Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Pemilik Rumah Lelang


__ADS_3

Tidak ada halangan saat Ye Chen masuk ke ibukota, dari awal Ia sudah memperlihatkan token dari rumah lelang. Artinya Ia adalah salah satu orang penting di sana, petugas jaga di pintu gerbang tidak akan berani memerasnya.


Tidak seperti biasanya ketika memasuki sebuah kota. Ye Chen yang biasanya langsung pergi ke rumah makan, kali ini tidak ke sana melainkan pergi ke rumah lelang.


Tujuannya untuk membeli semua sumber daya (kalau bisa) di sana.


Ia disambut langsung oleh Lao Kang, pemimpin sekaligus pemilik rumah lelang, ayah dari Lao Yifeng.


"Aku mendapat kabar dari Yifeng kalau anda kesini tuan Ye. Silahkan, kita ke ruanganku saja," ajaknya. "Dari yang aku dengar, anda ingin membeli sumber daya kami."


Tanpa menunggu lama, Ye Chen berkata hanya membutuhkan sumber daya berusia lima puluh tahun ke atas.


"Tidak masalah. Asal tuan Ye tau, sudah cukup lama kami menyimpan sumber daya, tapi karena alkemis yang bisa meracik pil tingkat tinggi sangat jarang maka pembelian sumber daya jadi berkurang." jelas Lao Kang.


Ye Chen lalu memilih sumber daya langsung di gudang penyimpanan. Lao Kang tidak berbohong ketika mengatakan memiliki simpanan sumber daya yang banyak.


Bahkan kristal bening juga cukup banyak. Tanpa ragu Ye Chen memisahkan semua yang Ia butuhkan.


"Semuanya dua ratus juta keping emas tuan Ye." kata Lao Kang setelah menghitung.


Ye Chen tidak kaget, Ia sudah memperkirakan semuanya. Masalahnya, Ia tidak memiliki kepingan emas sebanyak itu dan mulai berpikir untuk mengambil setengahnya saja.


Lain halnya dengan Lao Kang, Ia malah berpikir harga yang berikan terlalu tinggi.


"Tuan Ye bisa menggunakan plakat yang diberikan Yifeng untuk potongan sepuluh persen." katanya. Ye Chen mengangguk tapi tetap saja masih kurang.


"Um, tuan Ye," kata Lao Kang agak ragu. "Aku dengar dari Yifeng anda melelang pil kultivasi Langit awal dan menengah. Bagaimana kalau anda menukarnya dengan potongan harga lima puluh persen?"


Tiba-tiba aura kematian merembes keluar dari tubuh Ye Chen. Ini adalah tehnik aura kematian yang Ia dipelajari dari gulungan sekte kegelapan.


Aura kematian atau aura membunuh biasanya tercipta dengan sendirinya dan terus bertambah seiring dengan banyaknya pembunuhan yang dilakukan.


Entah berapa banyak kejahatan yang sekte kegelapan lakukan. Setelah mempelajari tehnik ini, aura membunuh yang Ye Chen keluarkan diubah menjadi aura kematian yang lebih pekat dari kebanyakan kultivator.


Lao Kang tidak dapat bergerak, nafasnya tersengal-sengal. "Tuan... Ye, tolong...." katanya dengan susah payah.

__ADS_1


"Apa kau pikir aku tidak mampu membayarmu?" ucap Ye Chen pelan, membuat Lao Kang tambah takut.


"Tidak, bukan... begitu...."


Ye Chen menahan auranya. "Katakan, jangan bertele-tele."


Setelah mengatur nafasnya, Lao Kang duduk dan berkata ingin menukar sumber daya dengan pil Langit menengah.


"Tuan Ye, anda lihat sendiri, di usiaku saat yang sekarang, kultivasiku berhenti di tingkat Langit awal."


"Lalu?"


Lao Kang menlanjutkan ucapanya setelah menelan ludah, membasahi tenggorokannya. "Kalau tuan Ye berkenan, aku akan menukar semua sumber daya ini dengan Pil Langit menengah."


Dalam hati Ye Chen sangat senang, Ia masih punya sembilan pil lagi. Tidak masalah memberikan satu untuk Lao Kang, dengan begini masalah selesai dan Ia bisa membawa pulang sumber daya.


"Begitu juga baik, harusnya kau mengatakannya lebih awal. Aku tak suka ada yang memerasku."


