Love Is Back

Love Is Back
Tamat


__ADS_3

Lima bulan kemudian


Niko begitu senang melihat hasil foto USG yang dia pegang. Kebahagian jelas terlihat di wajah pria yang masih muda itu. Melihat suaminya senang Loli juga ikut merasakan kebahagiaan Niko, tidak menyangka jika dirinya akan hamil anak laki-laki yang diinginkan suaminya, itu berarti dirinya akan segera menjadi seorang ibu beberapa bulan lagi karena sekarang usia kandungannya masuk bulan ke empat, dan jenis kelamin bayi mereka sudah terlihat.


Niko yang merasa bahwa Loli sedang hamil, pria itu langsung membawa istrinya untuk diperiksa, dan benar saja saat itu Loli sudah hamil 3minggu.


Niko yang bahagia sampai meneteskan air mata, tidak percaya dengan apa yang Tuhan berikan padanya, hadiah yang begitu ternilai.


Saat ini kebahagiaan Niko semakin besar saat tahu jika bayi mereka berjenis kelamin laki-laki.


"Sayang terima kasih ya." Niko mencium kening Loli dengan penuh cinta, sudah hampir lima bulan mereka hidup bersama, dan ternyata pacaran setelah menikah memang begitu indah, padahal dulu sebelum menikah mereka sering kali bertengkar, tapi setelah menikah keduanya bisa saling mengerti dan memahami.


"Untuk apa kak?" tanya Loli yang bingung.


Keduanya berjalan dilorong rumah sakit setelah dari dokter kandungan.


"Untuk semua, terima kasih sudah mejaga kesehatannya di dalam sini." Niko mengelus perut buncit Loli.


Loli tersenyum. "Sudah kewajiban ku kak, sebagai seorang ibu."


Tak lama mereka mendengar suara gaduh dari arah lobby rumah sakit, seorang pria sedang berteriak panik dengan mengendong wanita hamil yang sepertinya kesakitan mau melahirkan.


"Dokter..!! tolong Istri saya mau melahirkan..!"


"Kak bukankah itu kak Ando." Ucap Loli yang menyadari jika pria yang sedang teriak dan panik itu adalah Ando.


"Sepetinya iya sayang, apa yang terjadi dengan Olive." Ucap Niko yang melihat Ando panik.


"Kita kesana kak." Loli mengajak Niko untuk mendekati Ando yang membantu mendorong brankar Olive.


"Aduh kak sakit sekali." Air mata Olive sampai menetes, wanita itu menagis karena merasakan begitu sakit.


"Iya sayang, sabar ya sebentar lagi jagoan kita akan hadir." Ando menatap sendu wajah istrinya yang kesakitan, bahkan rasa sakit ditanganya yang perih karena kuku Olive yang menancap di lengannya tidak Ando rasakan.

__ADS_1


Olive merasakan sakit sejak tadi malam, wanita itu sengaja menahannya dan menyibukkan diri untuk beraktivitas seperti biasa. Ando yang memang sudah cuti sejak dua hari kemarin sengaja untuk menemani sang istri di detik-detik akan melahirkan, dan saat ini dirinya akan menemani sang istri untuk melahirkan.


"Olive kamu mau melahirkan." Suara Loli membuat Ando menoleh sebentar, tapi tidak dengan brankar yang terus bergerak menuju ruang bersalin.


"Kalian disini?" tanya Ando tanpa menjawab pertanyaan Loli.


"Ahh kak sakit.." Olive kembali berteriak saat rasa sakit semakin melanda di perutnya.


"Sebaiknya bapak ikut masuk kedalam." Ucap dokter wanita yang menangani Olive.


Ando hanya mengaguk, tapi sebelum masuk Niko memberinya semangat.


Setelah Ando masuk keruangan bersalin, tak lama dua kelurga datang yaitu kedua orang tua Olive dan Ando. Mereka begitu khawatir dan senang mendapati Olive akan segera melahirkan.


"Sudah bukaan sepuluh pak, Istri anda sudah siap melahirkan." Ucap dokter yang baru saja melihat proses pembukaan dan Olive.


