
Mungkin karena pertempuran berskala besar ini sehingga muncul fluktuasi energi di atas langit, fluktuasi energi ini secara perlahan membentuk sebuah lorong spasial, kecepatannya bahkan bisa terlihat dengan mata biasa.
Atau mungkin karena dimensi Perang Kuno akan segera menutup. Tak ada yang pasti, yang jelas pertempuran Ye Chen telah berhenti dan semua musuhnya kini menjadi abu.
"Senior, aku telah mengumpulkan semua cincin penyimpanan." Hong Shin memang sigap, memang dia sama sekali tidak membantu Ye Chen tapi begitu musuh kalah, dia dengan cepat langsung mengumpulkan harta rampasan.
Meskipun Hong Shin tahu kalau bukan karena lawan-lawannya merasa takut saat teknik neraka api digunakan dan kenyataan bahwa mereka tidak bersatu, Ye Chen tidak mungkin menang dengan mudah tapi Hong Shin tetap kagum dengan kekuatan yang Ye Chen tampilkan.
Sementara itu Ye Chen yang telah selesai memulihkan diri memberikan tatapan dingin kepada murid-murid sekte Pengobatan Ilahi yang masih berdiri di sana.
"Ap-apa yang kamu lihat?"
Murid sekte ini berkata dengan takut-takut, namun berusaha agar terlihat berani.
"Asal kamu tahu, di antara orang-orang itu Ada beberapa murid sekte. Aku akan melaporkan semuanya pada sekte."
__ADS_1
Ye Chen tidak tahu harus berkata apa pada orang-orang ini, mereka tidak berpikir kalau mereka bukan murid sekte Pengobatan Ilahi dan Ye Chen masih menghargai tuan Tang, mereka pasti sudah menjadi abu juga.
Merasa Ye Chen takut mendengar ucapannya, murid ini menjadi semakin berani. Dia berkata, "Sekarang kamu baru merasa takut kan? tunggu saja sampai kita tiba di sekte."
"Hei hei lihat siapa ini yang berani bicara, sampai lupa siapa yang menghasut. Kalian tahu, kalau saja kalian tidak berasal dari sekte Pengobatan Ilahi, sudah dari dulu kalian sudah jadi abu."
Hong Shin yang tidak tahan lagi akhirnya berbicara, murid-murid sekte ini memang tidak tahu dimana tempatnya sekarang.
Ye Chen tidak mengindahkan mereka lagi, dia menatap lorong spasial yang mulai stabil.
"Mungkin saja, tapi bagaimana kalau lorong spasial ini mengarah ke tempat lain?"
"Sudahlah, yang penting kita keluar dulu."
Ye Chen pun melangkah menuju lorong spasial diikuti Hong Shin. Tapi Ye Chen tidak langsung masuk melainkan menunggu beberapa saat lagi untuk memastikan lorong spasial itu benar-benar aman untuk dimasuki.
__ADS_1
"Neraka Api."
"Eh?" bahkan Hong Shin terkejut mendengar ucapan lirih Ye Chen. Dia juga waspada dan tidak pernah mengendurkan kewaspadaannya, namun mendengar ucapan ini, mau tidak mau Hong Shin pun mengedarkan pandangannya ke sekeliling.
Tapi tidak ada yang mengancam mereka sama sekali.
Hong Shin sadar ketika dia melihat ke bawah ke arah murid-murid sekte Pengobatan Ilahi. Tampak mereka ditelan oleh badai api yang meskipun tidak akan melenyapkan mereka tapi sudah bisa dipastikan mereka akan terluka parah.
Spontan Hong Shin melihat Ye Chen, namun Ye Chen sama sekali tidak peduli. Tak ada perubahan dalam wajahnya saat melangkah memasuki lorong spasial.
Hong Shin yang merasa telah mengenal Ye Chen terdiam sesaat, dia merasa telah mengenal Ye Chen tapi dia salah. Ye Chen bahkan lebih mengerikan lagi.
"Senior ini.... hais, sudahlah."
Dia hanya menggeleng pelan dan menyayangkan nasib murid-murid sekte Pengobatan Ilahi yang telah memprovokasi Ye Chen berulang-ulang. Sesaat kemudian Hong Shin pun melangkahkan kakinya, memasuki lorong spasial.
__ADS_1