"Sialan anak itu, kenapa dia tidak memberitahu tuan Ye sangat menakutkan." katanya dalam hati, mengumpat Lao Yifeng.


Di rumah lelang kota Qingyun. "Semoga ayah baik-baik saja hehe...."


Ye Chen berpikir. "Kau tau? pil buatanku ini dari sumber daya langka, meskipun semua sumber daya yang ada di sini digabung, belum tentu bisa membuat pil sebagus ini."


Ia tidak berbohong saat mengatakan ini, Ye Chen memang menggunakan setetes kecil air kehidupan yang ada di dalam dimensi cincinnya untuk membuat satu pil Langit.


Satu pil saja dari Ye Chen, bisa membuat seorang kultivator naik ke tahap selanjutnya. Tidak peduli berbakat atau tidak.


"Tuan Ye, aku bersedia memberikan sebagian besar saham rumah lelang pada anda. Dengan begitu, anda akan menjadi pemilik sekaligus pengambil keputusan di sini."


"Apa kau yakin?"


Dengan tegas, Lao Kang mengatakan bahwa Ia tidak main-main dan bersedia saat ini juga melepas posisi pemimpin rumah lelang.


Mau tidak mau, Ye Chen kaget juga. Tidak sampai sekian menit Ia telah menjadi pemilik sebuah rumah lelang yang sangat besar.

__ADS_1


Lain halnya dengan Lao Kang, Ia terlihat biasa saja. Mungkin baginya ini sudah sewajarnya.


Mengabdi kepada orang seperti Ye Chen sama sekali tidak buruk, bahkan menguntungkannya.


"Tuan Ye...," ucap Lao Kang menyadarkan lamunan Ye Chen. Sekarang anda adalah pimpinan rumah lelang. Silahkan memberi perintah."


"Mmm, pertama rahasiakan identitasku dan yang kedua aku lapar, bisakah kau menyuruh seseorang untuk membuatkan makanan untukku?"


Lao Kang awalnya merasa heran, ada kultivator yang mementingkan perutnya. Tapi lebih heran lagi ketika Ye Chen melihat porsi makan Ye Chen yang besar.


Selesai bersantap, Ye Chen memberikan pil kultivasi Langit awal.


"Tujuh hari, waktumu hanya tujuh hari untuk menerobos." kata Ye Chen tapi setelah waktu yang ditentukan, Lao Kang belum bisa juga naik ke tahap menengah.


"Maaf mengecewakan tuan." ucap Lao Kang sedih.


Ye Chen hanya tersenyum. "Tidak masalah, ini seperti yang kuduga. Ambil pil ini dan besok kau bisa mulai berkultivasi kembali."


Keesokan harinya, Lao Kang kembali, aura tubuhnya berbeda dari kemarin. "Tuan, pil apa yang anda berikan? lihat, tubuhku rasanya sangat ringan." ucapnya senang.


"Bagaimana dengan kotorannya?"


"Hais jangan ditanya lagi, seluruh tubuhku mengeluarkan kotoran yang sangat banyak dan berlendir."


"Enak kan baunya? hahaha...."


Pil yang Ye Chen berikan adalah pil pembersih, biasanya dipakai oleh kultivator yang kultivasinya macet.


Dengan pil ini semua kotoran dari dalam tubuh akan keluar, kotoran seperti sisa-sisa atau endapan pil yang masih ada didorong melalui pori-pori tubuh. Dulu Ye Chen menggunakan teh herbal ketika masih di desa Ye tapi seiring kekuatannya yang bertambah, Ia kini sanggup membuat pil pembersih.


Ye Chen lalu meminta Lao Kang berkultivasi kembali. Ia sendiri melanjutkan kegiatannya di ruang alkimia untuk membuat pil dan mengekstrak inti siluman.


"Jangan menggangguku saat kau keluar nanti, lebih baik kau umumkan saja bahwa rumah lelang akan mengadakan lelang pil kultivasi khusus tingkat Langit."


"Benarkah...?"

__ADS_1


"Tentu saja, bukankah kita butuh dana untuk kemajuan rumah lelang?"


"Baik tuan, terima kasih." Lao Kang semakin bertambah yakin, dibawah kepemimpinan Ye Chen, rumah lelang akan jauh lebih besar.


__ADS_2