
Yue, sejak kedatangannya ke sekte Api Abadi, dia telah menarik banyak perhatian. Bukan saja karena bakatnya yang termasuk jenius dari para jenius tapi juga parasnya yang memang cantik.
Ketika wakil pemimpin sekte menemukan inti api yang langka yang sudah terbentuk dalam tubuhnya, dia memutuskan untuk melatihnya sendiri dan menjadi tumpuan harapan untuk turnamen mendatang.
Sedangkan para pria yang juga menjadi murid dalam maupun murid inti berlomba-lomba menarik perhatiannya.
Yue tidak pernah memilih untuk berteman dengan siapa saja, siapa pun yang datang untuk berbicara kepadanya, tentu akan dia ladeni tapi meski begitu dia tidak pernah benar-benar dekat salah satu murid-murid itu. Dia hanya menganggap mereka sebagai teman sesama murid saja.
Jangan terlalu dekat dengan Yue atau kau akan terbakar, begitu kira-kira kalimat yang sering di lontarkan oleh para murid.
Murid yang menjadi harapan sekte dengan banyak penggemar membuat apa pun yang Yue lakukan menjadi perhatian ekstra, termasuk saat bertemu Ye Chen, seorang murid terluar.
...
Alasan lain Ye Chen meminta Ketua Bong untuk membantunya bertemu Yue adalah untuk memberikan teknik yang diambilnya di perpustakaan dan mulai hari itu, Yue banyak menghabiskan waktunya bersama Ye Chen.
"Yue, latihlah teknik ini baik-baik. Ini sangat bagus untuk meningkatkan dan mengisi kekosongan yang ada pada teknik yang kemarin."
"Tapi bukanlah teknik itu susah sempurna?"
__ADS_1
"Ada sedikit bagian yang bisa disempurnakan melalui teknik ini."
Teknik yang Ye Chen maksudkan adalah teknik dari leluhur Phoenix uang yang dulu Ye Chen berikan di kediaman Yue.
"Tapi kak Chen bagaimana dengan teknik yang selama ini aku latih?" kata Yue sedikit ragu.
"Hais, kamu ini, jangan gunakan lagi teknik-teknik sampah itu atau kamu sudah tidak percaya lagi padaku?"
"Tapi aku harus kembali ke dalam."
"Tidak masalah, yang penting jangan lupa berlatih. Aku dengar sekte menaruh harapan besar padamu."
Wakil pemimpin sekte sudah merawatnya dengan sangat baik, paling tidak dia harus membalas kebaikannya.
Prok... Prok...
Suara tepuk tangan terdengar dari luar kediaman Ye Chen, tepar setelah Yue pergi.
"Bagus! jadi dua hari ini senior Yue kesini dan kamu memberikan sebuah teknik? Sobat, apa kau yakin teknik yang kau berikan padanya lebih hebat dari teknik yang senior Yue pelajari di dalam?"
__ADS_1
"Kau bisa mencobanya ." sahut Ye Chen dengan suara malas.
"Kurang ajar! kamu memang harus diberi pelajaran. Cih, apa yang bisa murid terluar lakukan? jangan membuatku tertawa."
"Aku adalah murid inti, sebagai kandidat peserta, kita semua tidak boleh bermalas-malasan."
"Yang Ru?"
Kata ketua Bong dalam.
"Salam kepada ketua Bong. Ketua Bong, anda tau tidak sampai dua minggu lagi kompetisi itu sudah akan dimulai. Kalo senior Yue sampai sampai terhambat datang karena mempelajari teknik aneh, maka... "
"Yang Ru, keluarlah."
"Ketua Bong, bahkan jika itu anda, aku tetap akan bisa membawa pergi dan tidak akan membiarkan siapa pun mengacaukannya."
"Cih, murid terluar ingin mengajar murid dalam"
Yang Ru benar-benar tak habis pikir, darimana keberanian Ye Chen meminta Yue datang dan memberinya sebuah teknik?
__ADS_1
"Sudah aku katakan, jangan cuma berdiri di sana saja dan menumpahkan kekesalamu. Maju kesini dan akan kuperla