
Panas ini masih bukan apa-apa bagi Ye Chen, bahkan sepuluh kali dari ini pun masih bisa diatasinya, satu-satunya yang Ia pikirkan adalah bagaimana melewatkan satu hari di dalam sana.
Menurut aturan sekte, siapa pun yang bisa lolos dari ujian ini juga otomatis akan menjadi murid dalam, namun itu bukan tujuan Ye Chen lagi, tujuan nya sekarang adalah untuk mengambil satu tempat untuk mewakili sekte di turnamen lima sekte.
Lalu, menjadi satu di antara dua wakil sekte yang akan menerima pelajaran lima elemen dari sekte lain.
"Hati-hati, kamu mungkin tidak tau kapan tewas terbakar di sini."
Ye Chen berbicara dengan santai kepada Yang Ru yang masih belum pergi dari hadapannya.
"Ye Chen kan? hehe seperti yang aku katakan, aku sudah menunggu momen ini. Hari ini, di sini, jangan harap bisa keluar dengan tersenyum."
"Yang Ru, aku penasaran, kenapa sepertinya kau menargetkan aku? kita juga tidak saling kenal kan?"
"Aku hanya tidak suka nona Yue datang ke tempatmu."
"Kamu tau kan tujuannya datang?"
Ye Chen tak habis pikir, Yue datang untuk berlatih, dan bukannya itu adalah sesuatu yang baik?
"Tidak usah banyak soal, di sini bukan tempatmu lagi." seru Yang Ru sambil memejamkan mata dan mulai mengaktifkan teknik andalannya, teknik Kepalan Tangan Api.
"Memang harus dipoles dulu kepala anak ini biar otaknya lancar." batin Ye Chen Chang tidak tau kenapa Yang Ru sampai bereaksi berlebihan melihatnya dekat dengan Yue.
Sementara itu, Yang Ru sudah menerjangnya dengan dua tangan terkepal.
__ADS_1
Tempat ujian sudah sangat panas itu menjadi lebih panas lagi dengan teknik Kepalan Api yang Yang Ru gunakan.
Suhu di sekitar mereka naik menjadi sepuluh kali lipat. "Kalau begitu, mari kita bermain sebentar."
Ye Chen tersenyum ketika mengingat salah satu teknik yang diambilnya di perpustakaan, Teknik Badai Api. Teknik ini mengunci area di sekitar Ye Chen dan membuat suhu di area itu meningkat berkali liat dari sebelumnya.
Kalau Ye Chen mau, area itu bahkan bisa menjadi lebih panas lagi namun karena ada larangan untuk membunuh sehingga Ye Chen sedikit menahan keliatan teknik itu sendiri.
Yang Ru mendekat dengan cepat. Kepalan tangannya yang diselimuti api mulai bekerja memukul Ye Chen dari segala arah amun semua dapar dihindari dengan mudah.
Setelah bekerja dengan beberapa pukulan yang kuat, Yang Ru mulai merasa aneh. Tubuhnya sedikit demi sedikit mulai merasa panas. Gerakannya juga sudah tidak secepat seperti tadi.
"Sial! kenapa di sini menjadi semakin panas?" gerutunya dengan alis terangkat.
"Eh, kenapa kau berkeringat? apa kamu sudah mulai lelah?" sindir Ye Chen.
"Jangan ragu menggunakan teknik mu yang lain."
Kembali Ye Chen memprovokasi Yang Ru, tidak mungkin murid inti hanya sampai segini saja. Pasti mereka mempunyai kartu andalan.
"Kau... "
Tak ada cara lain, Yang Ru yang tak mau kalah memutuskan menggunakan kartu terakhirnya.
"Teknik Pilar Api." seru Yang Ru.
__ADS_1
Lima pilar api terbentuk, pilar-pilar ini mengurung Ye Chen di tengah. Mirip seperti penjara.
Memang tidak salah, murid inti memang sekuat itu. Teknik ini juga termasuk salah satu teknik yang Ye Chen ambil, teknik yang sama yang Ia berikan kepada Yue.
Kelebihan teknik ini adalah mampu menekan gravitasi, sehingga musuh yang terkurung di dalamnya akan sangat sulit untuk bergerak ditambah lagi dengan panas yang dihasilkan oleh pilar-pilar sanggup membuat musuh menjadi debu.
Pada tingkat yang ekstrim, pilar-pilar ini bisa dilontarkan untuk menyerang dan mengunci target yang melarikan diri.
"Aku kira teknik apa, ayo kita bermain api kalau begitu." ucap Ye Chen menanggapi teknik ini.
"Teknik Pilar Api."
Ye berkata dengan pelan, mengaktifkan teknik yang sama. Namun karena perbedaan kekuatan dan pemahaman, pilar yang Ye Chen bangun berjumlah dua puluh dan lebih besar serta kuat.
"Hehe bagaimana, apa kau masih belum cukup bermain?"
"Kau..."
Tak percaya dengan apa yang Ye Chen lakukan, Yang Ru terbelalak, sejak awal Ia sudah berusaha sangat keras menahan tekanan panas dan sekarang ditambah lagi dengan ini. Membuat nya jatuh terduduk dengan nafas terengah-engah.
"Pergilah!"
Ye Chen melambai, dua puluh pilar seketika bergerak menghantam Yang Ru dengan kuat dan membuatnya menghilang dari sana. Dia telah gagal. Seandainya saja Ye Chen tidak mengurangi kekuatan pilarnya, Yang Ru pasti sudah tewas.
Setelah itu, suhu kembali normal, kembali ke keadaan seperti semula.
__ADS_1
"Lihat! itu murid terluar yang bersama nona Yue. Jangan biarkan dia, kepung!"