
" ck.. gue kira si Ari omes itu langsung hajar lo tanpa ampun.. " ejek Grace pada seseorang diseberang sana
" gue harap lo gak cerita aib laki gue ke orang lain termasuk laki lo Grace.. apalagi sama si kermi, bisa abis gue sama khutbahnya.. "
" tau itu aib.. ngapain lo cerita sama gue.. " sahut Grace terkekeh.
" sial.. nyesel gue cerita sama lo, bukannya ngasih solusi malah ngejek gue.. "
" iya sorry.. lo butuh solusi kan? "
" dah lah anjirr gak usah.. yang penting lo bisa jaga rahasia ini termasuk sama laki lo.. "
" telat Megan.. " kini suara Leo yang menyahut membuat Megan terkejut.
" jangan bilang lo dari tadi denger percakapan gue sama bini lo.. ? " tanya Megan penuh selidik.
" siapa suruh lo curhat malem-malem.. lo tau Megan? apa yang dilakuin suami istri kalo malem apalagi anaknya udah pules.. " goda Leo terkekeh membuat yang diseberang sana benar-benar kesal, sementara Grace langsung menepis tangan nakalnya yang hendak menyusup di area bawah sana.
" cih.. dasar bayi gede.. " sahut Megan langsung menutup panggilan telepon tersebut sebab merasa malu sekaligus kesal sudah salah memilih teman curhat .
"sial.. pasti lagi pada gibahin gue, laki bini sama aja, kalo masalah ledekin orang pada kompak.. "
setelah Megan memendam rahasia jika dirinya sama sekali belum di jamah oleh Ari, akhirnya Ia memutuskan bercerita pada sahabatnya yaitu Grace. dan sialnya dirinya tidak mengetahui jika Leo juga mendengarkan apa yang dia ucapkan pada Grace.
semoga saja Leo tidak membahas juga mengejek Ari nantinya.
ah.. itu sungguh mustahil.
kesibukan Arilah yang membuat Megan belum di jamah olehnya.
ya.. selepas menikah tanpa pikir panjang Ari langsung memulai usaha untuk menafkahi istrinya dengan mengelola kedai yang di beli olehnya dari uang jajan yang selama ini ditabungnya.
Ari tidak main-main dengan tekadnya menafkahi Megan dari hasil jeri payahnya sendiri. Ia benar-benar berjuang sendiri tanpa campur tangan kedua orangtuanya maupun para sohibnya. bahkan saat ini Ari belum memiliki satupun karyawan yang bekerja d kedai miliknya.
jika kesibukan atau rasa lelah menjadi alasan untuk Ari yang belum juga memberikan haknya pada Megan sebagai suami seutuhnya, lantas bagaimana dengan Megan yang juga turut membantunya di kedai ? pasti sama lelahnya.
__ADS_1
Megan mana mungkin meminta terlebih dahulu setelah kejadian acara pernikahan Exel dan Silvie dimana dirinyalah yang melamar Ari duluan, tentu itu membuatnya tidak enak sebab harga diri Ari dipertaruhkan sebagai lelaki gentle.
" gue juga harus cepat lunasin semuanya.." begitulah tanggapan Ari jika Megan mengingatkannya agar jangan terlalu memforsir juga ngoyo.
Ari terlalu menanggapi dengan serius ucapan Exel yang mengharuskannya mengganti separuh biaya acara pesta pernikahan mereka. ah Ari, exel kan hanya bercanda.. dasar Exel.
kembali pada pasangan abrusd,
Leo yang menyembunyikan kepalanya pada ceruk leher Grace terkekeh saat teringat sohibnya Exel juga curhat sama persis dengan Megan yang bercerita pada Grace mengenai urusan nafkah batin itu.
" ck... ternyata mereka setia kawan nungguin kita.." ucap Leo begitu ambigu membuat Grace kicep mendengarnya.
