
Aturan itu sangat jelas, murid terluar yang mengambil tempat di luar sekte dilarang masuk ke dalam sekte yang menjadi area khusus untuk murid luar. Begitu pun dengan murid luar, tidak boleh memasuki area murid dalam.
Ini sudah menjadi aturan umum, ada sekat pemisah di antara jenjang para murid, kecuali ada izin khusus atau sedang ada pelajaran umum dari tetua.
Menggaruk kepalanya, Ye Chen yang sadar tempatnya berada kemudian berkata, "Jadi, bagaimana caranya aku bisa menjadi murid luar?"
"Tidak perlu untuk itu, aku akan membawamu masuk."
"Ketua Bong, apa syarat menjadi murid luar?"
"Syarat menjadi murid luar? Jangan menggodaku, aku bahkan ragu hanya pemimpin sekte yang bisa cocok denganmu."
Ini adalah ucapan dalam hati ketua Bong, dia bisa memperkirakan kekuatan sejati Ye Chen dan mengambil kesimpulan sendiri lal, sambil melihat Ye Chen, Ia berkata dengan pelan, "Senior Ye, kenapa tidak dari awal saja anda menjadi murid dalam?"
Menyadari ucapan Ketua Bong, Ye Chen terkekeh pelan. Ia tidak menampik atau mencoba berbohong saat menjelaskan keadaannya yang tidak ma terikat dengan aturan sebuah sekte.
"Aku sendiri memiliki akses masuk ke perpustakaan murid luar dan dalam, aku bisa membawamu tapi ada batas waktunya dan paling baik memang anda sendiri harus menjadi murid dalam."
"Aku penasaran, informasi apa yang anda cari?"
"Taman Surgawi."
Ye Chen sama sekali tidak menyembunyikan nya, Ia mengatakan begitu saja kepada Ketua Bong. Sementara ketua Bong cukup terkejut dengan apa yang Ia dengar.
"Taman Surgawi? rasanya aku pernah mendengar nya." sahut ketua Bong. "Itu adalah cerita lama, dikatakan bahwa dahulu ada pertempuran besar yang mengguncang alam semesta, itu kemudian mengubah tata letak berbagai dimensi. Kalau aku tidak salah, pertempuran itu dikenal dengan Pertempuran Surga."
Cerita ini mirip dengan yang guru Ye Chen ceritakan, hanya saja gurunya tidak menyebut pertempuran surga, yang Ye Chen ingat gurunya hanya mengatakan pertempuran besar.
"Senior Ye, dimana anda mengetahui informasi ini?"
"Aku pernah membacanya sekilas pada sebuah manuskrip kuno dan penasaran tentangnya." Ye Chen terdiam lalu bertanya lagi, "Apa anda tau dimana Taman Surgawi itu?"
"Aku khawatir anda tidak akan mendapatkan informasi nya di sekte, mungkin hanya pimpinan sekte yang tau, sayangnya pimpinan sudah lama tidak keluar dari pengasingan."
__ADS_1
Jalan buntu, lagi-lagi Ye Chen tidak menemukan apa yang dicarinya.
"Ketua Bong, apakah ada cara supaya pemimpin sekte keluar dari pengasingan?"
"Kalau tidak ada hal yang besar, tentu saja pemimpin sekte tidak akan keluar. Kenapa anda tidak mencoba menjadi murid dalam saja? atau mungkin menjadi murid inti? kesempatan nya tentu akan lebih besar lagi."
Ketua Bong tau betul, dengan bergabungnya Ye Chen, kekuatan sekte Api Abadi akan bertambah besar.
Umumnya murid terluar tidak akan terlalu diperhatikan, mereka bahkan tidak tinggal di dalam sekte. Oleh sebab itu ketua Bong perlu mendorong Ye Chen menjadi murid dalam.
"Tidak sampai satu bulan lagi, pemilihan murid dalam akan dimulai. Kalau begitu, aku akan membawamu ke perpustakaan murid dalam, bagaimana?"
"Untuk apa lagi?"
"Senior Ye, ada aturan khusus untuk menjadi murid dalam. Yaitu harus menguasai salah satu teknik pertempuran sekte."
"Tidak mungkin, siapa yang membuat aturan aneh seperti itu?"
