempelkan bibirnya dan menyesapnya sebentar. "Morning Kiss, mulai sekarang wajib morning kiss." Ucap Ando dengan terseyum.


Olive ikut tersenyum. "Masih pagi, tapi perutku lapar." Keluh Olive yang memang merasa lapar saat bangun tadi.


"Lapar?" Tanya Ando mematikan.


"Hu'um, aku ingin makan nasi uduk kak." Rengek Olive dengan suara manja.


"Hah, kenapa harus nasi uduk yank." Ucap Ando yang bergeser untuk bangun.

__ADS_1


"Ngak tau, aku ingin saja. Belikan yaa." Pinta Olive dengan memohon.


Ando menghela napas, melihat jam didinding masih menunjukan jam enam kurang.


"Baiklah istriku, akan aku belikan tapi sebelum itu bayar upah dulu." Ucap Ando dengan senyum menyeringai.


"Upah apa? udah kayak kang ojek aja." Gerutu Olive dengan kesal.


"Ucap semangat pagi honey." Ando memajukan wajahnya tepat didepan Olive, dan menepuk kecil bibirnya dengan jari telunjuknya. "Jika Istri yang memulia lebih dulu, pasti rasanya sangat berbeda." Ucap Ando sambil tersenyum.


Olive menjadi tersipu malu, dengan wajah merona. Hidungnya terlihat kembang kempis karena merasa geer.


"Ayolah sayang, semakin cepat kau juga akan cepat mendapatkan apa yang kamu mau." Desak Ando dengan tidak sabaran melihat Olive yang masih diam.


Olive mengigit bibir bawahnya, gelisah, dirinya belum pernah bertindak lebih dulu.


"Satu..dua..tig_"


Dengan cepat Olive mencium bibir Ando, tapi saat kepala Olive ingin mundur, tangan Ando menahan tengkuk Olive, membuat ciuman mereka semakin dalam.


"Emphh.." Olive memukul dada Ando saat oksigen di dalam mulutnya terasa kosong.


"Hah..hah..hah, kak kau mau membunuhku." Kesal Olive dengan wajah merah padam.


Ando malah teekekeh. "Mana mungkin aku biarkan kau mati begitu saja, sebelum belalaiku menembus goa orisinil milikmu."


Bugh..


.


.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan dengan menu permintaan Olive, keduanya kini sudah rapi dengan penampilan mereka.


Dokter sudah mengujikan keduanya untuk pulang, kesehatan Olive sudah membaik, dan hasil tes yang keluar, Olive baik-baik saja tidak ada yang membahayakan organ dalam tubuh Olive. Mendengar itu tentu saja Ando merasa senang.


Dirinya bersyukur nyawa Olive masih bisa diselamatkan.


"Sayang coba kesini." Panggil Ando yang duduk disofa.


Olive yang sedang merapikan barang bawanya berhenti dan mendekati Ando yang memanggilnya.


"Kenapa kak?" Tanya Olive yang sudah duduk disamping Ando.


"Boleh aku tanya sesuatu?" Ucap Ando.


Dirinya tidak mau memutuskan sendiri jika Olive belum bersedia atau tidak mau, karena kebahagiaan Olive adalah yang utama.


"Tanya apa?" Olive menatap wajah Ando intens.


"Mungkin sedikit sensitif, tapi aku perlu jawaban." Ucap Ando dengan wajah serius.


"Setelah kita menikah, apa kamu ingin punya anak langsung?" Tanya Ando dengan hati-hati.


Deg


Olive terpaku, dirinya belum memikirkan hal itu, dan Olive tahu jika setelah menikah selanjutnya adalah membahas keturunan.


"Aku_" Olive belum bisa menjawab, dirinya sama sekali belum berpikiran kesana.


"Yasudah tidak perlu dijawab, aku hanya bertanya." Ucap Ando tersenyum tipis.


Dalam hati dirinya sangat menginginkan anak setelah menikah, mengingat usianya yang tak lagi muda, apalagi kedua orang tuanya juga menginginkan cucu.

__ADS_1


Dan jika Olive sudah bersedia, dirinya segera akan melakukan operasi yang pernah dia lakukan, yaitu Visektomi.


__ADS_2