Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Tanyakan Pada Mereka


__ADS_3

Di depan patriark dan dan petinggi sekte, Ye Chen kembali menceritakan tentang Tungku Inti Esensi, cerita yang sama yang dia katakan pada tuan Tang.


Mereka semua menatap Ye Chen untuk memastikan apakah Ye Chen menyembunyikan sesuatu. Lalu seorang tetua maju dan berkata, "Ye Chen apa kamu tidak mengetahui informasi lainnya?"


"Maksudnya?"


"Begini, kami menemukan rune di dalam ... " namun ucapan ini dipotong dengan pertanyaan lain oleh Ye Chen.


"Katakan saja dengan jujur, apa maksud kalian bertanya berulang-ulang. Tuan Tang, sebagai pelindung sekte, apakah anda setuju dengan apa yang akan dia tanyakan?"


Tuan Tang memang pelindung sekte, keputusannya sangat dihormati tapi kalau mau bicara jujur, dia pun sangat ingin mendengar apa tanggapan Ye Chen.


"Cih aku tahu, kalian semua pasti mencurigaiku menyembunyikan dan menyimpan rahasia lainnya. Bahkan kalau aku berkata tidak, kalian juga pasti tidak akan percaya." ucap Ye Chen lagi, tebakannya benar, ini pasti terkait dengan rahasia rune di dalam tungku.

__ADS_1


"Asal kalian tahu, aku sudah sangat berbaik hati memberikan tungku itu pada sekte. aku bisa saja tidak memedulikan warisan itu kalau aki mau."


"Kamu!"


Tetua itu berkata kesal, kilatan dan niat membunuh seketika meluap dari tubuhnya. Tidak pernah ada yang berani berkata tidak sopan pada mereka. Arogansi seseorang yang berada di atas akan selalu ada, apalagi ketika berbicara dengan orang yang mereka anggap tidak sebanding.


"Kenapa? apa ada ucapanku yang salah?"


"Sudah, sudah, masalah ini cukup sampai disini!"


"Tunggu sebentar," tetua itu lagi-lagi maju dan mengentikan Ye Chen ketika akan pergi. "Sisa murid yang selamat telah kembali namun mengalami cedera yang cukup serius. Bagaimana kamu menjelaskan masalah ini?"


"Jangan tanya padaku, tanyakan pada mereka kenapa sampai mereka bisa terluka. Satu lagi, aku bukan murid sektemu tapi aku telah memberikan sesuatu yang sangat berharga bagi sektemu, jangan pernah membandingkan aku dengan murid-murid sektemu yang tidak berguna itu."

__ADS_1


Ye Chen benar-benar tidak memberi muka pada tetua ini, bahkan Ye Chen tidak berbalik ketika mengatakan ini.


Sepeninggal Ye Chen, tetua itu segera melakukan protes pada patriark sekte dan tuan Tang, protes ini seolah ditujukan pada tuan Tang karena tuan Tang seolah melindungi Ye Chen.


Namun tuan Tang tidak menggubrisnya, "Tetua, jangan membawa masalah yang tidak perlu! gambar itu bisa direkam. Lebih baik persiapkan diri kalian jika isu itu benar-benar akan datang."


Tuan Tang menunjukkan dominasinya, dia menegur langsung tetua itu sekaligus memperingatkan pada mereka bencana yang mungkin akan terjadi.


Tidak lama kemudian pertemuan itu pun bubar dan hanya menyisakan patriark dan tuan Tang.


Patriark yang sejak tadi hanya diam berkata pada tuan Tang, "Tuan Tang, kenapa aku merasa anda memihak anak itu?" pertanyaan ini biasa saja dan sama sekali tidak ada tekanan di dalam nya. Patriark murni hanya penasaran saja.


"Patriark, anda mungkin juga menyadari nya, anak itu tidak biasa. Bahkan aku merasa sedikit takut padanya dan asal anda tahu, aura anak itu jauh lebih kuat ketika aku pertama kali bertemu dengannya."

__ADS_1


"Aku juga tidak percaya anda tidak bisa merasakan kalau anak itu juga seorang alkemis."


Patriark tidak kaget dengan jawaban tuan Tang. Ini bukan masalah takut atau tidak takut, tapi ini juga demi sekte. Apa yang Ye Chen tampilkan tadi bukanlah hal sederhana dan ancaman bencana juga bukan hal yang bisa dibuat main-main meskipun belum tentu terjadi.


__ADS_2