
Ternyata di dalam tungku masih ada rune-rune lain yang Ye Chen lihat ketika membalik tungku. Karena penasaran, Ye Chen pun turun dan masuk ke dalam.
"Ini... "
Ye Chen seolah dibawa ke sebuah dunia lain ketika melihat rune-rune yang secara perlahan berubah menjadi tulisan dan gambar di dalam tungku.
Dalam dunia itu, ada seorang pria yang sedang melakukan pemurnian pil. Ye Chen mengenali beberapa pil ini namun setelah beberapa lama, penyulingan pil terlihat makin susah.
Ini adalah warisan, Ye Chen segera memusatkan seluruh indranya untuk memahami semua proses penyulingan. Kalau ada yang dia tidak mengerti, dia segera menutup matanya dan mengolahnya melalui pikiran.
Yang aneh adalah begitu Ye Chen menutup matanya, gambar pria yang menyuling pil itu juga berhenti dan mulai kembali saat Ye Chen membuka matanya.
"Bagus, kalau begini aku tidak perlu khawatir melewatkan sesuatu."
Hanya saja, paling lama pria itu berhenti menyuling adalah tiga detik. Lewat dari waktu itu, pria tersebut mulai menyuling kembali, tidak peduli Ye Chen sudah membuka matanya atau belum.
Untungnya Ye Chen adalah seorang alkemis, jadi kehilangan waktu karena sebelumnya tidak tahu tentang pengaturan ini.
__ADS_1
Diluar tungku. Hong Shin dan lainnya mula-mula tidak menyadari ketika Ye Chen masuk ke dalam tungku tapi karena sudah terlalu lama Ye Chen belum terlihat, mereka pun mencari nya.
"Kakek Jing, bukankah tadi senior masuk ke dalam tungku? apa senior menemukan sesuatu di dalam sana?"
"Alu rasa begitu, sebaiknya biarkan saja." ucap Jing. Dia tentu tahu Ye Chen menemukan kesempatan yang lain, kalau tidak, tidak mungkin Ye Chen sampai berlama-lama di dalam sana.
"Kakek Jing, mungkinkah senior menemukan cara membawa tungku ini?"
"Semoga begitu."
Jangan menganggap ini hanya melihat dan belajar saja tapi semua proses ini membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi. Kekuatan jiwa spiritual sangat terkuras selama masa ini.
Berpikir sampai sini, Ye Chen mengirim pesan pada Jing untuk berjaga dan jangan mengganggunya.
"Tidak masalah tuan. Anda tenang saja. Hanya saja... "
"Apa terjadi sesuatu?"
__ADS_1
"Bukan begitu, ini tentang Lanlan. Dia merasa bosan dan pergi beberapa hari yang lalu."
Ye Chen termenung sebentar lalu berkata untuk membiarkan saja masalah Lanlan. "Oh ya katakan padanya kalau dia datang untuk tidak pergi jauh, setelah ini kita akan pergi dari dimensi ini."
"Baik tuan."
"Oh ya katakan juga kita tetap akan pergi walau tanpa dia. Sudah begitu saja."
Ye Chen bukannya kesal atau marah atau mungkin tidak suka pada Lanlan, hanya saja Ye Chen tidak mau terhambat karena Lanlan, lagipula Lanlan juga tidak lemah. Yang penting dia sudah mengingatkannya. Masalah dia mau ikut atau tidak, itu terserah dia saja.
Warisan pengobatan telah berhasil dia dapatkan dan juga beberapa keuntungan lainnya. Ye Chen berpikir sudah saatnya meninggalkan dimensi Perang Kuno untuk mengurus masalah lainnya.
Setengah bagian tulisan lainnya akhirnya selesai dalam satu bulan, di sana ada juga cara mengolah esensi di tungku inti esensi, dengan begitu, Ye Chen juga bisa mengolah esensi yang sama seperti yang Tungku Inti Esensi lakukan, yang jadi masalah hanya satu, yaitu sumber daya yang dibutuhkan sangat banyak.
Satu bulan berikutnya Ye Chen gunakan untuk kembali mengolah apa yang telah Ia dapatkan.
"Baiklah, saatnya keluar."
__ADS_1