Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Tehnik Bayangan


__ADS_3

"Akan kuciptakan celah itu." gumam Ye Chen, Ia merangsek maju dengan pedang hitamnya.


"Pedang yang bagus, memang cocok untuk seorang raja Iblis, sepertiku hahaha...." kata Youpi, Ia juga mengeluarkan pedangnya tapi tertarik dengan pedang hitam milik Ye Chen.


Trang...


Trangg...


Suara benturan pedang terdengar memekakkan telinga, karena ini pertarungan antar raja Iblis maka sebentar saja area sekitar tempat mereka bertarung hancur, tanah berlubang dan retakan di tanah dapat terlihat jelas.


Debu yang mengepul hilang seketika saat Ye Chen atau Youpi menyapukan pedangnya.


Ye Chen menyerang bagian tubuh Youpi yang terbuka, Ia dapat melihat jelas titik-titik lemah Youpi berkat pemahaman jurus beladiri yang sudah mengakar padanya.


Youpi melompat menghindari sapuan Ye Chen di kakinya sambil mengirim tusukan ke kepala Ye Chen. Sementara Ye Chen pun mengelak dengan menunduk sampai tubuhnya hampir sejajar dengan tanah dengan posisi tiarap.


Ye Chen yang masih di posisi telungkup membalikan tubuhnya dan mencoba menusuk kaki Youpi yang masih di udara sehingga membuat Youpi yang bernafsu menusuk Ye Chen di titik butanya mengurungkan niatnya dan menyapu pedang dengan Ye Chen.


Trangg...


Suara pedang beradu kembali terdengar, Youpi berdiri kembali dengan kokoh, begitu juga dengan Ye Chen.


"Bagus, tidak percuma kau menajdi putera Yeming. Tapi menjadi puteranya saja belum cukup untuk mengalahkanku." kata Youpi, dalam hati Ia sebetulnya kaget juga Ye Chen bisa mengimbangi permainan pedangnya.

__ADS_1


Berkata sampai di situ, Youpi mengangkat tangan kirinya, menciptakan puluhan api besar di atas langit untuk menekan Ye Chen. "Terlalu lama." gumam Ye Chen yang kembali merangsek maju, mengibaskan pedang dengan kuat, menyerang bagian perut Youpi yang terbuka. Ini seperti kebanyakan kultivator yang terlalu bangga dengan tekniknya dan akhirnya melupakan jika kecepatan penyelesaian sebuah tehnik merupakan hal yang sangat penting terutama jika menghadap lawan yang lebih tinggi tingkatannya atau yang setara.


Celah inilah yang dimanfaatkan Ye Chen, sayangnya yang dihadapinya adalah seorang raja Iblis, meskipun Youpi terkenal angkuh dan tinggi hati namun Ia bukanlah Iblis yang lemah dan sudah banyak mengalami pertempuran. Senyum kecil tersungging di bibirnya saat Ye Chen maju.


"Gawat!" seru Ye Chen.


Pedang hitam yang hampir menembus perut Youpi ditarik kembali dan disilangkan di depan dadanya.


Youpi sendiri ketika melihat serangan ini tidak mengelak melainkan dengan sebelah tangannya memblokir aura pedang sedang tangannya yang lain membuat kembali membuat bola api yang mengarah tepat ke dada Ye Chen.


Blarr...


Ye Chen terpental jauh, untung saja Ia cepat tanggap melihat gerakan lain dari tubuh Youpi yang terlihat sedikit aneh. "Apakah itu tehnik membelah tubuh?" batinnya mencoba menganalisa kejadian barusan. Dari pandangannya, sangat jelas kedua tangan Youpi masih menggenggam pedang dan membuat tehnik tapi tangan lain yang menyerangnya tadi begitu nyata.


Saat disibukkan dengan analisa tehnik Youpi barusan, puluhan bola api dari langit turun menghantam Ye Chen.


Aray pelindung bergetar kuat ketika dihantam puluhan bila api ini. Ye Chen selamat, namun benturan energi ini membuatnya sedikit goyah, Ia segera menelan pil pemulih untuk memulihkan kondisinya. "Benar-benar kuat." batin Ye Chen. Ini baru satu raja Iblis, bagaimana jika mereka menyerang bersamaan? bahkan Ye Chen tak bisa memikirkannya.


"Pantas saja Ayah bisa dikalahkan." batin Ye Chen lagi.


