
Berita tentang penghancuran sekte Lautan Air sudah menyebar ke semua wilayah, belum habis berita itu, kini muncul lagi berita kehancuran sekte Kayu Langit, disusul dua sekte lainnya.
Hanya sekte Api Abadi yang belum atau tidak berhasil dibobol oleh mereka, ini karena sekte ini telah menutup diri jauh sebelum nya dan semua potensi pengkhianatan di dalam sekte sudah dilenyapkan sehingga Bai Hai dan sekutunya tidak dapat menembus pertahanan nya.
Tersiar juga kabar kalau sekutu terbesar Bai Hai mencari sebuah benda yang berasal dari kolam jiwa di setiap sekte.
"Tuan, kita masih bisa mencoba menembus sekte Api Abadi. Alu yakin dengan kekuatan penuh, mereka pasti akan hancur."
Usopp melirik Bai Hai yang duduk di sampingnya, raut wajahnya sangat tidak senang mendengar ucapan dari Bai Hai.
"Apa kau pikir setelah serangan terakhir mereka pasti sudah makin lemah? apa kau tidak pernah berpikir mereka akan semakin memperkuat pertahanan mereka?"
"Daripada itu, bagaimana kabar Bai Su, apa dia sudah menyelesaikan pekerjaannya? Cih! bahkan pelarian ketiga sekte itu saja belum bisa kau lacak."
Usopp kembali geram, tugas utamanya terancam gagal. Satupun batu inti itu tidak bisa Ia dapatkan, sementara dia juga tidak bisa terus berlama-lama karena dimensi Lima Elemen bisa terbuka kapan saja.
__ADS_1
Bai Hai terdiam, semua terjadi di luar rencana. Mata-mata yang Ia tanam di setiap sekte tidak ada yang berguna bahkan Bai Su yang notabene adalah seorang tetua di sekte Api Abadi juga tidak banyak berguna. Sebenarnya apa yang terjadi? apakah para patriark itu sudah tau rencananya lalu terlebih dahulu menyimpan batu inti? ataukah ada orang lain yang sudah mendahului nya?
Bai Hui juga teringat patriark sekte Lautan Air, dia bahkan tidak tau apa-apa tentang batu inti itu.
Di tempat lain, Ye Chen yang mendengar gerakan Bai Hui menimang lima batu inti di tangannya. Dia yang awalnya hanya mengetahui kegunaan batu inti hanya untuk memahami elemen dasar itu pun mulai berpikir.
Pasti ada kegunaan lain, kalau tidak, tidak mungkin Bai Hai sampai membuat gerakan yang sangat besar.
Menyerang empat sekte besar dan berhasil bukanlah pekerjaan yang mudah. Butuh banyak sekali persiapan serta kekuatan untuk bisa melakukannya dan semua usaha itu bisa dibilang sukses.
Saat sedang melamun sendiri, memikirkan kegunaan batu inti itu. Suara seseorang muncul terdengar memanggilnya.
"Senior, gerbang dimensi Lima Elemen akan segera terbuka."
Itu adalah ketua Bong.
__ADS_1
"Apa kamu yakin?" tanya Ye Chen, jujur saja dia sudah sangat terbiasa dengan getaran di depan gerbang dimensi Lima Elemen dan setiap kali mereka semua bersiap masuk namun hal itu tidak pernah terjadi. Gerbang itu benar-benar tidak bergerak barang sesenti pun.
"Aku juga tidak yakin, tapi muncul percikan-percikan kecil dari petir. Setiap tanda ini muncul maka pintu gerbang biasanya akan segera terbuka."
"Berapa lama sampai gerbang itu terbuka?" tanya Ye Chen, dia tiba-tiba saja mempunyai sedikit rencana kecil di kepalanya.
"Empat atau lima jam." sahut ketua Bong singkat.
"Lebih dari cukup." ucap Ye Chen lirih setalah menghitung sesuatu. "Pergilah, aku akan menyusul begitu waktunya tiba."
"Baik."
Ketua Bong juga tidak banyak bicara, pasti Ye Chen punya alasan sendiri.
Sepeninggal ketua Bong, Ye Chen melemaskan otot-otot nya sebelum menghilang dari sana.
__ADS_1
"Keluarga Bai, rasanya aku harus memberikan sedikit kesan padamu hehe."