
Kini Adam sudah kembali ke apartemen nya dengan membawa dua paper bag berisi baju ganti komplit dan juga sarapan pagi untuk Olivia. Setelah masuk kedalam Adam mendapati Olivia sedang merenung di bawah kasur menatap kearah jendela kamarnya.
Adam pun perlahan mendekati Olivia,
'' Ini baju ganti untuk mu, dan ini sarapan nya. Saya akan kembali siang nanti. '' Ucao Adam memberikan apa yang dia bawa dan pamit pergi kembali.
'' Tunggu! '' Ucap Olivia
Adam pun menghentikan langkah nya namun tidak memutar tubuhnya.
Olivia beranjak, lalu memeluk Adam dari belakang. Adam yang mendapati perlakuan itu pun sedikit tersentak. Namun lama-lama dia merasakan punggungnya basah apa mungkin gadis ini menangis pikirnya.
Lama tak bisa menahan nya lagi. Adam pun berbalik badan lalu melihat wajah Olivia, benar saja dia sedang menangis. Apa yang dia tangisi coba.
'' Apa ada masalah? '' tanya Adam lembut
Olivia mengangguk.
'' Apa katakan. '' Ucap Adam lagi
'' Aaa-aaku, '' Ucap Olivia menjeda
'' Apa? '' Tanya Adam lagi
'' Aku butuh teman. '' Jawabnya lalu menunduk.
'' Siapa teman mu yang biasa main dengan mu, nanti ku antarkan kesana. '' Jawab Adam
Olivia menggeleng, '' Tidak ada. Aku tidak punya teman. '' Jawabnya
'' Terus, yang kamu maksud teman apa? ''
Tanya Adam
'' Kamu. Kamu mau kan jadi teman ku, '' Jawab Olivia dengan tatapan ke arah mata Adam
Kedua tatapan itu bertemu di mana Adam bisa melihat bola mata itu dengan intens. Setelah nya Adam pun membuang pandangan itu.
'' Saya pikirkan dulu. '' Jawab Adam
'' Aahh! Baiklah. Pergilah sana. '' Ucap Olivia kini dia sudah kembali duduk di bawah kasur itu lagi lalu dia membuka paper bag yang di bawakan oleh Adam.
Adam pun pergi dari sana dengan tujuan akan memberi tahu kan kepada kedua orang tua Olivia bahwa putrinya sudah bersama nya.
***
Rombongan pengantin yang semalaman menginap di hotel pun kini sudah kembali kerumah masing-masing, Ayana dan Kevin memutuskan untuk lebih dulu kerumah Arya untuk mengambil barang-barang Ayana dan akan di bawa kerumah kevin karna mereka berdua memutuskan untuk tinggal bersama Dewi saja karna memang mereka tidak memiliki teman di sana. Berbeda dengan Arya dan Mira yang mana ada Vano dan juga Lisa.
__ADS_1
Dewi pun sangat senang saat Ayana dan kevin memutuskan untuk tinggal bersamanya. Dan keputusan itu mereka ambil saat sarapan pagi bersama sehingga keputusan itu pun di dengar oleh semuanya. Arya dan Mira pun menghargai keputusan itu dan mereka pun tidak mempermasalahkan nya selagi keduanya merasa nyaman dan aman.
Kini kevin dan Ayana sedang memasukan baju-baju Ayana yang sering dia gunakan. Tidka banyak hanya satu koper kecil dan satu tas barang-barang nya untuk kuliah. Karna setelah menikah kuliah nya pun harus tetap berlanjut.
Menjelang makan siang, Kevin dan Ayana pun makan siang bersama di kediaman Arya. Sambil berpamitan kepada seisi rumah untuk pindah tidur saja tidak pindah tempat. Dan mereka pun mengutarakan jika akan sering-sering main kesini.
Sudah sekitar jam 2 siang Ayana pun pamitan kepada seisi keluarga nya untuk pindah tidur di rumah kevin. Semuanya pun mengiyakan dengan haru. Diikuti dengan Kevin juga yang sama-sama berpamitan.
Setelah mereka akan pergi tiba-tiba saja Randy masuk kedalam pekarangan rumah Ayana, dan keduanya pun mengurung kan untuk berangkat.
'' Kemana bang? '' Tanya Randy yang menghampiri mereka.
'' Mau pindah tidur. '' Jawab Kevin dengan kekehan kecil
'' Oh, Buru-buru banget, '' Ucap Randy
'' Besok mau otw honeymoon. '' Jawab Kevin sedikit becanda
'' Wuisshh, pengantin baru! Sadis. '' Balas Randy
'' Ya udah gue duluan ya. '' pamit Kevin
'' Siap-siap! Hati-hati, '' jawab Randy lalu melambaikan tangan nya.
Setelah nya dia pun menghampiri para orang tua itu.
Mereka pun sama-sama menjawab salam itu, '' Waalaikumsalam, Mari masuk. '' ajak Arya beserta keluarganya
Semua sudah berada di dalam.
