Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Buah Bunga Hitam


__ADS_3

Untuk saat ini Ye Chen hanya bisa mengeluarkan satu bola neraka api dengan kultivasinya. Jika kultivasinya semakin tinggi, menutupi sebuah kota dengan beberapa bola neraka api bukanlah masalah.


"Lari!"


Suhu di dalam ruang lingkup bola neraka api sangat tinggi, itu membakar apapun dalam radius ratusan meter. Ratusan orang yang semula hendak menghentikan Hong Shin tertahan dan berlari menjauh, meski begitu, puluhan dari mereka tidak sempat lari dan menjadi abu di bawah tekanan bola neraka api.


"Sial, apa-apaan bola api ini. dari kelompok mana orang itu berasal?"


"Senior, bagaimana sekarang? apa kita akan tetap mengejar mereka?"


"Apa kamu sudah gila? apa kamu tidak melihat kekuatan bola api itu?"

__ADS_1


Salah satu kelompok dari ratusan orang yang tersisa tampak berdiskusi kecil, lalu kemudian pergi. Tindakan ini diikuti beberapa kelompok lain sampai tidak ada seorangpun yang ada di sana.


Bukan pilihan yang bijak untuk melawan Ye Chen dengan teknik bola neraka apinya, apalagi mereka terbagi dalam beberapa kelompok sehingga keuntungan yang di dapat pasti sangat sedikit. Berbeda jika mereka adalah satu sehingga dapat bekerjasama dengan baik dan tidak akan ada orang yang mengambil kesempatan dibalik penderitaan yang lain.


Di sisi lain, Ye Chen hanya tersenyum, dia jelas tau orang-orang itu tidak akan mungkin bekerjasama menyerangnya.


"Hehe saatnya panen." gumam Ye Chen sambil berjalan mendekati tumpukan abu namun, senyumnya segera menghilang ketika menyadari cincin penyimpanan mereka juga berubah menjadi abu. Untungnya itu hanya mereka yang berada terlalu dekat dengan bola neraka api, sehingga Ye Chen masih bisa menyelamatkan beberapa cincin penyimpanan.


'Ini akan menjadi salah satu teknik terkuatku.' pikir Ye Chen. Bahkan cincin penyimpanan yang dilindungi formasi dan tidak mudah hancur pun berubah menjadi abu di bawah tekanan bola neraka api.


"Apa yang kau temukan?" tanya Ye Chen ketika tiba ditempat Hong Shin.

__ADS_1


Hong Shin tidak menjawab melainkan menunjuk ke depan. Di sana terlihat sebuah pohon yang memancarkan gelombang aura yang tidak biasa dan ada sembilan bunga berwarna hitam yang sedang mekar, proses ini berlangsung dengan kecepatan yang bisa terlihat.


"Senior, ini adalah bunga hitam abadi. Setelah mekar, akan muncul buah sebesar jari."


Menurut catatan di sekte, buah bunga hitam abadi ini adalah sumber daya untuk membuat pil roh spiritual.


Sayangnya Ye Chen tidak bisa mengambil buah itu begitu saja, bukan hanya karena harus menunggu bunga nya mekar sepenuhnya tapi di sana sudah ada beberapa kelompok yang juga menunggu peluang itu datang.


Kalau dihitung secara kasar, buah Bunga Hitam akan matang sempurna dalam satu hari dan selama satu hari ini bisa dipastikan jumlah orang yang datang juga akan bertambah banyak. Perebutan buah Bunga Hitam akan semakin menarik.


Berbeda dengan Hong Shin yang mulai gelisah, Ye Chen terlihat biasa saja. Praktis tidak ada yang bisa mengancamnya di dimensi ini. Satu-satunya yang ancaman yang mungkin terjadi jika para jenius dari masing-masing perwakilan itu bergabung dan menyerang Ye Chen bersama tapi tentu saja itu tidak mungkin terjadi.

__ADS_1


"Daripada kamu gelisah dan tidak melakukan apa-apa, lebih baik kamu mencari anggota sekte di antara mereka. Ajak mereka bergabung bersama tapi kalau mereka menolak, biarkan saja."


Ye Chen mengingatkan Hong Shin, bukan karena Ye Chen berbaik hati tapi dia sudah berjanji pada tuan Tang untuk menjaga murid-murid sekte Pengobatan Ilahi dengan catatan murid-murid itu mau mengikuti arahannya, kalau tidak jangan salahkan Ye Chen jika mereka tewas.


__ADS_2