Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Sangat Kuat


__ADS_3

"Tuan...." bisik Baojing ketika mereka tiba di dimensi awal.


"Tenanglah, hilangkan keberadaanmu, aku akan membuat portal keluar dari sini."


Aura yang sangat kuat menyambut Ye Chen dan Baojing di dimensi, Ye Chen tau dia tak bisa berbuat banyak untuk melawannya dan berpikir akan membuat pintu untuk segera keluar sekaligus memperkuat segel agar yang di dalam tidak bisa keluar.


Mereka berjalan pelan, sangat berhati-hati agar tak menarik perhatian sang pemilik aura. Bukan satu melainkan tiga, ini namanya bunuh diri kalau nekat ingin menunjukkan diri. Tak lama kemudian sampailah mereka ke titik segel, Ye Chen segera menambah kekuatan segel, mencari lubang hitam lain untuk menutupnya dan pergi dari sana. Terserah nanti terdampar dimana yang penting keluar dari sana.


"Tuan, di sana." bisik Baojing lagi seraya menunjuk satu lubang hitam kecil.


Ye Chen mengangguk dan mengikuti Baojing. "Jangan terpisah." ucapnya memperingati Baojing agar tak tersesat di dalam portal nanti.


Belum masuk ke dalam portal, Tiba-tiba dari jauh datang bola api yang sangat besar.


Bumm...


Tanah ditempat Ye Chen berdiri hancur, untung saja mereka dari awal sudah waspada, kalau tidak mungkin ceritanya akan lain. "Baojing, kalau melihat tanda dariku, kau cepatlah masuk ke dalam portal." seru Ye Chen ditengah kepulan debu."


"Sial, mereka menandai tempat ini. Baojing, cepatlah." Ye Chen menggunakan Qi bergerak mengikuti Baojing yang berlari lebih dulu.


Bumm...


Bumm...


Dua bola api besar kembali datang, di susul bola api yang lain yang tak kalah besar.


Ye Chen yang berusaha menahan sambil berlari menggertakkan gigi, "Mereka sangat kuat." batinnya tanpa mengurangi sedikitpun kekuatannya sendiri.


"Hahaha akhirnya kau muncul juga." Sebuah suara menggema, bukan hanya suaranya saja yang memenuhi langit tapi tekanan dari suara juga sangat kuat.


"Jangan membunuhnya." Suara lain terdengar.

__ADS_1


Ini seperti di panggang di api, udara berubah menjadi sangat panas. Tak ada tempat melarikan diri selain lubang hitam yang ada di depan.


"Tuan, ayo masuk." ajak Baojing ketika mereka telah sampai di depan lubang hitam.


"Mau lari kemana kalian!" kata suara itu lagi, bersamaan dengan itu tiga bola api besar kembali menghantam Ye Chen dan Baojing dengan sangat keras sampai mereka memuntahkan darah segar.


"Sial, mereka kabur. Hei Youpi, sudah kukatakan jangan mengganggu."


"Hahaha aku hanya ingin melihat saja sampai dimana anak itu mampu bertahan. Ternyata cuma sebegitu saja." kata yang dipanggil Youpi.


"Kalian diamlah! aku perhatikan anak itu punya potensi. Jangan meremehkan kekuatannya, ingat dia adalah putera Yeming. Darah raja Iblis sejati mengalir dalam darahnya."


"Kau terlalu banyak berpikir." kata Youpi lagi.


"Sifatmu itu yang akan membunuhmu, lebih baik kau suruh orangmu bersiap, kirim lebih banyak lagi, anak itu pasti kembali ke sana."


"Sudah kukatakan kau terlalu memandangnya tinggi." kata Youpi lagi, karakternya memang selalu memandang rendah orang lain.


"Terserah apa katamu, nah aku pergi. Sumo, aku menyarankan hal yang sama padamu."


Selepas berkata, Sumo langsung menghilang dari tempat itu. Sementara Youpi tidak langsung meninggalkan tempat, ia menghubungi bawahannya yang ada di sana.


Di tempat lain, Ye Chen dan Baojing masih terbaring lemah di tanah , mereka terlempar


dari dalam portal dalam keadaan terluka. Darah mengering masih tampak jelas terlihat di mulut mereka.


