Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Keterangan Yang Meragukan


__ADS_3

Lorong spasial secara misterius membawa Ye Chen dan Hong Shin kembali ke tempat dimana mereka masuk pertama kali. Kemunculan mereka disusul oleh kemunculan beberapa orang lain secara berturut-turut namun, yang keluar kali ini tidak sebanyak yang masuk dulu.


"Tuan Tang, anda disini."


Sapa Ye Chen yang tidak kaget melihat tuan Tang yang tentunya sedang menunggu murid-murid sekte Pengobatan Ilahi keluar.


Tuan Tang mengangguk lalu menanyakan keadaan Ye Chen, dia juga bertanya apakah mereka bertemu dengan murid-murid lainnya tapi Ye Chen tidak menjawab, dia hanya diam.


Diamnya Ye Chen ini memberikan banyak jawaban, tuan Tang juga tidak bertanya lebih lanjut. Di dalam dimensi Perang Kuno apapun bisa terjadi. "Bagaimana dengan itu, apakah...?" tuan Tang lanjut bertanya, maksudnya jelas, dia bertanya tentang warisan pengobatan.


"Mungkin lebih baik kita pulang terlebih dahulu." kata Ye Chen yang tidak mau banyak berbicara. Memperoleh warisan di dimensi Perang Kuno tidak bisa diucapkan begitu saja, lebih aman jika itu diucapkan di dalam rumah sendiri.


"Kalian tetap disini, tunggu yang lain keluar. Aku akan membawa mereka kembali untuk memberikan arahan lebih lanjut." tuan Tang memberi perintah pada tetua sekte yang juga ada di sana.


Dia mengerti situasinya meskipun Ye Chen tidak mengatakannya. Sesaat kemudian tuan Tang mengambil satu perahu terbang dan membawa Ye Chen dan Hong Shin.

__ADS_1


Sesampainya di sekte Pengobatan Ilahi, tuan Tang lalu memeriksa ucapan Ye Chen. Ye Chen sendiri tanpa basa-basi langsung mengeluarkan Tungku Inti Esensi dan mengatakan untuk apa tungku itu.


Masalah Ye Chen mendapat warisan pengobatan dari pria tua di dalam tungku tidak dia katakan.


Ini adalah rahasianya sendiri. Bukan tidak mau berbagi, hanya saja Ye Chen tidak mau menimbulkan masalah yang tidak perlu. Semakin sedikit orang yang mengetahui ini maka semakin sedikit juga masalah yang akan muncul.


Apalagi Ye Chen menyadari bahwa pria di dalam tungku mulai sedikit buram, bahkan ada yang beberapa bagian gerakannya yang hilang sama sekali.


Jika Ye Chen mengatakan rahasia ini dan tuan Tang serta tetua lain melihat bayangan pria yang buram, mereka pasti mengejar Ye Chen karena berpikir Ye Chen telah melihat semuanya. Bahkan jika Ye Chen memperlihatkan gerakan aslinya, mereka mungkin tidak akan sepenuhnya percaya dan menuduh Ye Chen menyembunyikan bagian-bagian penting untuk dirinya sendiri.


Nah daripada urusan bisa bertambah runyam, lebih baik diam dan tidak mengatakan apa-apa.


Tuan Tang memeriksa tungku dan mengangguk puas. sesaat kemudian, dia meminta patriark sekte dan para tetua utama untuk datang ke tempatnya.


"Kalian sebaiknya beristirahat. Masalah di sini serahkan pada sekte."

__ADS_1


"Senior kemana kita pergi sekarang?"


"Kita tunggu dulu beberapa hari, aku rasa sekte tidak akan percaya begitu saja dengan apa yang aku katakan."


"Aku mengerti."


Hong Shin juga tidak bodoh, dia jelas tahu ada apa yang Ye Chen pikirkan.


Dan benar saja, di ruang tuan Tan terjadi beberapa diskusi penting. Para petinggi akhirnya menemukan rahasia tungku dan mendesak agar memeriksa Ye Chen diperiksa kembali terkait keterangan yang dia berikan.


"Gunakan saja metode pencari jiwa. Aku yakin anak itu menyembunyikan sesuatu."


"Ya, aku setuju."


"patriark dan saudara sekalian. Bukankah itu tidak pantas? kalian harus ingat kalau bisa saja Ye Chen tidak memberikan warisan ini dan pergi."

__ADS_1


Hanya tuan Tang yang menolak gagasan ini. Baginya, sudah cukup bagus Ye Chen membawa warisan ke dalam sekte.


Namun karena desakan patriark dan tetua lainnya, akhirnya tuan Tang pun menyetujui usulan ini.


__ADS_2