"Hahaha kau terkejut? sudah ku katakan, kau masih terlalu muda." Raja Iblis Youpi tertawa keras. "Apa kau lupa kalau aku ini raja Iblis? sepuluh orang sepertimu bukanlah apa-apa bagiku." lanjutnya lagi mencoba mengintimidasi Ye Chen.


"Bahkan ayahmu tak akan sanggup menerima seranganku." lanjutnya lagi dengan angkuh.

__ADS_1


Raja Iblis Yeming adalah yang terkuat di antara mereka, tak mudah mengalahkannya. Bahkan jika maju berdua, itu hanya bisa mengimbanginya saja. Barulah setelah mereka bertiga bergabung, raja Iblis Yeming dapat dikalahkan.


"Aku akui kau cukup kuat karena bisa menahan bola apiku." kata Youpi lagi tapi matanya terbelalak dan ada sedikit rasa khawatir ketika Ye Chen melepas kekuatan penuhnya. Ia sudah menggunakan lebih dari separuh kekuatannya tapi belum juga bisa membunuh Ye Chen.


Sementara itu Ye Chen yang masih berdiri langsung melepas seluruh kekuatannya, angin lembab bertiup menyapu hawa panas dari bola api Youpi. Samar-samar terlihat uap tipis di sekeliling tubuh Ye Chen, ini seperti perisai tubuh.


"Tak kusangka, kau sudah terbangun Hahaha bagus, bagus!" seru Youpi lalu mulai melakukan hal yang sama seperti Ye Chen, Ia mulai membuka aura raja Iblisnya sampai tingkat puncak.


Aura yang sangat kuat berbenturan, membuat dimensi itu bergetar. Setelah itu keadaan menjadi tenang kembali, dua raja Iblis yang tadi melayang di udara kini kembali menjejakkan kaki di tanah.


Perubahan tubuh Youpi sempat membuat Ye Chen kaget, raja Iblis itu berubah ke bentuk Iblisnya.


Tubuhnya dua kali lebih besar dari sebelumnya. Sepasang tanduk merah mencuat dari dahinya, pedang panjangnya tidak ada lagi digantikan dengan sepuluh jari yang berubah menjadi benda yang sangat tajam, hitam berkilauan. Auranya sangat kuat, lebih kuat dari aura Ye Chen.


"Apakah itu bentuk ras Iblis yang sebenarnya?" batin Ye Chen sambil melihat perubahan pada tubuhnya, memastikan bahwa Ia tak berubah seperti Youpi.


"Huahaha... kesempatanmu sudah habis. Kenapa, kau heran dengan tampilanku? Inilah transformasi raja Iblis sesungguhnya. Kau tidak pantas disebut raja Iblis karena tubuhmu tidak bisa bertransformasi."


"Aku pun tak sudi berubah seperti itu." Inilah kali pertama Ye Chen berbicara, Ia benar-benar tidak mau berubah seperti Youpi. Badan besar yang hitam sedikit kemerahan itu ditumbuhi bulu-bulu kasar, belum lagi dua tanduk, ditambah lagi sepuluh jari yang panjang seperti belati kecil. Ye Chen benar-benar tidak sudi.


"Lihat baik-baik, ini adalah tehnik bayangan. Tehnik yang ambil dari ayahmu." kata Youpi bangga, Ia sengaja memperlihatkan cara menggunakan tehnik membelah tubuh yang Ia gunakan tadi. Ia mencoba membuat Ye Chen marah dengan kebenaran itu.


Secara perlahan, Youpi mempraktekkan tehnik bayangan ini. Ia tak pernah menyangka bahwa di seberang sana, Ye Chen tersenyum girang. Mungkin ini adalah kesalahan terbesar dalam hidupnya.

__ADS_1


"Kau menggali lubang kuburanmu sendiri." batin Ye Chen, sambil terus mengolah tehnik bayangan di dalam pikirannya. "Salah! gerakan terakhirmu salah." Tiba-tiba Ye Chen berteriak, dari catatan ayahku, tidak ada gerakan seperti itu." katanya dengan sungguh-sungguh, hanya untuk memastikan gerakan terakhir yang menurutnya menjijikkan. Gerakan itu seperti pria penggoda yang berdandan seperti perempuan.


"Youpi tanpa sadar cepat-cepat mengulang kembali dari awal, bahkan sampai tiga kali Ia mengulanginya dan ini sudah lebih dari cukup untuk Ye Chen mengambil inti dari tehnik bayangan.


__ADS_2