"Siapa mereka itu? kuat sekali." kata Ye Chen. Sekujur tubuhnya masih sakit, pakaiannya sendiri terlihat bekas terbakar di beberapa tempat.


Kondisi Baojing tidak jauh lebih baik, "Auranya hampir sekuat guru Baji, aku rasa mereka ada raja Iblis."


"Aku rasa begitu, sepertinya itu hanya potongan jiwanya saja sehingga tidak sekuat guru Baji." sahut Ye Chen.

__ADS_1


Potongan jiwa bagi kultivator tingkat Dewa bukanlah hal yang sulit dilakukan. Pada tingkat ini, seseorang akan bisa memecah jiwanya dan mengirimnya ke berbagai tempat. Tentu saja kekuatannya tidak sama dengan aslinya, mungkin hanya beberapa persen saja tergantung seberapa banyak potongan jiwa ini dibuat.


Jika terjadi sesuatu, misalnya potongan jiwa ini terperangkap dan terbunuh maka kultivator tersebut tidak akan ikut tewas. Tapi tetap mengalami luka karena masih terhubung dan kekuatannya akan berkurang, namun dengan sedikit usaha, kekuatannya akan pulih seperti semula.


"Mereka sangat kuat, aku tidak bisa main-main dengan keadaan ini." batin Ye Chen. Ia lalu berdiri dan memperhatikan keadaan sekitarnya, rasanya aku mengenal tempat ini pikirnya.


"Tuan, apa anda tau kita dimana?" tanya Baojing.


"Aku rasa kita masih di alam atas semu." ucap Ye Chen sambil menghirup udara dalam-dalam. "Kau ingat!" serunya. "Ini tempat dimana pertama kali aku datang ke alam ini." lanjutnya.


Dan memang benar, Ye Chen dan Baojing terlempar dan terhempas ke tempat dulu Ye Chen datang. Tapi ini tempat ini berubah, dahulu, tempat itu dipenuhi oleh salju yang membeku tapi sekarang tidak lagi. "Mungkin benar kata guru Baji, mereka mencari jejak dari kunci dimensi, dan menghancurkan semua tempat yang pernah aku singgahi."


Tiba-tiba Ye Chen teringat sesuatu, "Kalau begitu... Baojing ayo cepat, kita harus oergi." katanya dengan terburu-buru.


"Tapi tuan, anda masih terluka."


"Tidak masalah, ambil ini." kata Ye Chen lalu memberikan pil pemulih pada Baojing.


Tujuan Ye Chen adalah wilayah Ye, dari tempatnya sekarang, Ia harus melewati sekte Teratai, sekte asal senior He.


Mereka tidak memakai perahu terbang, hanya mengandalkan pedang terbang berlari cepat. karena khawatir akan terlihat. Ini membuat perjalanan mereka semakin lama.


Betul saja dugaan Ye Chen, setelah sampai di sekte Teratai, sekte itu sudah tidak ada lagi, semua rata menjadi tanah. Hanya bekas-bekas bangunan saja yang tertinggal. Dari sini mereka melanjutkan perjalanan kembali, tujuannya adalah kota Shinyang, dimana wilayah Ye berada.


Di wilayah Ye.


"Pertemuan kembali dilakukan, hal ini dikarenakan beberapa saat yang lalu orang-orang yang mengepung wilayah Ye semakin banyak. Kota Shinyang sendiri sudah hancur, termasuk sekte Harimau terbang.


Desa Ye.


Situasinya sama dengan wilayah Ye, orang berjubah hitam semakin banyak. Semua berkumpul di sekitar desa.

__ADS_1


Sementara itu Ye Chen dan Baojing yang melakukan perjalanan cepat telah tiba di wilayah Ye. "Siapa orang-orang ini?" Ye Chen tidak begitu kaget melihat wilayahnya yang dikepung, yang membuatnya heran adalah bukan hanya ada ras Iblis saja yang ada di sana tapi juga ras manusia. Perbedaan ini dapat Ia lihat dengan jelas.


Tapi tidak dengan Baojing, dia menjelaskan pada Ye Chen bahwa ras manusia itu pasti telah tersesat.


__ADS_2