
"Kakak Chen, kamu kemana saja? dimensi Lima Elemen sebentar lagi akan terbuka." Yue menyambut kedatangan Ye Chen di depan gerbang dimensi. "Patriark Su dan yang lainnya sudah lebih dulu pergi, mereka juga akan ikut masuk ke dalam dimensi Lima Elemen." sambungnya lagi.
Ikut masuk? bukankah sebelumnya hanya beberapa orang saja yang diperbolehkan untuk masuk ke dalam sana? "Apa mungkin terjadi sesuatu?"
Ye Chen bingung dengan keadaan ini. "Aku juga tidak tau, tadi patriark sendiri yang mengatakannya. Sesuatu telah terjadi kata patriark tadi."
"Begitu rupanya. Atau mungkinkah ini berhubungan dengan getaran yang selama ini terjadi atau ini dampak hilangnya batu inti kolam jiwa?" gumam Ye Chen.
"Apa kamu mengatakan sesuatu kakak Chen?"
"Oh tidak, tidak, ayo kita juga harus bersiap."
Ye Chen dan Yue pun terbang melesat ke depan gerbang dimensi Lima Elemen.
"Terbuka!"
Seru serempak orang-orang yang sudah lebih dulu berada di depan gerbang. Lalu setiap orang yang ada di sana satu persatu masuk. Seperti yang patriark Su, patriark sekte Api Abadi katakan sebelumnya, kini tidak batasan berapa orang yang bisa masuk ke dalam dimensi Lima Elemen.
__ADS_1
Sebenarnya bukan hanya karena rahasia dimensi Lima Elemen yang membuat banyak orang ingin masuk kesana tapi juga karena situasi yang sangat kacau. Bai Hai dan sekutunya menghancurkan empat sekte dan membuat banyak sekali kekacauan membuat sebagian besar orang yang masuk ingin tidak ingin tinggal lebih lama lagi.
Ye Chen dan Yue juga masuk, mereka tiba di sebuah hutan yang cukup luas dan liar. Ketika Ye Chen memeriksa situasinya, dia tidak mendapat apa-apa, tidak ada hewan buas atau siluman atau sesuatu yang bisa menarik perhatian nya selain Qi spiritual yang lebih pekat saja.
Dimensi Lima Elemen ini sangat luas, jika semua orang dari alam elemen ikut masuk, itu bahkan tidak sampai setengah dari seluruh dimensi.
Namun ada sesuatu yang aneh pada dimensi ini, setiap saat akan terasa sebuah getaran yang walaupun tidak berpengaruh terhadap orang-orang yang ada di dalamnya tapi tetap saja hal itu membuat perasaan yang lain, seolah dimensi ini bisa retak atau mungkin hancur setiap saat.
"Kakak Chen, bagaimana sekarang?"
Ada getaran yang yang sangat halus yang dia rasakan, seolah getaran ini akan membawanya ke, suatu tempat baru atau ke dunia yang lain.
"Ayo." kata Ye Chen. Ia memutuskan untuk mencari getaran ini, mungkin ini adalah rahasia terbesar dari dimensi ini.
Sementara itu di alam elemen, Usopp dan Bai Hai serta sekutunya yang lain tiba di kediaman Bai.
Seluruh urat di tubuh Bai Hai menegang menahan marah melihat kediaman nya yang berubah menjadi abu. Tak ada satu pun jejak kehidupan yang tertinggal, semua berubah menjadi abu. Masih terlihat asap mengepul dari beberapa tempat di atas tanah.
__ADS_1
"Tuan, anda harus membantuku melakukan balas dendam." geram Bai Hai.
Seluruh usahanya selama ratusan tahun di alam ini hancur tak tersisa. Selain orang-orang yang dibawanya menyerang berbagai sekte, dia tidak memiliki siapa-siapa lagi.
Namun Usopp hanya terdiam, dia tentu saja tidak peduli dengan nasib keluarga Bai, yang dia pedulikan hanyalah kepentingan nya sendiri tapi tentu saja dia tidak mengatakannya, Usopp masih butuh bantuan dan tenaga dari Bai Hai.
"Tuan Bai, gerbang dimensi telah terbuka." sebuah pesan datang.
"Tuan Usopp, bagaimana dengan keluarga ku?"
Bai Hai terlihat enggan mengikuti Usopp yang bersiap pergi ke dimensi Lima Elemen.
"Bai Hai, tujuan utama kita ada di depan. Aku yakin orang yang mengambil baru inti itu juga masuk kedalam dimensi Lima Elemen. Begitu kita mendapatkan batu itu maka urusan disini akan mudah diselesaikan."
Kata Usopp, dia kemudian melesat pergi namun, saat melintas di atas wilayah keluarga Bai yang hangus, dia berhenti.
"Aura ini? apa kamu juga ada di sini?" gumam nya pelan, raut mukanya langsung berubah.
__ADS_1