Sudah lebih dari tujuh hari Ye Chen berada di sekte Api Abadi, selama ini Ia sibuk mencari informasi di luar sekte memanfaatkan posisinya sebagai kepala di bagian pengiriman tanaman herbal.
Mungkin karena informasi yang Ye Chen cari adalah informasi yang tidak biasa maka yang bisa memberitahu nya adalah para tetua atau pemimpin dari organisasi yang kuat dan mencari mereka ini seperti mencari sebatang jarum di tumpukan jerami, kalau tidak mengasingkan diri, mereka pasti sedang pergi jauh.
"Hais para orang tua itu, sebenarnya apa yang dicarinya sehingga harus terus mengasingkan diri? memangnya mau sampai sekuat itu sampai bisa menjatuhkan langit? benar-benar kurang kerjaan."
Ketua Bong hanya tersenyum ringan mendengar gumaman Ye Chen. Memang kalau dibandingkan dengannya, para tetua tentu bukan apa-apa.
Bahkan di usianya yang sekarang Ye Chen sudah sekuat para pemimpin. Jadi pantas saja jika Ye Chen berkata seperti itu.
Beberapa saat kemudian, Ye Chen dan Ketua Bong susah tiba di pintu perpustakaan murid dalam.
"Senior Ye, lantai satu adalah pengetahuan umum tentang kultivasi, lantai dua berisi teknik-teknik kultivasi. Waktunya hanya tiga jam, pilihlah yang mana yang akan kamu latih."
"Baik."
__ADS_1
Lalu, Ye Chen pun langsung masuk.
Di lantai pertama, Ye Chen hanya mencari kitab-kitab tentang formasi dan pengetahuan umum lainnya seperti keadaan alam semesta dan rahasia nya.
Saat tiba di lantai dua, Ye Chen yang tidak peduli teknik apa yang akan dilatihnya tercengang. Bukan apa-apa, buku-buku yang ada di sana sangat banyak. Biar pun dia hanya ingin mengambil acak namun hatinya jadi tergerak ketika melihat ribuan buku ini.
Dia jadi ingin penasaran, mungkin ada teknik yang menarik.
Namun, setelah satu jam menyusuri setiap judul teknik, dia belum menemukan sesuatu yang menarik. Dia berjalan terus sampai ketemu sebuah tangga yang tampak samar.
"Tangga ilusi? lagk cntai tiga? tapi bukankah ketua Bong tidak menyebutkan adanya lantai tiga?"
Tangga yang Ye Chen lihat memang benar adalah tangga menuju lantai tiga, lantai tertinggi di perpustakaan murid dalam. Lantai ini berisi teknik kultivasi tingkat Dewa atau di atasnya lagi namun tidak semua murid dalam bisa naik.
Lantai ini dipasangi formasi sehingga orang biasa tidak bisa melihatnya.
Namun Ye Chen berbeda, sebagai master formasi, tentu dia tau jika area di depan nya ini terlindungi oleh sebuah formasi.
Alasan ini jugalah sehingga ketua Bong tidak memberitahu Ye Chen tentang lantai tiga, otoritasnya tidak cukup untuk sampai ke lantai ini.
Weng...
Hanya lima ketukan ringan yang Ye Chen lakukan untuk membuka formasi ilusi dan formasi pelindung di tangga. Setelah menaikinya dan mauk ke lantai tiga, Ye Chen kembali dibuat kagum dengan semua yang ada di sana.
Tidak terlalu banyak buku, tapi bisa dilihat, semua buku-buku yang ada di rak memancarkan sedikit aura yang kuat dan mendominasi, sangat berbeda dengan buku yang ada di lantai dua.
"Sekte ini layak menjadi salah satu yang terkuat." gumam Ye Chen pelan lalu tanpa membuang waktu, dia kembali menulusuri setiap rak yang ada di sana.
"Teknik Badai Pasir Api, teknik Api Ilusi, Teknik Lautan Api Jiwa, teknik Telapak Api Langit ... "
Ye Chen sibuk memilih tekniknya, "Nah ini cocok untuk adik Yue, baik ini juga, oh yang ini sepertinya juga bisa. ok ok yang ini untukku saja."
Dia sampai lupa, bahwa hanya satu buku yang bisa Ia bawa. Total lima teknik yang Ye Chen ambil.
__ADS_1