
Penatua Xiao duduk di meja dan atas permintaan puterinya, Ia menceritakan kembali siapa dirinya dan apa hubungannya dirinya dengan Ye Chen.
"Ternyata anak itu sudah sampai alam atas." gumam ketua Song. Dalam hati Ia berdoa, semoga apa yang kau cari dapat segera kau temukan.
Xiao Yun lalu mengajak ayahnya naik ke atas bukit untuk melihat tanaman herbal dan sumber daya, karena sudah tau bahwa penatua Xiao adalah seorang alkemis, ketua Song dan yang lain membiarkannya saja.
"Jadi apa nama tempat ini?" tanya penatua Xiao saat tiba di bawah bukit.
"Ini bukit Ye, di atas adalah kediaman tuan Ye." kata Xiao Yun sambil mengambil kristal ungu dan masuk melewati aray. Pun begitu dengan penatua Xiao, Ia juga masuk tapi menggunakan kristal roh ungu yang sama yang Ia pakai ketika memasuki aray pelindung di desa.
"Bahkan di sini juga ada penghalang." gumam penatua Xiao. Tapi lain lagi dengan Xiao Yun, Ia menatap kristal roh ungu di tangannya. "Ayah, benda apa itu? sepertinya itu lebih kuat dari punyaku."
"Oh ini, ini namanya kristal roh ungu, tuan Ye yang memberikannya padaku. Sama seperti desa ini, wilayah Ye di sana juga ada perisai dan hanya pemegang kristal ini saja yang bisa masuk."
"Oh pantas saja," ucap Xiao Yun mengangguk-anggukkan kepalanya. Karena yang memasang ini adalah tuan Ye maka benda ini juga bisa dipakai di sini, batinnya.
"Jadi bagaimana, apakah bahan-bahan untuk membuat pil Suci di kebun ini cukup?" Mereka sekarang berdiri di depan banyak sekali sumber daya herbal langka, ini tumbuh subur. Penatua Xiao tak bisa berkata apa-apa lagi.
"Ayah... bagaimana??"
"Oh, iya... iya, ini cukup bahkan lebih dari cukup. tunggu sampai aku membuatnya," Dengan ini, tingkat Suci desa Ye akan semakin banyak pikir penatua Xiao. "Oh ya apa di sini ada yang mengerti alkemis juga, selain kau tentunya."
"Anda memandang rendah desa Ye ayah, tentu saja ada, nanti akan kukenalkan mereka."
"Hahaha bukan begitu maksudku, justru kau yang memandang rendah padaku. Aku hanya bertanya saja, kalau ada, mereka bisa ikut belajar juga, tentu saja kalau mereka mau." kata penatua Xiao sambil tersenyum.
"Nah aku akan memetik bahan-bahannya dulu, kau panggillah mereka semua."
"Siap laksanakan." ucap Xiao Yun senang dan berlari ke bawah ke gedung alkemis.
__ADS_1
Waktu berlalu, penatua Xiao sudah berhasil membuat beberapa pil Suci. Sampai suatu hari ketika sedang membuat pil, seluruh desa Ye mengalami guncangan hebat. Para pengintai mengatakan banyak sekali orang berjubah hitam yang mengelilingi desa. Mereka secara terus-menerus memukul perisai pertahanan.
"Ketua Song, apa yang harus kita lakukan? kalau begini lama-lama perisainya bisa rusak."
"Atau kita keluar saja, bertarung sampai penghabisan."
Rasa putus asa mulai menghantui penduduk desa, getaran yang mereka rasakan semakin lama semakin kuat.
Getaran ini juga dirasakan penatua Xiao dan kelompok alkemis di atas bukit. "Ayah, mereka datang." mau tidak mau Xiao Yun dan tentu saja yang lain merasa takut, bukan takut mati mempertahankan desa tapi takut semuanya sia-sia, orang-orang di luar sama sekali bukanlah lawan mereka.
"Kita turun," ajak penatua Xiao. "Mereka kelompok yang sama seperti di selatan dulu." batin penatua Xiao ketika melihat orang-orang yang mengepung desa. Sesekali Ia melirik aray pelindung yang tidak pernah berhenti bergetar.
