
Ye Chen tidak menunggu lebih lama lagi, dia langsung bergegas menuju kediaman keluarga Bai.
Tidak susah untuk mencari kediaman keluarga Bai, setiap orang yang Ye Chen temui pasti tau. Beberapa saat kemudian, dia pun tiba.
"Hei berhenti! katakan siapa dan apa tujuanmu datang kesini."
Penjaga di depan gerbang kediaman keluarga Bai menghadang langkah Ye Chen.
"Aku? aku perlu bertemu dengan senior Bai." kata Ye Chen tanpa menghentikan langkahnya.
"Berhenti!"
Penjaga yang melihat Ye Chen tetap masuk melompat, menghadang dan langsung menyerang Ye Chen. Sayangnya, dia salah orang. Begitu dia melompat, Ye Chen langsung mengibaskan tangannya dan penjaga itu berubah menjadi kabut darah.
"Sudah kukatakan jangan menghalangiku." ucap Ye Chen tanpa berhenti melangkah.
"Se-senior tunggu sebentar." penjaga lainnya yang melihat Ye Chen membunuh rekannya tanpa ragu mulai ketakutan. "Leluhur Bai belum kembali." sambungnya lagi.
__ADS_1
Mendengar ini, barulah Ye Chen berhenti. "Sial, mereka pasti masih di suatu tempat." gumam Ye Chen. "Hah baiklah, karena mereka semua di luar, lebih aku ratakan saja tempat ini. Pasti menyenangkan kalau kalau kembali nanti tapi semuanya sudah rata dengan tanah."
Ye Chen menghentakkan kakinya, dan menimbulkan sedikit getaran, namun getaran ini berhenti saat mencapai bagian dalam dari kediaman itu. "Seperti yang aku duga."
Formasi pelindung, tidak mungkin Bai Hai membiarkan kediamannya tanpa formasi ini. Gerakan Ye Chen tadi juga bertujuan untuk mendeteksi kekuatan formasi dan setelah memastikannya, dia melompat ke udara dan langsung menghantam ke bawah.
"Teknik Tapak Semesta."
Prang!
Hanya satu serangan, perisai itu hancur begitu saja. Formasi ini bukanlah apa-apa bagi Ye Chen yang bisa dibilang ahli formasi. Setelah mengetahui letak inti formasi, satu pukulan saja sudah cukup.
Tidak mau berlama-lama lagi, Ye Chen yang saat ini masih melayang di atas udara mengeluarkan teknik andalan sekte Api Abadi.
Segera, puluhan pilar api muncul di setiap sudut kediaman Bai. Membakar dan mengubah apapun menjadi abu, Ye Chen bahkan tidak peduli berapa banyak anggota Bai yang tewas.
"Ye Chen! Berani sekali!"
__ADS_1
Sesosok bayangan tampak melesat mendekati Ye Chen dengan momentum yang mengerikan. Bola api besar yang sangat panas mendahuluinya menghantam Ye Chen dengan keras.
Beerrsst...
Selain elemen api, Ye Chen juga menguasai elemen air dengan sangat baik. Menjadi pewaris leluhur Naga ditambah baru-baru ini memahami esensi elemen membuatnya sangat menguasai kedua elemen ini.
Ye Chen menerima bola api besar ini begitu saja. Jika diperhatikan lebih dekat, akan terlihat uap air di sekitar tubuhnya dan menciptakan kabut tebal ketika dua elemen berlawanan ini bertemu.
"Tetua Bai Su? hahaha ternyata itu memang kamu." seru Ye Chen senang saat menyadari yang menyerangnya barusan adalah Bai Su. Keluarga Inti Bai yang pernah menjadi tetua di sekte Api Abadi. "Ya untuk sementara, kamu juga sudah cukup hehe."
"Teknik Cambuk Api." gumam Ye Chen perlahan.
Ludah api memanjang, melecut tubuh tetua Bai Su yang hanya berjarak puluhan meter di depan Ye Chen.
"Kamu.... "
Hanya kata ini yang terdengar dari mulut tetua Bai Su, lecutan pertama menghanguskan seluruh tubuhnya dan lecutan kedua mengubahnya menjadi abu.
__ADS_1
Bai Su hanyalah seorang tetua, bahkan patriark sekte Api Abadi saja tidak akan sanggup menghadapi Ye Chen.
Ye Chen kemudian pergi dari sana setelah memastikan seluruh kediaman Bai rata dan menjadi abu. Tak ada satu inci pun tanah di sana yang tidak terbakar.