MENIKAHI TIGA BELAS WANITA

MENIKAHI TIGA BELAS WANITA
Kalian Membuatku Gila


__ADS_3

"Eughh!"


Suara lenguhan seorang pria terdengar dari dalam kamar sebuah rumah. Padahal hari baru saja berganti malam, tapi pria itu baru saja terbangun dari tidur siangnya.


Wajar jika pria itu tidurnya terlalu nyenyak, karena mulai hari ini, dia harus bangun pagi untuk mengantar istri istrinya jualan di pasar. Selama pria itu belum jualan sendiri, tugas dia mengantar para istri dan juga ikut jualan di pasar.


Pria itu perlahan membuka matanya dan melirik jam di dinding yang menunjukkan pukul enam lebih empat puluh menit. Pria itu pun sontak bangkit dan meregangkan tangannya. Tidak seperti biasanya kalau malam dia memakai sarung, kali ini dia enggan berganti pakaian dan segera beranjak keluar kamar.


"Kalian lagi pada apa apaan sih?" pekik pria itu dengan mata membulat saat melihat istri istrinya yang sedang berkumpul di ruang tengah. Yang membuat pria itu kaget adalah, ketiga belas istrinya hanya memakai kain penutup dada dan lubang di bawah perut mereka, tanpa melapisi dengan daster atau pakaian lainnya.


"Eh suami kita sudah bangun, sini Mister duduk," ucap salah satu istrinya sambil menarik tangan sang suami dan mendudukannya pada kursi panjang.


"Kalian kenapa pake pakaian seperti itu? Apa nggak dingin?" tanya pria itu sambil menatap satu persatu istrinya.


"Orang lagi gerah, Mister. Panas," kilah salah satu istri pria itu.


Jiwo nampak menggelengkan kepalanya beberapa kali. "Kalian kok ya ada ada saja tingkahnya. Nanti kalau ada yang lihat bagaimana? Aku nggak rela loh kalau tubuh kalian dilihat orang lain juga."


"Nggak bakalan, Mister, kan pintu sudah dikunci semuanya dan lampu ruang tamu juga udah di matiin."


"Terus kenapa kalian pada nggak pakai baju?"

__ADS_1


"Ya pengin aja, Mister. Pengin nyenengin suami."


"Iya, Mister. Lagian pesta ulang tahun kemarin terasa kurang jadi kita pengin pesta lagi."


"Astaga! Kalian benar benar nakal ya?" para istri pun lansung tertawa bersama.


"Mister, speaker yang di kamar, keluarin ya? Buat mutar musik?"


"Keluarin aja, jangan keras keras tapi mutarnya, nggak enak sama tetangga."


"Siap!"


Seperti biasa, setiap Jiwo makan, pasti akan ada satu yang menemaninya di meja makan. Berbeda jika Jiwo ingin makan di ruang tamu.


"Apa kalian tidak capek? Di tambah besok juga, kan, kalian harus jualan?" tanya mister disela sela menikmati hidangan yang tersaji di hadapannya.


"Mister tenang saja, semua sudah di atur dengan baik oleh kita," Jawab Alifa sambil mencomot tahu aci.


Jiwo hanya menganggukan kepalanya berberapa kali begitu mendengar jawaban dari Alifa. Jiwo sadar istri istrinya adalah perencana yang baik jadi dia yakin kalau semua akan berjalan lancar.


Begitu musik disco terdengar, para istri mulai pada joget joget tak beraturan, membuat satu satunya pria yang ada disana, hanya menggeleng gelengkan kepalanya. Setelah selesai makan, tangan Jiwo digandeng dan didudukan pada sebuah kursi untuk menikmati tarian tarin seksi para istrinya.

__ADS_1


Jiwo sungguh tidak bisa berkata kata menyaksikan suguhan ketiga belas istrinya. Dia ibarat sang casanova yang dikelilingi wanita cantik dan mereka mau memuaskan casanova tersebut.


"Kalian benar benar menggoda banget, Sayang. Lama lama aku nggak tahan kalau kayak gini," keluh Jiwo setelah menyesap rokoknya.


"Tahan dong, Mister, baru juga jam segini."


"Gimana bisa tahan kalau dihadapkan pada tubuh tubuh seksi kalian, apa lagi kalian sudah halal. Penginnya langsung tancap."


"Sabar suamiku, Sayang, kan semua lubang nikmat ini hanya untuk Mister seorang. Nih diminum dulu, jamu kuatnya, biar Mister makin menggigit."


"Haiss."


Para istri kompak terkekeh melihat sang suami yang sudah sangat gelisah. Jiwo semakin merasakan gejolak hasrat yang terus meninggi, saat para istrinya dengan gaya seksi satu persatu melepas kain kain yang menempel sambil menggerakan badannya meliuk liuk. Jiwo menenggak ramuan jamu dari istrinya sampai habis. Setelahnya dia kembali menikmati pertunjukan dari ketiga belas istrinya dengan tangan yang mulai menggerayangi setiap tubuh istri yang mendekat.


Satu persatu dengan gaya menggoda, para istri Jiwo duduk dipangkuan pria itu, ada juga yang menyodorkan bukit kembar dan berbagai gerakan yang tentunya sangat menggoda suami mereka.


Karena sudah tidak mampu menahan hasrat, Jiwo langsung menyerang setiap istrinya yang menyodorkan diri. Beberapa istrinya juga ada yang membantu sang suami melepas celana suamnya hingga benda kesayangan sang suami terlepas dari sarangnya dan bergerak terayun ayun dengan ketegangan yang sangat maksimal.


"Kalian benar benar membuat aku gila!"


...@@@@@@...

__ADS_1


__ADS_2