" si El belom unboxing juga Le..?" tanya Grace penasaran diangguki oleh Leo,
" hmm, katanya nunggu si Silvie siap.." sahut Leo yang tangannya mulai nakal itu.
" kampret si kermi.. bisa-bisanya dulu dia ceramahin gue harus segera layanin lo, pake bawa-bawa dosa segala.." timpal Grace seraya mengepalkan tangannya merasa geram terhadap sahabatnya itu. habislah kau Silvie..
" sayang.." suara Leo yang mulai berat meraih tangan Grace yang masih mengepal.
" udah boleh kan..? Cio kan udah tidur.." ucap Leo memelas menginginkan sesuatu.
sebagai lelaki normal yang biasa melepaskan hasratnya hampir setiap malam itu, dan harus berpuasa selama satu bulan lebih, tentu Leo sangat menginginkannya terlebih saat ini dirinya dan Grace tengah membahas tentang masalah ranjang para sahabatnya.
Grace hanya bisa mengangguk mengiyakan, sebenarnya ada sedikit rasa keraguan pada dirinya, tetapi bagaimanapun juga ini memang sudah waktunya dan Grace sendiri juga menginginkan lebih terlepas Leo yang selalu menggodanya dengan cumb**n dan belaian terlebih saat menyusui si kecil Leo selalu mengganggunya, dan Grace tergoda dengan itu.
senyuman manis terbit di bibir Leo setelah mendapat lampu hijau dari Grace.
Leopun memulai permainan yang sempat vakum sebulan lebih itu dengan beberapa foreplay lebih dulu.
dan Grace sangat menikmati setiap apa yang dilakukan oleh Leo terhadapnya sebab begitu lembut mampu membuatnya merasa melayang.
Grace meringis saat barang kelelakian Leo mulai menyatu dengan bagian intinya.
beda, ini rasanya sangat beda, rasa sakitnya melebihi saat pertama kali melakukannya.
__ADS_1
" oh..come on Jhon.. " Leo mengumpat kesal pada barang berharganya yang tak kunjung masuk itu,
" sial.. kenapa si **** makin sempit ? jadi kan si Jhoni keliatan gak berguna.. " batin Leo yang terus berusaha menerobos sarung si Jhoni itu.
dan.. bless... Grace membelalakkan matanya,
" oOh My God.. oh my woww..!!Leonard lo udah ngerenggut keperawanan gue.. "
Grace mulai meracau tidak jelas saat Leo mulai memacu.
buliran bening mengalir dari mata Grace membuat Leo menyekanya dengan cepat.
" sorry.. " ucap Leo dengan lirih seraya mengecup mata Grace.
kali ini Grace akui Leo semakin tangguh dalam permainannya, sama halnya dengan Leo yang memuji dengan keadaan bagian intim Grace yang sehabis melahirkan itu, alih-alih kendor ini malah semakin sempit saja.
tidak salah memang Leo membiarkan Grace menjaga badan di tengah menyusui si kecil dengan berolahraga ekstra.
nyatanya Leo sangat menikmati hasilnya.
Di tengah-tengah pertempuran yang membuat keduanya terbuai itu, tiba-tiba suara tangisan si kecil Cio menghentikan aktivitas mereka sesaat.
Leo mendengus kesal sebab terhenti saat menuju puncaknya,
" ck.. papi harus berbagi lagi.. cio kenapa gak nanti aja sih bangunnya, tunggu papi kelar dulu napa.. "
" lo ama anak sendiri aja gak mau kalah.. " sahut Grace yang mulai menyusui si kecil dengan posisi memiringkan badannya menghadap si kecil.
melihat itu, tanpa menunggu persetujuan dari Grace, Leo kembali membenamkan si Jhoni dari belakang membuat Grace tersentak.
" tanggung mami.. "
gila.. mereka memang benar-benar pasangan gila yang kembali melanjutkan permainan tersebut di tengah-tengah menyusui si kecil.
beruntung si kecil belum mengerti dengan apa yang dilihatnya saat ini😅
__ADS_1