
"Maaf ya bunda, jadi ngerepotin" ucap Aira.
"Enggak sama sekali nak, bunda seneng kalau cucu bunda nginep disini, jadi berasa muda lagi hehe" Reva menepuk-nepuk pelan lengan Atiya.
Aira tersenyum.
"Ngilangin stress ya bun" ucap Aira.
Reva mengangguk setuju.
"Ini ayah pulang nanti pasti seneng karena ada cucunya" ia menimang-nimang cucunya.
Alex merangkul pinggang Aira.
"Tuh bunda happy" ucap Alex.
"Iya dong, kalian tiga hari aja cukup? Gak mau seminggu?" candanya.
Aira menggeleng cepat.
"Nanti aja bun kalau Atiya udah agak gede, kalau sekarang gak bisa, gak tenang" ucap Aira.
"Hum, memang begitu, bunda dulu juga sama, Apalagi anaknya selucu ini" ucap Reva.
Aira tersenyum, iya mencubit pipi Atiya.
"Papanya juga lucu" bisik Alex.
Aira melirik sinis suaminya.
"Dih"
Pria itu tersenyum.
"Yaudah buruan berangkat, nanti Atiya ngeliat mamanya malah nangis gak jadi pergi kalian" ucap Reva.
"Ohiyaiya ma"
Aira meraih tas selempangnya.
"Kita pamit ya bun, jaga Atiya" ucap Alex mencium pipi ibunya.
"Iya bunda jaga kok, hati-hati dijalan"
"Ra, mas tunggu diluar" ucapnya.
"Iya"
Aira ikut mencium punggung tangan mertuanya.
"Makasih ya ma, maaf ngerepotin" ucapnya.
"Ish enggak sama sekali, nikmati waktu liburannya, jangan pikirkan yang lain dulu..Dan kamu gak usah khawatir, bunda bakal kabarin tentang Atiya dua puluh empat jam ke kamu, oke?"
Aira tersenyum lebar.
"Oke bunda, sayang bundaa banyak-banyak" ucapnya merangkul sang mertua.
"Iya-iyaa, udah sana nanti Atiya beneran bangun"
"Hehe, assalamualaikum" ucap Aira.
"Waalaikumsalam"
Aira berlari kecil menuju mobil, membuka lalu menutup dengan perlahan pintu mobil tersebut.
"Ayo kita berangkat" serunya.
"Sini mas pakaikan sabuk pengamannya" Alex menawarkan diri.
Aira mengangguk.
Pria itu mendekat memasangkan sabuk pengamannya, Aira tidak dapat menahan senyumnya karena jarak wajah mereka yang dekat.
"Jangan diliat nanti jatuh cinta" ucap Alex.
"Jatuh cinta kesekian kalinya" ucap Aira.
__ADS_1
"Iyaa sayang" Alex mencubit pipi Aira setelah selesai.
"Lama-lama pipiku melar mas" eluh Aira.
"Gakpapa tetep cantik, kamu gimanapun rupanya mas tetep cinta"
Aira tersipu dengan mulut manis suaminya.
"Apalagi Gak pake apa-apa" lanjutnya
Senyuman Aira memudar, ia mengangkat tas selempangnya lalu memukulkannya ke Alex.
Pria itu malah tertawa.
"Kamu gak ada keliatan sifat dosennya mas" ucap Aira.
"Kan ke kamu, kalau ke Mahasiswi lain beda"
"Gini ya istriku-"
"Mas ini kita masih didepan rumah bunda, jadi apa enggak? Atau aku turun nih?" ancam Aira.
"Oh iya astagfirulloh mas lupa sayang..Gak boleh keluar mobil kamu, awas" ucap Alex.
"Iyaa siapa juga yang mau turun sayang" balas Aira.
"Oke kita berangkat"
Alex memundurkan mobilnya dengan perlahan, keluar dari pekarangan rumah ibunya, ada bibi yang sudah menunggu dan membukakan pagar untuk mereka.
"Makasih ya bi" ucap Aira.
"Sama-sama Non, hati-hati dijalan ya"
Mobil melaju, Aira menyandarkan tubuhnya ke kursi.
"Masih kebayang Atiya" ucap Aira.
"Sayang..Kita baru keluar dari rumah bunda"
Alex tidak berani menjawab.
"Mas setel lagu dong" pinta Aira.
"Mau lagu apa?"
"Terserah" ucap Aira.
"Gak ada lagu judulnya terserah"
"Maksudnya terserah kamu mas mau pilih lagu apa" ucap Aira.
"Until i found you mau?" tawar Alex.
Aira mengangguk.
Alex menyetel lagu Until I Found You milik Stephen Sanchez.
I want you in my arms
Oh, let me hold you
I'll never let you go again like I did
"Lagu ini cocok buat mengutarakan isi hati" Alex menaik-turunkan kedua alisnya.
"I found you"
Alex melihat Aira saat bagian itu diputar.
"You fell, I caught you"
Alex menyanyikan penggalan lirik tersebut.
"Mas vibes kamu makin mirip bapak-bapak alay" ledek Aira.
"Astagfirulloh..ini romantis, durhaka banget jadi istri" ucap Alex.
__ADS_1
Aira cekikikan.
Siapa yang tidak berdebar dinyanyikan lagu romantis dengan partner halal.
Bohong kalau Aira tidak berdebar.
"Gini ya bahagianya nikah sama orang yang bucin dari lama" gumam Aira.
"Kamu bilang apa sayang?"
Aira menggeleng sembari tersenyum simpul.
"Aku bilang mas ganteng" ucapnya.
Alex tersenyum malu.
"Ekhem.." dehemnya.
"Dih salting" ucap Aira.
"laki-laki kalau salting lucu ya" lanjutnya.
"Masa?"
"Gak percaya? Nanti aku kasih kaca yang besar ke kamu mas" ucap Aira.
"Percaya-percayaa"
Ting!
Handphone Aira berdering, ia mengambil benda tersebut didalam tasnya.
"Dari siapa?" tanya Alex.
"Berondong" celetuknya.
"Yang bener"
Aira tertawa.
"Dari bundaa, ngirim poto kayaknya poto Atiya" ucapnya.
"Coba liat" ucap Alex.
Aira membuka pesan whatsapp dari mertuanya.
(gambar hanya illustrasi semata)
Aira menutup mulutnya kagum.
"MasyaAllah mas! Cantik bangett anak akuu" girangnya.
Ia menunjukkan layar handphonennya pada sang suami, Alex ikut kagum melihat poto putri kecilnya dengan drees.
"Aaaa lucu bangettt"
"Wajahnya mirip mas banget ya Ra" ucap Alex.
"Ish iyaa makanya ituu, mirip kamu banget"
"Lucunya anak akuu, pengen gigit pipinyaa argh!!" gemasnya.
Reva mengirim voice note.
"Baik hati nih anak kalian, bangunnya gak nangis, iya thayang yaa utututu"
"Mas" panggil Aira, ia menatap suaminya.
"Kita gimana sih bikinnya kok anaknya jadi selucu ini huwaaaa"
Alex kekeh mendengar ucapan istrinya.
"Memang bibit unggul dari papanya" ucap Alex.
"Huhu Atiyaaa, kamu kayak boneka hidup" ucapnya sembari melihat poto anaknya.
__ADS_1