MENIKAHI TIGA BELAS WANITA

MENIKAHI TIGA BELAS WANITA
Kalian Membuatku Gila


__ADS_3

"Apa mungkin ada hubungannya dengan batu bercahaya ungu yang masuk ke dalam air semalam? Terus kita berendam di dalamya?"


Ketiganya langsung saling tatap dengan pandangan sama sama serius. Sontak saja ucapan Rahul langsung mereka kaitkan dengan segala kejadian aneh yang menimpa mereka. Terutama kejadian semalam.


"Mana mungkin?" ucap Jack dengan ragu. Disatu sisi dia ingin meyakini apa yang diucapkan Rahul bisa jadi benar, tapi di sisi hati yang lain, Jack ragu dan tidak ingin terlalu berharap.


"Bagaimana kalau kita coba melakukannya lagi?" usul Rahul.


"Tapi bahaya. Nanti kalau naga datang bagaimana?" ucap Nikki mengingatkan.


"Emang naganya berada dimana? Mungkin saja dia berada di tempat yang jauh."


"Tapi kan naga itu sakti, bisa saja kalau mereka sebenarnya berada di sekitar kita," ucap Jack. "Gini aja deh. Bagaimana kalau kalian juga mencoba bertarung? Siapa tahu kalian sama kayak aku nggak. Kalau tiba tiba kalian bisa bela diri, berarti benar ini ada pengaruhnya dengan batu yang semalam terendam air. Gimana?"


Rahul dan Nikki saling pandang sejenak kemudian mereka mengangguk tanda setuju. Mereka bertiga segera beralih arah menuju arena kembali. Sesampainya disana, ternyata tempat itu sudah sepi.


"Nah, mumpung sudah sepi. Sekarang kita coba bertarung bertiga, Ayok!"

__ADS_1


Sebelum bertarung, mereka terlebih dahulu melakukan gerakan peregangan dan pemanasan agar tidak terjadi cedera. Setelah merasa cukup maksimal, ketiganya lansung mengambil posisi kuda kuda.


Kali ini Jack yang akan melakukan penyerangan. Dengan melakukan berbagai gerakan bela diri dengan gaya yang sempurna, Jack mulai menyerang keduanya. Pertama Jack menyerang Rahul dengan melayangkan bogem mentah, dan keajaiban benar benar terjadi. Rahul dengan gaya seperti ahli bela diri, menangkis serangan Jack. Bagitu juga dengan Nikki.


Jack terus melancarkan serangan, tapi keduanya bisa menghindar dengan mudah. Bahkan Rahul dan Nikki juga ikut saling serang satu sama lain. Benar benar diluar dugaan, ketiganya sangat kompak dalam gerakan menyerang dan bertahan.


Awalnya Rahul dan Nikki juga terkejut saat mereka mampu melawan Jack. Namun keterkejutan mereka menjadi senyum lebar saat mereka menyadari, mereka juga bisa bela diri secara misterius. Bahkan dalam pertarungan tersebut, ketiga pemuda itu juga sempat saling tertawa.


"Sekarang terbukti, bukan? Kemahiran bela diri kita pasti ada sangkut pautnya dengan batu ini?" ucap Rahul setelah mereka selesai bertanding. Mereka duduk di tengah arena sambil memegang kalung masing masing.


"Benar benar misterius nih batu, bukannya memberi petunjuk untuk kesembuhan Nafata, malah memberi kita keajaiban yang tidak kita butuhkan," ucap Nikki sedikit mengeluh.


"Mana mungkin bisa? Masa satu cara buat semuanya?" tolak Nikki tak percaya.


"Ya kan kita coba dulu, namanya juga usaha, kan?"


"Benar, Nik," Jack menimpali. "Kita coba aja dulu."

__ADS_1


Nikki terlihat nampak berpikir keras sambil menatap batu yang dia genggam. "Baiklah, nanti malam aku akan mencobanya."


"Tapi lebih baik, kita rahasiakan tentang hal ini. Kita gali terus kehebatan batu ini, gimana?" usul Jack.


Setuju."


Ketiganya saling melempar senyum dan mereka bertiga langsung bangkit dan bergegas pulang.


Hingga saat malam hari tiba, Nikki berniat menjalankan rencananya. Semua batu kini sudah ada dalam genggamannya. Nikki sengaja tidak menceritakan apa yang akan dia lakukan. Jika nanti Nafata sembuh, maka ini akan menjadi kejutan yang sangat sempurna.


Begitu Nafata terlelap dan terlihat sudah nyenyak, Nikki beranjak menuju kolam mandi yang ada di kamarnya. Nikki segera menyatukan batu itu hingga keluar cahaya. Setelah cahaya ungu keluar, Nikki menaruh batu itu di dalam pojokan kolam. Tak lama kemudian air itu berubah jadi ungu.


Nikki bergegas kembali menuju ranjang dan membopong tubuh Nafata. Sontak saja Nafata langsung terbangun karena kaget.


"Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Nafata terbata. Tapi Nikki tidak menjawabnya.


Begitu Nikki sampai ke dalam kolam, dia langsung memasukan tubuh Nafata Ke dalamnya. Tentu saja Nafata ketakutan setengah mati.

__ADS_1


Nafata berusaha memohon dan minta tolong, tapi Nikki tidak peduli. Hingga tubuh Nafata benar benar tenggelam sempurna di dalam air.


...@@@@@...


__ADS_2