Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Munculnya Raja Mayat


__ADS_3

Bahkan sosok itu masih belum terlihat namun, aura yang dikeluarkannya sangat kuat dan tekanan yang diberikan begitu besar. Yang tidak memiliki jimat atau senjata pamungkas sudah pucat, bayangan kematian seolah ada di ujung mata.


Wooo...


Suara teriakan yang dalam dan dingin dari Mayat Hidup dan Mayat Iblis terdengar sangat menyeramkan, suara ini seperti sorakan untuk menyambut pemimpin besar. Mereka berbaris rapih, membuka jalan untuk sosok itu.


Wooo...


Kembali terdengar suara namun kali ini yang terdengar seperti suara rintihan.


"Raja Mayat."


Siapa yang sekarang yang tidak takut? kemunculan sosok ini sungguh tidak terduga, dia adalah eksistensi tertinggi dari evolusi Mayat Hidup. Meskipun semua orang sudah menduga sosok ini akan ada tapi kehadirannya tetap saja membawa kepanikan.


Untungnya, sosok Raja Mayat ini masih kecil, tingginya hanya sekitar sat meter dan berwajah anak-anak. Matanya semerah darah dengan aura kematian yang sangat pekat.


Meski begitu, tekanan alam Dewa Kaisar tahap menengah awal sangat kuat, tatapannya membawa tekanan dan membuat sebagian besar yang ada di sana jatuh terduduk.


Tatapannya yang dingin membawa keinginan membunuh yang sangat kuat dan ketika tangannya melambai, angin dingin menyerbu, membunuh mereka yang lemah.


Sangat kuat.


"Sial! dari semua bahaya, kenapa harus Raja Mayat?"


Suara panik dan menyesal mulai terdengar, bahkan ada yang menyesal telah masuk ke dalam Hutan Mati. Yang paling merasa hidupnya sangat tidak beruntung adalah orang-orang yang lari dari kejaran Serangga Pemakan Daging. Bukannya lari menghindari masalah, malah lari mendekati masalah yang lebih besar.

__ADS_1


Mayat Iblis dan Serangga Pemakan Daging saja masih ada ribuan, ini ditambah lagi dengan Raja Mayat. Benar-benar tidak beruntung.


"Kawan-kawan! kita harus bersatu, serang Raja Mayat dengan kekuatan terkuat bersama-sama. Aku yakin dengan kekuatan kita, kita pasti bisa menyingkirkannya."


"Ya betul, ayo."


Ye Chen mengagumi keputusan orang yang berbicara, mustahil mengalahkan Raja Mayat tanpa bersatu. Dia sendiri masih tetap berdiri di tempatnya, sama sekali tidak terpengaruh dengan situasi di depannya. Sementara Hong Shin sudah dari tadi berdiri di belakangnya, kakinya tidak berhenti gemetar.


"Serang!"


Serangan ratusan kekuatan menyapu Raja Mayat. Ini sangat kuat, alam Dewa Kaisar menengah pasti akan tewas jika terkena serangan ini.


Badai yang disertai kilatan petir dan api dari jimat menyapu Raja Mayat dan lainnya. Raja Mayat yang berdiri paling depan menerima dampak terbesar, sapuan lengannya hanya sanggup menahan setengah dari serangan ini.


Luka-lukanya sembuh dengan cepat..


"Ini... "


Tatapan putus asa kembali terlihat di wajah semua orang. Dengan begini, sampai berapa kali pun mereka menyerang, hasilnya akan tetap sama. Ini akan berulang terus sampai mereka kehabisan tenaga.


Wuss...


Cepat sekali, Raja Mayat bergerak bagai kilat. Setiap gerakannya pasti membawa kematian bagi lawannya. Kuku-kukunya yang panjang dan tajam seperti pisau menembus tubuh orang-orang itu seperti tahu.


Di sisi lain, Ye Chen yang merasa sudah saatnya bergerak melirik Hong Shin dan berkata akan menghadapi Raja Mayat sementara dia harus meminta orang-orang untuk menyerahkan cincin penyimpanan mereka kalau ingin selamat.

__ADS_1


Sekali lompat, Ye Chen telah berada di depan Raja Mayat. Dia language mengirim satu pukulan kuat, menggunakan unsur api, membuat Raja Mayat terlempar sampai ratusan meter.


"Apa? tidak mungkin. Jangan keterlaluan."


Pria yang tadi menggerakkan semua orang tadi membantah ucapan Hong Shin ketika dia meminta bayaran kalau ingin selamat.


"Ya, itu tidak mungkin."


"Jangan terlalu memaksa."


Kata sebagian besar orang, mendukung ucapan pria pertama. "Senior, mereka menolak."


"Oh, kalau begitu ayo kita pergi." Ye Chen kemudian menghampiri Gong Shin dan berjalan pelan dari sana.


"Ini... "


"Senior tunggu dulu, aku bersedia, aku bersedia."


Harapan satu-satunya adalah Ye Chen, jika Ye Chen pergi, lalu siapa yang akan memo long mereka? harta bisa dicari tapi nyawa tidak.


"Bagus! bagaimana denganmu?" tanya Ye Chen.


"Aku juga bersedia," pria ini menanggapi dengan serius. "Tapi aku butuh jaminan, akau akan menyerahkan nya setelah kau menghancurkan Raja Mayat." sambungnya lagi. Kilatan kecil di matanya terlihat saat dia mengatakan ini.


Dalam sekejap Ye Chen sekali lagi muncul di depan Raja Mayat yang saat ini sudah kembali pulih. Ye Chen langsung mengaktifkan penjara kegelapan dan mengirim Raja Mayat ke dalam kegelapan abadi.

__ADS_1


__ADS_2