Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Waktunya Berangkat


__ADS_3

Mulai saat itu, Kolam Jiwa tidak akan bisa digunakan lagi. Energi yang tersimpan selama ribuan tahun telah habis tak tersisa.


Ye Chen juga bukannya senang, ada sedikit beban juga dalam pikirannya.


Tapi dia juga tak bisa apa-apa, ini semua terjadi tanpa Ia sadari dan tidak pernah dia rencanakan sebelumnya. Meskipun hatinya memang sangat senang dengan hasil yang didapat nya.


"Ketua Bong, apa kau percaya kalau aku mengatakan bahwa aku tak sengaja melakukannya?"


"Senior, semua telah terjadi."


"Atau apakah mungkin Kolam Jiwa sudah terlalu lama, dan sudah mencapai batasnya?"


"Senior, aku pergi dulu. Sebentar lagi kita akan berangkat ke dimensi Lima Elemen, aku akan mengatur persiapan nya."


Ketua Bong tidak menunggu jawaban Ye Chen lagi, dia langsung keluar setelah mengucapkan kalimat terakhir. Daripada aku mendengar hal yang membuat kepala mau pecah, pikirnya.

__ADS_1


ye Chen hanya mengangkat bahunya, "Apa aku salah?" gumamnya.


Mungkin Kolam Jiwa memang sudah berumur ribuan tahun dan energinya sudah mulai melemah tapi itu bahkan masih bisa digunakan lebih dari seribu tahun lagi dan menjadi salah satu sumber energi jiwa bagi sekte. Daya hisap mengerikan yang Ye Chen lakukan benar-benar membuat orang lain bergidik ngeri, tak terkecuali Ketua Bong yang bahkan masih sempat terkejut dengan apa yang Ye Chen lakukan.


Alasan dia pergi begitu saja adalah karena tidak kuat dengan apa yang mungkin Ye Chen katakan lagi. Dia mungkin percaya Ye Chen juga tidak sengaja menyerap habis energi Kolam Jiwa tapi biarpun itu disengaja, memangnya ada yang bisa melakukan hal ajaib seperti itu?


Apa tidak takut jiwanya akan membesar dan akhirnya meledak?


Jangankan tumbuh sebesar itu, bahkan jiwa yang tumbuh yang melebihi keadaan sebenarnya saja bisa sangat sulit untuk dikembalikan ke keadaan normalnya kembali.


Hari berganti, waktu yang telah ditetapkan untuk pergi ke dimensi Lima Elemen telah tiba.


Semua persiapan telah rampung dilakukan, ketua Bong akhirnya dipilih oleh sekte untuk membawa Ye Chen dan Yue. Mereka di antar langsung oleh wakil pimpinan dan beberapa tetua.


Semua mengharap kan mereka berdua bisa membawa nama baik sekte Api Abadi terlepas dari masalah yang Ye Chen lakukan.

__ADS_1


Sayangnya ada satu satu orang yang merasa tidak puas, dia adalah tetua Bai yang sebelumnya paling keras menentang Ye Chen.


"Tunggu saja." gumam terus Bai sambil menatap perahu terbang yang perlahan pergi.


Sebelumnya, tetua Bai telah menyelidiki tentang Ye Chen dan menjadi sangat gusar ketika mengetahui salah satu keturunan nya tewas di tangannya. Berita yang diperoleh dari orang-orang dari alam Phoenix membuat nya memutuskan nasib Ye Chen.


Lalu, sesaat setelah perahu terbang itu pergi. Terlihat satu buah perahu terbang lagi keluar dari sekte. Namun kali ini perahu itu tidak langsung menuju ke arah yang sama melainkan pergi ke beberapa tempat sebelum berhenti di sebuah bangunan besar.


Tak lama kemudian, perahu terbang itu tampak melayang lagi dan kali ini menuju ke arah yang sama dengan perahu terbang yang ditumpangi Ye Chen.


"Tetua Bai, apa Anda yakin dengan gagasan ini?"


"Tentu saja dan tidak usah khawatir, kita, keluarga Bai bukanlah keluarga yang bisa disinggung begitu saja."


Tampaknya perjalanan Ye Chen kali ini tidak semulus yang diperkirakan. Entah apa yang menunggunya di dalam dimensi Lima Elemen nanti.

__ADS_1


__ADS_2