
"Menyingkirlah."
Ye Chen tidak mau terlalu repot berbicara, suasana hatinya, meskipun sangat senang dengan manfaat yang diberikan ayahnya tapi pertemuan dengan ayahnya meninggalkan emosi tersendiri.
Setelah bertahun-tahun, akhirnya dia tahu seperti apa rupa ayahnya tapi sayang pertemuan itu sangat singkat. Kalau bukan karena kekuatan Yeming melemah ketika membantunya, mungkin mereka masih akan cukup lama bersama.
Sekarang, ada orang yang membentaknya begitu saja, membuat Ye Chen sangat tidak senang.
"Apa kamu bilang? menyingkir? berani sekali! kawan-kawan, sepertinya kita sudah lama tidak memberi pelajaran seseorang."
Pria itu bernama Fu Khuang dari keluarga Fu. Keluarga Fu terkenal karena tidak berafiliasi dengan keluarga atau sekte lain, mereka berdiri sendiri dan mengandalkan elemen angin dalam kultivasi mereka.
Di katakan bahwa keluarga Fu memiliki teknik yang sangat halus dan mematikan.
Fu Khuang sendiri memasuki dimensi Perang Kuno ini bersama beberapa anggota keluarga nya ditambah beberapa lagi kultivator mandiri lainnya.
Saat ini, Fu Khuang telah berhasil membuat kelompok yang terdiri dari dua puluh orang.
Begitu Ye Chen mendengar ucapan Fu Khuang ini, dia segera mengambil sikap. Ini adalah tantangan.
Fu Khuang juga tidak menunggu lama, dia, yang memang terbiasa berbuat semaunya, apalagi melihat Ye Chen yang hanya berdua dengan Hong Shin tentu saja meremehkannya.
Mengandalkan gerakan angin yang cepat dan tanpa suara, Fu Khut melompat, langsung di depan Ye Chen.
"Pedang Angin."
__ADS_1
Tak ada suara apapun ketika teknik ini dikeluarkan, terasa sangat sunyi, menunjukkan kalau teknik ini adalah teknik tingkat tinggi yang menggunakan unsur angin.
"Hmm... "
Ye Chen mendengus ringan ketika merasakan bilah-bilah angin yang sangat halus dan tajam menuju ke arahnya dengan cepat. Jarak yang begitu dekat tidak membuatnya panik, asal tahu saja, Ye Chen cukup akrab dengan unsur angin, belum lagi baru-baru ini dia manambah wawasannya di alam Elemen.
"Langkah angin."
Ye Chen menggunakan langkah angin, menghindari semua bilah angin tanpa ada masalah. Sementara Fu Khuang yang melihat serangannya tidak berhasil menggertakkan giginya dan mengejar Ye Chen.
"Seribu bilah angin."
Kali ini Fu Khuang menggunakan teknik lain, lebih banyak bilah angin yang muncul dan mengurung mereka berdua. Seperti namanya, seribu bilah angin yang sanggup mengiris gunung itu mengejar kemanapun Ye Chen pergi.
"Hehe kamu tidak bisa lari sekarang. salahkan dirimu karena terlalu sombong." ucap Fu Khuang yang siap mendengar raungan kesakitan Ye Chen saat tubuhnya terpotong-potong.
Meskipun sama-sama berada di pusat serangan seribu bilah angin, namun Fu Khuang tidak terkena dampaknya.
"Badai Api Phoenix."
Suara lirih Ye Chen terdengar, seiring dengan itu, titik-titik api bermunculan dari kehampaan. Ketika bersentuhan dengan bilah-bilah angin, titik-titik api ini berubah menjadi sangat besar dan perlahan membentuk pusaran badai yang sangat besar.
Badai api yang sangat panas ini bisa dirasakan sampai ratusan meter. Semua hal yang berada dalam radius ini seketika berubah menjadi abu.
Unsur api sangat cocok dengan unsur angin. Api akan semakin membesar jika terkena angin. Ini adalah hukum alam, hukum yang Ye Chen pahami setelah menguasai dua unsur ini.
__ADS_1
"Bagaimana, rasanya enak bukan?"
"Kurang ajar! hentikan, cepat hentika! aah."
Fu Khuang, salah satu ahli unsur alam elemen tidak kuasa menahan panas api yang tercipta dari gabungan dua unsur. Penyesalan yang tampak dari wajahnya menghilang seiring tubuhnya yang berubah menjadi abu.
"Tuan Fu!"
"Jangan repot-repot memanggilnya, dia tidak akan mendengarmu. Kalau mau, kalian semua bisa mengobrol dengannya di alam lain."
Ucapan dingin Ye Chen seperti siraman air es di atas kepala kelompok Fu Khuang sebelumnya. Tidak ada yang mengira, jenius keluarga Fu akan lenyap begitu saja.
"Tunggu saja, keluarga Fu tidak akan melepasmu."
"Bilah angin."
Tentu saja Ye Chen juga tahu bagaimana menggunakan teknik bilah angin ini. Begitu salah satu anggota keluarga Fu mengancamnya, Ye Chen dengan cepat menggunakan teknik ini dan mengolahnya orang itu menjadi beberapa potong.
Sangat cepat dan kuat. ini bahkan jauh lebih hebat dari teknik yang digunakan Fu Khuang.
Diam, tak ada lagi yang berani bersuara lagi dan hanya bisa membiarkan Ye Chen berlalu di depan mata mereka.
"Aku hanya sedikit malas, kalau tidak, kalian semua bisa menyusul mereka."
Ye Chen mengucapkan kata-kata ini dengan dingin dan tanpa perasaan sama sekali. Tapi ucapan seperti ini berhasil membuat kelompok yang tersisa tidak berani bergerak. Hanya berdiri terpaku di tempatnya.
__ADS_1