"Kamu kuat sayang, demi anak kita." Ando mengecup kening Olive, genggaman tangannya tak lepas, dan tangan satunya mengusap kepala Olive dengan sayang.


"Argh sakit kak, aku tidak kuat." Napas Olive memburu dengan wajah yang bercucuran keringat.


"Kamu bisa sayang, aku mencintaimu kamu pasti bisa." Ando yang tidak tega sampai meneteskan air mata, Olive yang melihat suaminya menangis malah terharu.


"Maaf kan aku kak, jika aku banyak salah. Aku pasti bisa dan kuat." Ucap Olive dengan senyum menahan sakit melihat suaminya yang meneteskan air mata.


"Hem, iya sayang kamu wanita terhebat ku."


"Hitungan ketiga ibu dorong ya, sekarang tarik napas dan keluar perlahan." Dokter memberi arahan agar proses berjalan lancar.


Hingga hitungan ketiga, Olive berteriak sekuat tenaga agar bayinya segera lahir. Dan benar saja setelah mengeluarkan semua tenaganya tangisan bayi begitu nyaring terdengar diruangan itu.


"Selamat tuan dan nyonya, bayinya laki-laki." Ucap suster yang langsung membersihkan keadaan bayi.


Ando dan Olive begitu terharu sampai menangis, mereka tidak menyangka jika akan memiliki putra yang melengkapi kehidupan mereka.

__ADS_1


"Selamat Sayang, terima kasih sudah berjuang." Ando meneteskan air matanya semakin deras dan menciumi wajah Olive. Rasa lega dan bahagia begitu terpancar di wajahnya yang sedang terharu.


"Sama-sama kak, aku sudah menjadi seorang ibu." Ucap Olive yang tidak menyangka jika akan menjadi orang ibu di usia yang masih muda seperti ini, cirinya sama sekali tidak perlu memperbaiki jika akan memiliki anak di usianya yang masih 20 tahun oli tidak menyangka jika cintanya dengan sang suami akan berlabuh di keluarga kecil yang lengkap seperti ini. sungguh dirinya merasa bahagia.


"Iya sayang, selamat ya."


anda merasakan hal yang sama pria mantan cassanova yang suka berpindah-pindah lembah dan menjajah ekonomi itu sangat bersyukur memiliki istri baik seperti Olive dirinya tidak menyangka jika masa lalunya yang kelam akan mendapatkan istri baik seperti Olive. sungguh Anda menjadi pria yang paling beruntung mendapatkan keluarga kecil yang bahagia seperti ini.


"Tapi kita belum mencari nama untuk jagoan kita Kak?" tanya Olive disela-sela dokter sedang melakukan perawatan bagian bawahnya.


"Aku sudah menyiapkan namanya." Jawab Ando sambil tersenyum.


"Siapa?" tanya Olive penasaran.


"Arfiano Abisatya." Ucap Ando dengan bibir terseyum lebar. "Panggil saja Arfin."


"Nama yang bagus." Ucap Olive yang begitu senang.


mereka benar-benar merasakan kebahagiaan hari ini memilih keluarga kecil yang lengkap membuat mereka begitu bersyukur dengan apa yang Tuhan berikan.


liku-liku perjalanan cinta keduanya tidaklah mudah hingga pria seperti andoman dan khasanah pembelampuhkan cintanya kepada gadis muda seperti Olive yang dulu memiliki tubuh yang tidak dalam kriteria pilihannya, Tapi siapa sangka jika cintanya berlampu ada gadis yang sama sekali tidak diliriknya dan gadis itu adalah Olive yang menjadi istri serta Ibu dari anak-anaknya nanti.


..._TAMAT_...


.


.


...Terima kasih sudah selalu setia mampir dikarya receh author Lautan Biru 🥰 Karya LOVE IS BACK sudah sampai dipenghujung tamat. Author sangat terima kasih pada semua pembaca yang menyukai karya author yang tidak seberapa ini semoga kalian semua diberi kesehatan dan dimudahkan rezekinya di manapun kalian berada🤗....


...Salam sayang dari author LAUTAN BIRU yang tidak ada apa-apanya tanpa kalian semua....


See you next time dikarya author selanjutnya 🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2