
Bamm! Bamm!
Ledakan keras terdengar saat Ye Chen menggunakan Neraka Api, membakar tungku penyulingan. Api yang sangat panas bahkan membakar tanah di sekitar tungku, merubahnya menjadi debu yang menguap di udara.
Namun, tungku penyulingan tidak rusak sama sekali. Jangankan tergores, bahkan bergoyang pun tidak.
Ye Chen hampir tidak percaya, Neraka Api ini adalah salah satu teknik terkuatnya dan dia juga telah menggunakan hampir semua kekuatannya tapi tidak sanggup melakukan apapun. Tungku penyulingan masih kokoh dengan posisi yang sama.
Karena tidak ada yang bisa Ye Chen lakukan, dia oun akhirnya menghentikan serangannya. Tadinya dia ingin mencoba lagi tapi mengurungkan niatnya, kalau tidak bisa dibawa atau tidak ada warisan lainnya maka sudah saja, pikirnya.
Namun tepat ketika Ye Chen menarik kekuatannya, sesuatu terjadi.
Semua api yang tadi membakar tungku penyulingan hilang begitu saja dan pemandangan yang aneh tampak muncul.
Seluruh rune-rune di badan tungku penyulingan berkelap-kelip dan jika diperhatikan lagi, ternyata rune-rune ini menyerap teknik api Ye Chen. Jadi bukan karena tekniknya tidak berguna tapi karena diserap ileh rune-rune ini.
Ketika semua api hilang, rune-rune itu menjadi terhubung membentuk serangkaian garis yang mengelilingi tungku penyulingan. Ini terus berlangsung sampai sebuah cahaya yang sangat terang memancar dari tungku penyulingan lalu menembak ke segala arah namun, hanya sebatas puncak bukit saja.
Wuss!
Cahaya ini tidak hilang tapi bertahan di ujung bukit. Yang paling mengesankan adalah seluruh puncak bukit tiba-tiba dipenuhi oleh esensi Qi yang sangat melimpah.
__ADS_1
"Senior, cahaya apa ini? kenapa sepertinya aku merasa ini seperti sebuah esensi?"
Bahkan Hong Shin yang sedang memulihkan diri terbangun dan berhenti.
"Kamu benar, ini adalah esensi Qi, tapi jangan menyerapnya sampai kita tahu esensi macam apa ini"
Setelah mengatakan ini, Ye Chen pun kembali memanggil Jing keluar.
"Apa kamu tahu sesuatu tentang ini?" tanya Ye Chen tapi Jing tidak menjawabnya. Dia seolah tidak mendegar Ye Chen.
Jing memijat keningnya dan sesaat kemudian berseru nyaring, "Tuan, aku ingat, ini bukanlah tungku penyulingan tapi tungku Inti Esensi."
"Tungku Inti Esensi?"
Menurut Jing, Tungku Inti Esensi adalah tungku uang digunakan oleh Dewa Obat untuk mengumpulkan esensi dan membaginya pada para murid-murid.
Saat perang terjadi, tungku ini pun ikut dibawa dan menjadi salah satu sumber kekuatan para alkemis.
"Tuan, itulah kenapa para alkemis, sejak zaman kuno sangat dihormati." kata Jing kemudian.
Bayangkan saja, kalau ada pihak bisa bisa menggunakan tungku Inti Esensi ini dalam peperangan maka pihak ini akan sangat sulit untuk dikalahkan. Orang yang terluka cukup masuk ke dalam cahaya penyembuhan, berdiri sebentar lalu orang itu akan seat kembali.
__ADS_1
"Tuan, cepatlah, esensi ini aku rasa sudah tidak seberapa banyak lagi."
Ye mengangguk dan membawa Lanlan serta pasukannya. Saat Ye Chen melakukan ini, Jing yang tengah bersiap untuk dibawa masuk kembali tertegun.
"Tuan, ini... "
"Jangan masuk lagi, bukankah kamu juga perlu memulihkan diri?"
"Tuan... "
Jing sungguh tidak menyangka Ye Chen akan membiarkannya menggunakan esensi ini.
Menurutnya, esensi ini akan cukup bagi Ye Chen untuk naik ke tahap selanjutnya dan menstabilkan kultivasinya.
Sekarang, bukan hanya dia, tapi Lanlan juga serta pasukan Mayat Iblis itu.
Perlu diketahui, esensi ini sangat kuat dan halus, itu bisa sekaligus memantapkan pondasi seseorang.
"Jangan berdiri saja, bukankah kamu bilang sendiri kalau esensinya hanya tersisa sedikit? lihat, kamu tidak akan kebagian nanti." Ye Chen menunjuk Lanlan, Hong Shin dan pasukan kegelapan yang menyerap esensi dengan sangat liar, seolah tidak pernah makan selama berhari-hari.
"Sial!" Jing kaget dan langsung duduk saat itu juga. "Terima kasih tuan." Jing masih bergumam sebelum larut dalam kultivasinya.
__ADS_1
Di dalam hati dia sangat berterima kasih, kalau Ye Chen bukan orang yang baik, dia tentu tidak akan berbagi pada bawahannya.
Ye Chen bukan hanya tidak egois tapi malah duduk bersama di tempat yang sama. Benar-benar layak untuk diikuti.