'' Kemarin kamu kemana Rand, kok gak keliatan paginya? '' tanya Arya
'' Itu om, ada urusan mendadak. Papa telpon dan harus pulang. '' Jawabnya
'' Oh, udah sarapan belum? '' tanya Arya
'' Kebetulan sudah om. '' jawab Randy
'' Jadi gini om, saya kesini mau ajak Lisa keluar, main-main. Mumpung saya lagi free gak kerja dan gak kuliah juga. '' ucap Randy
Laki-laki yang baik itu memang seharusnya sperti itu, meminta ijin baik-baik kepada orang tuanya jika ingin mengajak anaknya keluar main. Tidak sembunyi-sembunyi dan takut menemui orang tuanya. Seperti Randy ini lah sosok laki-laki yang bisa di katakan tanggung jawab.
'' Boleh, tapi jangan sampai larut malam ya, '' peringati Arya
Sebagai orang tua wajar saja lah jika Arya memperingati nya sebagai tanda pengingat jika mereka itu masih mempunyai batasan yang harus di jaga. Karna memang masih sama-sama tanggung jawabnya orang tua. Main boleh tapi ada waktunya jika semaunya dan terjadi apa-apa sudah pasti orang tua pun akan di bawa-bawa.
'' Iya om. '' jawab Randy sopan
__ADS_1
Randy begitu mengerti maksud dari calon mertuanya itu. Meskipun masih belum tahu dia akan menjadi menantunya atau tidak tapi pede ajalah dulu. Randy sebenarnya begitu salut akan Arya yang menjadi sosok ayah sambung buat Lisa yang mana dia begitu menyayangi Lisa sperti putri nya sendiri.
Kemudian Lisa pun keluar dari dalam kamarnya untuk menemui Randy karna sejak masuk tadi mereka semua berpencar dan hanya Arya yang duduk menemani Randy.
'' Kami pergi dulu ya pa, '' pamit Lisa karna sebelum nya Lisa dan Randy memang sudah janjian lebih dulu jadi tidak perlu banyak tanya juga.
'' Iya sayang, hati-hati jangan malam-malam ya pulangnya. '' Ucap Arya mengingatkan putrinya juga agar tidak lupa waktu.
'' Siap! '' balas Lisa keduanya pun berpamitan dan keluar bersama.
'' Emang dasar anak muda jaman sekarang, maunya sering-sering ketemu. '' ucap Arya sendiri lalu beranjak pergi masuk.
***
Velly sedang asyik bergulat dengan alat dapur kali ini dia akan membuatkan makan malam untuk suaminya. Tidak tahu mengapa moodnya tiba-tiba pingin masak. Padahal kemarin-kemarin dia begitu malas dan manja.
Tersedia bahan masakan ada ayam tempe dan juga sayuran hijau yang sudah selesai dia bersihkan.
Menu ayam goreng dengan tumis daun bayam tempe menjadi menunya hari ini. Di tambah dengan sambal merah dan juga Velly akan membuat bakwan jagung yang mana dia begitu ngiler saat melihat vidio masak memasak di youtube tadi.
Sedang sibuk mengeksekusi semua bahan masakan. Tiba-tiba saja sang suami menelponya.
Dengan ribet Velly pun mengangkatnya dan meletakkan ponselnya itu kearah dia yang sedang masak agar Dandi bisa melihatnya.
'' Sayang lagi ngapain? '' tanya Dandi yang melihat istri nya sedang menggunakan celemek dan sedang memegang spatula.
'' Aku lagi masak! Taraaaa....'' Ucap Velly sambil muter-muter memegang spatulanya. Dia menunjukkan pada suaminya
Dandi pun senyum-senyum melihat istrinya yang tidak biasa-biasanya itu sedang masak. Biasanya kan Velly itu manja dan banyak maunya. Kenapa sekarang jadi mandiri dan kreatif pikir Dandi.
'' Masak apa itu? '' Tanya Dandi dengan terus memperhatikan Velly
'' Aku masak ayam goreng terus tumis bayam tempe. Terus aku mau buat bakwan jagung, pokoknya nanti Mas gak boleh pulang telat ya! Oh iya satu lagi, aku buat sambal! Emmm pasti enak. '' Ucap Velly yang memuji masakan nya sendiri padahal semuanya belum ada yang mateng.
Dandi pun mengapresiasi kerja keras Velly dengan mengiyakanya.
'' Iya, nanti Mas pulang cepet, biar bisa icipin masakan istri Mas yang pasti enak ya? ''
'' Sudah pasti dong! Harus yakin kalo itu! Dan harus pulang tepat waktu! Wajib! Ingat ya... '' Ucap Velly sperti sedang memperingati anak yang sedang nakal karna dia sambil menodong kan spatulanya kearah Dandi
Dandi pun terkekeh lucu melihat itu.
'' Siap sayang. Padahal tadinya Mas mau nawarin kamu mau makan pake apa lo, tapi ternyata udah masak. Alhamdulillah sekali, ya udah Mas mau siap-siap dulu kalo gitu. '' Pamit Randy
'' Eh Mas! Aku beliin boba rasa coklat ya. Aku pingin sekali, '' Ucap Velly manja.
Baru aja di bilang eh ternyata masih sama, '' Iya sayang, nanti Mas belikan. '' jawab Dandi lalu menyudahi panggilannya.
__ADS_1
~~ Trimakasih sudah baca🙏😊😘-