
Dimensi Perang Kuno ini terbuka di semua wilayah benua, tak terhitung banyaknya orang dari segala penjuru yang masuk dan mencoba mencari peluang, terutama peluang dari warisan leluhur mereka yang mungkin masih tersisa.
Saat masuk ke dalam Hutan Mati, aura darah yang membusuk sangat dominan dan kematian seolah-seolah bisa terjadi kapan saja. Seolah-seolah ada sesuatu yang bersembunyi dalam bayangan yang siap menusukmu jika lengah.
Kemampuan khusus Hong Shin dalam melacak hampir tidak berguna di sini.
"Tidak usah khawatir, kalau memang ada jodoh, pasti tidak akan kemana." Ye Chen mencoba menghibur, dia sendiri sejak masuk sudah merasakan bahaya yang mengancam, setiap pori-pori di tubuhnya siaga penuh.
"Senior, di depan!"
Hong Shin menunjuk, di depan mereka saat ini ada sekelompok orang tengah bertempur melawan gerombolan Mayat Hidup.
Mayat Hidup adalah korban yang tewas tapi tidak membusuk karena dirasuki aura kematian yang kental.
Secara perlahan korban tewas ini akan berubah menjadi mayat hidup yang sangat susah untuk dibunuh kecuali memenggal kepalanya. Kekuatannya setara dengan kultivator tingkat Surgawai Puncak.
Lalu perlahan, Mayat Hidup ini akan berevolusi menjadi Mayat Iblis. Kekuatannya pun naik setingkat ke alam Dewa Kaisar tahap pertama. Evolusi terakhir dari Mayat Iblis adalah Raja Mayat, kekuatannya setara dengan alam Dewa Kaisar tahap menengah. Sangat kuat.
Mayat Hidup bukanlah tandingan jenius-jenius ini, hanya memang agak susah saja untuk bisa langsung memenggalnya. Faktanya, hanya dalam beberapa waktu saja, sekumpulan Mayat Hidup sudah tak berdaya.
Namun kemenangan ini tidak berlangsung lama, dari jauh sudah terdengar suara-suara aneh yang membuat bulu kuduk berdiri.
Wooo.... Wooo
Gelombang kedua bergerak perlahan tapi pasti, kali ini yang datang adalah Mayat Iblis. Ratusan jenius itu mulai khawatir. Ini bukan Mayat Hidup yang sekali penggal saja sudah beres, ini Mayat Iblis, walaupun dipenggal ribuan kali pun tidak akan berpengaruh.
__ADS_1
Anggota tubuh Mayat Iblis akan bersatu kembali sesaat setelah terpotong, sangat merepotkan.
Satu-satunya cara untuk memusnahkan Mayat Iblis adalah mengubahnya menjadi abu sehingga jiwa iblisnya juga ikut mati.
"Sial! ini terlalu menakutkan."
Tapi mau kemana? mundur pun akan percuma, di tempat lain pasti ada bahaya yang mungkin lebih berbahaya.
Sambil menggertakkan gigi, menahan rasa takut, satu persatu jenius ini mulai memukul dan mengeluarkan semua trik di lengannya.
Ada yang menggunakan jimat petir, jimat api dan ada juga yang menggunakan elemen es yang sanggup membekukan Mayat Iblis.
"Senior, apakah kita akan membantu mereka?"
"Bantu apanya, pergi kumpulkan harta rampasan." ucap Ye Chen acuh tak acuh. Baginya, Mayat Iblis ini bukanlah apa-apa dan hanya menonton dari jarak aman.
"Senior, sudah semua."
Ya, bayangan ini adalah Hong Shin yang mengumpulkan cincin penyimpanan. Ye Chen menyimpan semua.
"Hei cepat bantu."
"Dasar tidak tahu malu. Apa kalian akan menonton di sana?"
Sebagian jenius ini kesal melihat apa yang Ye Chen dan Hong Shin lakukan, bukan membantu malah menonton dari samping sambil mengumpulkan cincin penyimpanan.
__ADS_1
Hanya Hong Shin yang tampak gelisah, dia datang dari keluarga terhormat. Kadang dia merasa senang dengan kegiatan ini tapi kadang dia juga merasa itu tidak layak. Berkali-kali Ia bertanya pada Ye Chen apakah akan membantu tapi Ye Chen tetap menggeleng.
"Larii!"
"Oh tidak jangan mendekat!"
Suara-suara ini bukan datang dari kelompok di depan mereka tapi datang dari arah samping. Dari sana ratusan orang berlarian sambil kadang-kadang memukul ke belakang. Belum jelas apa yang mereka pukul.
Ketika mereka mendekat, bisa terlihat ribuan serangga terbang mengejar mereka. Serangga ini tidak biasa, mereka adalah serangga pemakan daging. daging yang terkoyak akan segera membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap, beginilah cara serangga pemakan daging ini mengejar mangsanya.
"Hehe ini makin menarik." Ye Chen melompat menjauh dan menyembunyikan auranya seraya, tak lupa Ia menyuruh Hong Shin melakukan hal sama.
Di depan mereka, ratusan jenius yang baru datang ini segera bergabung dengan jenius yang melawan Mayat Iblis. Mau tidak mau mereka akhirnya ikut bertempur juga, tak ada jalan kembali. Satu yang melegakan mereka adalah serangga pemakan daging ini bukan hanya menyerang mereka tapi juga menyerang Mayat Iblis, maka terjadilah pertempuran yang kacau balau.
Korban jatuh dari ketiga pihak mulai menumpuk.
"Hong Shin, apa kamu menyimpan jimat atau senjata tipe api?"
Hong Shin mengangguk cepat, dia kantongnya dia memang menyimpan banyak jimat api dan beberapa senjata bertipe api.
"Bagus, jangan ragu untuk menggunakannya nanti dan coba periksa lagi semua harta rampasanmu, barangkali ada yang bisa digunakan.
Dan benar saja, setelah mengumpulkan semua jimat tipe api serta senjata api dari cincin penyimpanan, jumlahnya cukup banyak.
"Ingat jangan gegabah, aku rasa akan ada masalah besar akan segera datang."
__ADS_1
Ye Chen yang sedari tadi terus menunggu itu seketika menegakkan badannya, matanya bisa melihat dari kejauhan sesosok makhluk muncul.
Anehnya, Mayat Iblis dan serangga pemakan daging yang tadi bertempur sengit tiba-tiba berhenti. Mereka berjajar rapih menunggu sosok itu datang dengan khidmat.