"Penatua, boleh aku minta tolong?" tanya ketua Song yang melihat kedatangan penatua Xiao.
"Katakan, jangan sungkan." sahut penatua Xiao tanpa melihat ketua Song. Matanya terus saja melihat aray pelindung.
"Tidak masalah untukku." jawab penatua Xiao.
Ketua Song mengepalkan tinjunya di depan dada dan dengan tulus mengucapkan terima kasih, tekadnya sudah bulat. Inilah saatnya Ia berbakti kepada desa.
"Apa kalian siap?" dia menoleh ke belakang dimana sudah berbaris kultivator desa Ye yang di pimpin kedua saudara Sun.
"siap! ucap mereka serempak.
Sementara itu penatua Xiao yang dari tadi memperhatikan aray pelindung tiba-tiba berbalik, niatnya ingin bertanya sesuatu tapi tak jadi karena melihat ketua Song dan yang lain sibuk mengatur barisan, mengatur strategi.
"Kalian mau kemana?" tanyanya dengan nada heran.
"Tentu saja menggempur musuh, paling tidak kami akan menahan mereka sementara penduduk mengatur jalan untuk mengungsi." kata ketua Song yang bertanya-tanya dalam hati bukankah tadi sudah memberitahu penatua tentang rencananya.
__ADS_1
"Apa?! jumlah kalian bahkan tidak sampai... ah sudahlah, aku ingin bertanya, dimana titik segel pelindung? apa di sini ada ahli formasi?"
Ketua Song dan yang lain saling pandang, "Ahli formasi? tidak ada." kata ketua Song.
"Lalu bagaimana cara tuan Ye memasang formasi pelindung, apa ada yang tau?"
"Oh itu, aku sendiri yang memasangnya," kata Qin Gang. "Tapi aku tidak ahli, hanya memasang kristal ungu di titik-titik yang telah ada."
"Bagus, itu dia! antar aku ke sana. Ayo, waktu kita tidak banyak." seru penatua Xiao tak sabar, aray pelindung sudah ada garis-garis halus, tinggal tunggu waktu sampai retak dan hancur. Kalau itu terjadi, jangan di tanya lagi bagaimana nasib mereka semua.
Qin Gang dan penatua Xiao sampai di titik formasi, "Aku pernah melihat tuan Ye memasang formasi, mungkin ini akan berguna." kata penatua Xiao.
Penatua Xiao lalu mengambil kristal roh ungu, Dan membaginya pada orang-orang di sana. Dia sendiri berdiri di tengah titik formasi.
"Kita akan mengganti kristal ungu sebelumnya dengan ini, masalahnya harus meletakkannya bersama. Saat itu, formasi segelnya akan sang at rapuh, sekali pukul saja pasti akan hancur dan semua ini akan sia-sia."
Yang lebih ditakutkan lagi adalah orang biasa akan masuk dengan sangat mudah.
"Masalah itu tenang saja, kami bisa mengatasinya." ucap Qin Gang.
Penatua Xiao kaget setelah Qin Gang memberitahunya cara mengatasi masalah itu dengan telepati. "Jadi kalian...? bagus, kalau begitu, tidak akan ada masalah." dalam hati Ia berkata, ini pasti salah satu tehnik Ye Chen. tidak gampang untuk bisa menguasai tehnik telepati kalau tidak memahaminya dengan baik.
Segera setelah itu, beberapa orang segera melesat ke berbagai penjuru membawa kristal roh ungu dan mengganti kristal ungu yang sudah ada. Penatua Xiao sendiri meletakkan kristal roh ungu di pusat formasi.
"Selesai! seru penatua Xiao.
Aray pelindung dengan cepat terbentuk lagi, kali ini lebih kuat dari sebelumnya.
Namun hal yang tidak pernah diduga oleh semua orang adalah terbentuknya sebuah segel lain yang menutup segel pelindung desa. Mereka terkurung, sama seperti yang terjadi di wilayah Ye.
__ADS_1